• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Maret 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Regional

Wamen PU Diana Kusumastuti Sebut di Indonesia Baru Capai 45 Persen Layanan Air Minum Layak

bydejurnalcom
Jumat, 14 Februari 2025
Reading Time: 2 mins read
Wamen PU Diana Kusumastuti Sebut di Indonesia Baru Capai 45 Persen Layanan Air Minum Layak
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Wakil Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia (Wamen PU – RI) Diana Kusumastuti bersama Bupati Bandung Dadang Supriatna, Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Raharja Kabupaten Bandung A. Teddy Setiabudi, dan para pihak lainnya melaksanakan groundbreaking proyek pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bandung Timur/Kertasari Kapasitas 1.100 liter/detik.

Groundbreaking pembangunan SPAM ini dilaksanakan di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cikoneng Jalan Raya Pacet No. 20 Desa Cikoneng, Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung, Jumat (14/2/2025).

Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Tinton Amin Putra, Sekda Kabupaten Bandung Cakra Amiyana, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi, jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bandung dan sejumlah pihak lainnya turut hadir.

BacaJuga :

Persiapan Penyerahan 51 Sertifikat Tanah di Pakenjeng, ATR-BPN Garut Pastikan Proses Redistribusi Berjalan Bertahap

Mayat Bayi Dalam Dus Ditemukan Warga di Sungai di Sayati Hilir Desa Sayati Margahayu

Lahan 1.022 Hektar Bojong Terong Gaib dari Catatan Pemda dan BPN, Bukti Carut-Marut Administrasi Negara?

Wamen PU -RI Diana Kusumastuti mengatakan bahwa saat ini untuk pelayanan air minum di Indonesia ini masih sangat terbatas sekali.

Bahkan kalau kita bilang secara data itu baru mencapai 45 persen yang air minum layak. Tetapi untuk perpipaan itu masih 20 persen. Padahal kalau kita bicara air minum dari air permukaan dan juga dari PDAM dengan perpipaan-perpipaan tersebut,” tutur Wamen PU -RI

Ia berharap air yang benar-benar dari PDAM itu karena sudah berbayar, nah itu harusnya adalah kualitasnya air minum.

Bukan air bersih lagi. Saya lihat dari kinerja PDAM saat ini memang masih banyak PDAM yang sakit,” ujarnya.

Wamen PU -RI Diana berharap juga PDAM-PDAM yang sudah sehat ini bisa mengembangkan pelayanannya, investasinya agar bisa menghasilkan air minum di Indonesia ini.

“Pelayanan ini tentunya harus didukung. Saya senang sekali hari ini PDAM Tirta Raharja saya lihat sudah sehat. Kemudian dia juga mampu untuk melakukan B to B (Business to Business) untuk meningkatkan pelayanan air minum yang ada di Kabupaten Bandung, terutama khususnya di kawasan Timur ini,” katanya.

Ini bisa menjadi contoh dan lainnya, sehingga pelayanan air tidak semuanya harus dengan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Tapi kita bisa bekerjasama, ada APBN, ada KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha), Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi berkolaborasi untuk mendukung pelayanan air minum yang ada di Indonesia,” papar orang kedua di Kementerian PU RI ini.

Wamen PU -RI menyebutkan bahwa dengan adanya groundbreaking ini berarti akan nambah pelayanannya air kepada masyarakat dari 400 liter per detik menjadi 600 liter per detik.

Nanti ada tambahan lagi 500 liter per detik. Mudah-mudahan ini bisa menjangkau di Kabupaten Bandung ini. Nanti kalau kurang lagi ya masih harus nambah lagi dengan skemanya bisa menggunakan KPBU dan sebagainya,” harap Diana.

Diana mengatakan target aman dalam pelayanan air layak kepada masyarakat di Indonesia itu bisa mencapai 80 persen.

80 persen air layak sampai tahun 2025 ini. Tapi untuk perpipaan ini memang sangat terbatas. Saya berharap diangka 38 persen ini sudah bisa tercapai. Ke angka 38 persen masih jauh. Kalau dilihat dari RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) itu sebenarnya itu harusnya bisa tercapai. Tapi upaya-upayanya untuk mencapai itu duitnya enggak sedikit. Tanya Pak Bupati dengan investasi groundbreaking ini. Tapi kita harus lakukan bersama-sama. Makanya, jangan semuanya mengharapkan uangnya dari APBN. Meski kita dengan swasta, harus alternatif pendanaan yang harus kita lakukan,” ujarnya.**AR

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

SPAM Ciparay : Kado Bupati Bandung Untuk Warga di 8 Kecamatan

Next Post

Kerjasama Dengan Kementerian Imipas, Mall Pelayan Publik Garut Bisa Layani Pembuatan Paspor

Related Posts

Disdukcapil dan Dinkes Ciamis Integrasikan Layanan Kelahiran, Bayi Baru Lahir Bisa Langsung Dapat KK, Akta dan KIA
deNews

Disdukcapil dan Dinkes Ciamis Integrasikan Layanan Kelahiran, Bayi Baru Lahir Bisa Langsung Dapat KK, Akta dan KIA

Jumat, 6 Maret 2026
Kawal Program Sekolah Rakyat, Ciamis Siapkan Lahan Demi Pendidikan Anak Miskin
deNews

Bupati Ciamis Terbitkan Surat Edaran Ramadan 2026, Warga Diimbau Belanja Bijak demi Kendalikan Inflasi

Jumat, 6 Maret 2026
Komisi II DPRD Garut Tinjau Pergerakan Tanah di Telagawangi, 130 KK Terdampak
Parlementaria

Komisi II DPRD Garut Tinjau Pergerakan Tanah di Telagawangi, 130 KK Terdampak

Jumat, 6 Maret 2026
Persiapan Penyerahan 51 Sertifikat Tanah di Pakenjeng, ATR-BPN Garut Pastikan Proses Redistribusi Berjalan Bertahap
deNews

Persiapan Penyerahan 51 Sertifikat Tanah di Pakenjeng, ATR-BPN Garut Pastikan Proses Redistribusi Berjalan Bertahap

Jumat, 6 Maret 2026
Mayat Bayi Dalam Dus Ditemukan Warga  di Sungai di Sayati Hilir Desa Sayati Margahayu
deNews

Mayat Bayi Dalam Dus Ditemukan Warga di Sungai di Sayati Hilir Desa Sayati Margahayu

Jumat, 6 Maret 2026
Lahan 1.022 Hektar Bojong Terong Gaib dari Catatan Pemda dan BPN, Bukti Carut-Marut Administrasi Negara?
deNews

Lahan 1.022 Hektar Bojong Terong Gaib dari Catatan Pemda dan BPN, Bukti Carut-Marut Administrasi Negara?

Jumat, 6 Maret 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dana CSR Perusahaan Kandang Ayam Manggis Kepada Warga Jamali Belum Signifikan?

Minggu, 3 November 2019

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Pemkab Purwakarta Dorong Peran Mojang Jajaka dalam Pembangunan

Rabu, 24 Maret 2021

Aliansi Mahasiswa Audensi Dengan DPRD Purwakarta Terkait Pernyataan Tertulis Penolakan UU cipta kerja

Kamis, 8 Oktober 2020

Didi Sukardi : Daripada Penyaluran Bikin Gaduh, BPNT Sebaiknya Berbentuk Uang Saja

Senin, 21 September 2020

Angka Perceraian Tinggi, Bupati Bandung Dorong Fatayat NU Perkuat Ketahanan Keluarga

Minggu, 23 November 2025

60 Persen eks Karyawan Danbi Kena PHK Berstatus Janda, Ketua DPRD Garut : Ini Kado Terburuk Jelang May Day

Minggu, 27 April 2025

GPII dan KAMMI Minta BK DPRD Garut Tegas Bersikap Dalam Dugaan Kasus Amoral Salah Satu Angota Legislatif

Kamis, 14 Mei 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste