• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Juli 15, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Bupati Ciamis Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, Seluruh OPD Diminta Bergerak Cepat Antisipasi Krisis Air dan Karhutla

bydejurnalcom
Rabu, 8 Juli 2026
Reading Time: 3 mins read
Bupati Ciamis Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, Seluruh OPD Diminta Bergerak Cepat Antisipasi Krisis Air dan Karhutla
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,- Pemerintah Kabupaten Ciamis resmi menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 sebagai langkah antisipatif menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih kering di sejumlah wilayah.

Keputusan tersebut menjadi dasar bagi seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi lintas sektor, hingga mempercepat penanganan apabila dampak kekeringan mulai dirasakan masyarakat.

Penetapan status siaga darurat tersebut dituangkan dalam Keputusan Bupati Ciamis Nomor 300.2/Kpts.314-Huk/Tahun 2026.

BacaJuga :

Ketua GOW Ciamis Ajak Perempuan Perkuat Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Kolaborasi IKIAD dan GOW Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Ciamis

Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan Hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T

Kebijakan itu sekaligus merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 1404/PB.02/BPBD tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026 yang meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau.

Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya menegaskan, penetapan status siaga darurat bukan karena Kabupaten Ciamis telah berada dalam kondisi darurat bencana.

Sebaliknya, keputusan tersebut diambil agar pemerintah daerah memiliki landasan hukum dan kesiapan operasional dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama musim kemarau.

“Status siaga darurat ini merupakan bentuk kesiapan pemerintah. Jangan sampai kita baru bergerak ketika masyarakat sudah kesulitan mendapatkan air bersih atau ketika kebakaran sudah meluas. Antisipasi harus dilakukan sejak sekarang,” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman pada musim kemarau sebelumnya menunjukkan bahwa beberapa wilayah di Kabupaten Ciamis berpotensi mengalami penurunan debit mata air, sumur warga mulai mengering, serta meningkatnya kebutuhan distribusi air bersih. Kondisi tersebut perlu diantisipasi sedini mungkin agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Selain berdampak pada kebutuhan air bersih, musim kemarau juga berpotensi memengaruhi sektor pertanian.

Berkurangnya pasokan air dapat mengganggu pola tanam petani, menurunkan produktivitas lahan, hingga meningkatkan risiko gagal panen apabila tidak dilakukan langkah mitigasi sejak awal.

“Oleh karena itu seluruh perangkat daerah harus bekerja sesuai tugasnya masing-masing. Penanganan kekeringan tidak bisa hanya dibebankan kepada BPBD, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh OPD,” katanya.

Bupati menjelaskan, melalui keputusan tersebut BPBD Kabupaten Ciamis diminta meningkatkan kesiapsiagaan personel, logistik, dan peralatan penanggulangan bencana.

Seluruh kebutuhan operasional, mulai dari armada distribusi air bersih, tangki air, hingga perlengkapan penanganan kebakaran harus dipastikan dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu.

Di sisi lain, perangkat daerah yang membidangi sumber daya air diminta melakukan pemantauan secara berkala terhadap debit sungai, mata air, embung, bendungan, serta sumber air lainnya. Hasil pemantauan tersebut menjadi dasar dalam menentukan langkah distribusi air apabila ditemukan wilayah yang mulai mengalami kekurangan pasokan.

Bupati juga meminta Perumdam Tirta Galuh terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah apabila diperlukan dukungan penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak, sehingga pelayanan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

Untuk sektor pertanian, pemerintah daerah menginstruksikan dinas terkait agar melakukan pendampingan kepada petani melalui penyesuaian kalender tanam, pemanfaatan varietas tanaman yang lebih tahan terhadap kondisi kering, serta optimalisasi penggunaan irigasi hemat air.

“Petani harus mendapat pendampingan sehingga potensi kerugian akibat musim kemarau bisa ditekan. Jangan sampai kekeringan berdampak pada menurunnya produksi pangan di Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

Tidak hanya itu, bupati juga meminta Dinas Kesehatan meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kekeringan terhadap kesehatan masyarakat.

Ketersediaan air bersih pada fasilitas kesehatan, sanitasi lingkungan, hingga edukasi mengenai pencegahan penyakit akibat cuaca panas harus menjadi perhatian selama musim kemarau berlangsung.

Di bidang lingkungan hidup, pemerintah daerah akan meningkatkan upaya konservasi sumber daya air, perlindungan kawasan resapan, serta memperkuat pengawasan terhadap potensi kebakaran di kawasan hutan, lahan maupun Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Sementara itu, pemerintah kecamatan dan desa diminta lebih aktif memantau kondisi wilayahnya masing-masing.

Daerah yang selama ini menjadi langganan kekeringan diminta segera melaporkan perkembangan kondisi di lapangan sehingga langkah penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

“Kami meminta para camat dan kepala desa tidak menunggu laporan menjadi besar. Begitu ada indikasi kekurangan air bersih segera laporkan agar bisa langsung ditindaklanjuti,” katanya.

Surat Edaran Gubernur Jawa Barat sendiri menginstruksikan pemerintah kabupaten/kota untuk memperkuat koordinasi penanganan kekeringan bersama seluruh pemangku kepentingan, menyiagakan sumber daya manusia, logistik, dan peralatan, mengoptimalkan penyediaan air bersih, melakukan konservasi sumber daya air, menjaga lingkungan, melakukan penyesuaian pola tanam, meningkatkan edukasi penghematan air, memperkuat layanan kesehatan, hingga meningkatkan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Selain itu, surat edaran tersebut juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh sektor, mulai dari pendidikan, sosial, komunikasi dan informatika, kehutanan, energi dan sumber daya mineral, hingga pemerintah desa agar upaya penanganan kekeringan dilaksanakan secara terpadu dan terkoordinasi di seluruh wilayah Jawa Barat.

Bupati berharap seluruh elemen masyarakat ikut berperan dalam menghadapi musim kemarau dengan menggunakan air secara bijak, menjaga kelestarian lingkungan, serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.

“Keberhasilan menghadapi musim kemarau bukan hanya tugas pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh masyarakat. Jika kita mampu menghemat penggunaan air, menjaga lingkungan, dan meningkatkan kewaspadaan bersama, maka dampak kekeringan dapat diminimalkan,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Ketua DPW PAN Jawa Barat Optimistis Target “Jabar 100 Persen” Dapat Tercapai

Next Post

Ketua Pembina Yayasan Unigal Ungkap Proses Ketat Pemilihan Rektor, Libatkan Tim Independen hingga Uji Publik

Related Posts

MPLS Jadi Momentum, SMP-SMA IT MD Fathahillah Gandeng Polres Ciamis Bentengi Pelajar dari Narkoba dan Bullying
deNews

MPLS Jadi Momentum, SMP-SMA IT MD Fathahillah Gandeng Polres Ciamis Bentengi Pelajar dari Narkoba dan Bullying

Selasa, 14 Juli 2026
Hadapi El Nino, DPUTRP Ciamis Jaga Pasokan Air Bersih dan Irigasi
deNews

Hadapi El Nino, DPUTRP Ciamis Jaga Pasokan Air Bersih dan Irigasi

Selasa, 14 Juli 2026
Nanang Permana: Ketahanan Keluarga Jadi Benteng Hadapi Tantangan Sosial
deNews

Nanang Permana: Ketahanan Keluarga Jadi Benteng Hadapi Tantangan Sosial

Selasa, 14 Juli 2026
Ketua GOW Ciamis Ajak Perempuan Perkuat Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045
deNews

Ketua GOW Ciamis Ajak Perempuan Perkuat Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 14 Juli 2026
Kolaborasi IKIAD dan GOW Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Ciamis
deNews

Kolaborasi IKIAD dan GOW Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Ciamis

Selasa, 14 Juli 2026
Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan Hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T
deNews

Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan Hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T

Selasa, 14 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

KabarDaerah

PT Cipta Agung Sentosa Gelar Konsultasi Publik Amdal Pembangunan Perumahan Grand Ciheulang Residence

Jumat, 31 Oktober 2025

Ijazah D2 Terbitan LKP Jadi Polemik, LSM Penjara Dorong Disdik Kabupaten Sukabumi Undang Dikti

Selasa, 29 Agustus 2023
Juru bicara Aliansi D'Ragam Zamzam Zainulhaq, saat membacakan hasil berita acara FGD di Gedung DPRD Kabupaten Garut, Kamis (23/12/2021).

Aliansi D’Ragam Heran : Kenapa Bupati Garut Statement Begitu?

Sabtu, 25 Desember 2021

Update Covid-19 Purwakarta : PDP Bertambah 2 Orang, Positif 15

Sabtu, 2 Mei 2020
Ketua FPPG, Asep Nurjaman

BKD Garut Jawab Tak Ada Perubahan Database Penempatan Guru PPPK, FFPG : Cek Dong Bungbulang-Cilawu!

Rabu, 4 Oktober 2023

Menanggung Malu Akibat Ulah Kades, Masyarakat Cimaragas Geram

Senin, 22 Juli 2019

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste