• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Kerajaan Kandang Wesi Garut Bagian Raja-Raja Nusantara

bydejurnalcom
Jumat, 24 Januari 2020
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Paguron Syahbandar Kari Madi yang dihebohkan sebagai Kerajaan Kedaton Kandangwesi di Pakenjeng Garut membenarkan tentang penobatan Kerajaan yang menggegerkan Garut. Nurseno SP Utomo sebagai sesepuh Paguron Syahbandar Kari Madi, melalui juru bicaranya Bambang membeberkan kepada dejurnal.com perihal Kerajaan Kedaton Kandang Wesi.

“Perihal adanya Kerajaan Kedaton Kandang Wesi seharusnya tidak jadi polemik jika masyarakat paham dan melek informasi,” ujar Bambang kepada dejurnal.com, Kamis (23/1/2020).

BacaJuga :

Reses 55 Anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadang Suryana: Aspirasi Warga Dikawal untuk Pembangunan 2027

Raker Kowasi : Pertegas Komitmen Dalam Melaksanakan Program Kerja Strategis

DPRKPLH Ciamis Ajak Ganti Karangan Bunga dengan Bibit Tanaman, Lebih Hijau dan Bermanfaat

Baca : Ada Kerajaan Kedaton-Kandang Wesi di Pakenjeng Garut

Penobatan itu, lanjutnya, datang dari hasil pertemuan raja-raja se nusantara di Taman Mini Indonesia Indah, kemudian berlanjut dengan pertemuan raja-raja di Sumedang. Jadi tak pernah ada mendirikan kerajaan atau mendeklarasikan diri sebagai seorang raja. Gelar raja yang disandangnya merupakan penghargaan atas jasa mendirikan Padepokan Syahbandar Kari Madi (SKM).

“Itu penobatan yang diberikan komunitas raja-raja se nusantara kepada Paguron Syahbandar Kari Madi yang konsen terhadap sosial budaya kemasyarakatan di Indonesia,” ungkapnya.

Salah satu sertifikat untuk Kerajaan Kandang Wesi dari Negara Malaysia

Penobatan tersebut, lanjutnya, tidak serta merta, namun karena sepak terjang dan track record dari Nurseno SP Utomo sebagai sesepuh Syahbandar Kari Madi dan juga sebagai salah satu pelaku dan ahli dalam bidang metafisika.

“Dari track recordnya ini, Nurseno SP Utomo mendapatkan gelar doctor honoris causa (DR HC),” ungkapnya.

Bambang mengakui bahwa selama ini sosialisasi tentang keberadaan Kerajaan Kedaton Kandang Wesi yang backgroundnya Paguron Syahbandar Kari Madi, sangat kurang.

“Wajar jika kemudian masyarakat berasumsi yang lain-lain,” ucapnya.

Sertifikat pengukuhan Doctor Honoris Causa kepada Nurseno SP Utomo

Padahal, lanjut Bambang, penobatan Kerajaan Kedaton Kandang Wesi dan DR (HC) Nurseno SP Utama diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan bulan September 2019 lalu perwakilan PBB datang ke Keraton untuk pengukuhan tersebut.

“Memang butuh waktu untuk edukasi tentang hal ini ke masyarakat Garut, karena di luar keberadaan Kerajaan Kedaton Kandang Wesi ini tidak menjadi polemik,” tandasnya.

Sebagai juru bicara perwakilan dari Syahbandar Kari Madi dan DR (HC) Nurseno SP Utama, Babang ingin memberikan pencerahan kepada masyarakat bahwa selama belasan tahun Paguron Syahbandar Kari Madi adalah paguron yang memberikan “jurus” aji diri (introfeksi, red) kepada murid-muridnya.

“Murid-murid paguron ini mayoritas orang-orang yang disebut maaf sampah masyarakat,” ujarnya.

Justru dari situlah, Paguron Syahbandar Kari Madi khususnya Nurseno SP Utama mendapatkan penghargaan dari berbagai pihak, salah satunya gelar Doktor HC.

Beberapa pertemuan Nurseno SP Utomo dengan beberapa petinggi negeri.

“Ada beberapa even Nurseno SP Utama sedang bersama para petinggi negeri ini, dan mungkin memang sudah saatnya hal ini dibuka ke umum,” tandasnya.

Adapun terkait isu yang beredar, menurut Bambang, Paguron Syahbandar Kari Madi menganggap itu sebagai sebuah dinamika.

“Ada saatnya kita nanti mengundang raja-raja nusantara berkumpul di Kabupaten Garut, dan Kerajaan Kedaton Kandang Wesi sebagai tuan rumahnya,” pungkasnya.***Rach

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Pedagang Pasar Induk Cianjur Galau, Ketua K5 Definitif Belum Jelas

Next Post

Jubir SKM : Tak Ada Deklarasi Kerajaan Kandang Wesi, Itu Sebuah Penghargaan Untuk Paguron

Related Posts

Jalan Rusak Jadi Sorotan, DPRD dan Bupati Garut Sepakati Perbaikan Ruas Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy
deNews

Jalan Rusak Jadi Sorotan, DPRD dan Bupati Garut Sepakati Perbaikan Ruas Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy

Jumat, 21 Agustus 2026
Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga
deNews

Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga

Jumat, 21 Agustus 2026
Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal
deNews

Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal

Jumat, 21 Agustus 2026
Reses 55 Anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadang Suryana: Aspirasi Warga Dikawal untuk Pembangunan 2027
deNews

Reses 55 Anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadang Suryana: Aspirasi Warga Dikawal untuk Pembangunan 2027

Jumat, 21 Agustus 2026
Raker Kowasi :  Pertegas Komitmen Dalam Melaksanakan Program Kerja Strategis
deNews

Raker Kowasi : Pertegas Komitmen Dalam Melaksanakan Program Kerja Strategis

Jumat, 21 Agustus 2026
DPRKPLH Ciamis Ajak Ganti Karangan Bunga dengan Bibit Tanaman, Lebih Hijau dan Bermanfaat
deNews

DPRKPLH Ciamis Ajak Ganti Karangan Bunga dengan Bibit Tanaman, Lebih Hijau dan Bermanfaat

Jumat, 21 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

KabarDaerah

Update Covid -19 Purwakarta : Secara Kumulatif 12 orang PDP MD Dan 18 Orang Positif Covid-19

Selasa, 5 Mei 2020

Wakapolda Jabar Kunjungi Polres Indramayu, Berikan Arahan Kepada Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran

Rabu, 26 Februari 2025

Qurban Di Masa Pandemi Covid 19, Begini Kata Bupati Bandung

Kamis, 23 Juli 2020

Seorang Bocah Perempuan Diduga Dirundung di Medsos, Advokat Sukabumi Ini Berempati : Anak Harus Dilindungi

Jumat, 11 April 2025

Bunda Bedas Hj. Emma Dety : Pelatihan Muadas Program 1000 Hari Kerja Bupati Bandung Kurangi Angka Pengangguran

Rabu, 7 Mei 2025
540 PPPK Tenaga Guru Ikuti Giat Orientasi.

540 PPPK Tenaga Guru Ikuti Giat Orientasi, Sekda Cakra Amiyana: Meningkatkan Disiplin dan Motivasi

Rabu, 3 April 2024

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste