• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Oktober 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Kerajaan Kandang Wesi Garut Bagian Raja-Raja Nusantara

bydejurnalcom
Jumat, 24 Januari 2020
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Paguron Syahbandar Kari Madi yang dihebohkan sebagai Kerajaan Kedaton Kandangwesi di Pakenjeng Garut membenarkan tentang penobatan Kerajaan yang menggegerkan Garut. Nurseno SP Utomo sebagai sesepuh Paguron Syahbandar Kari Madi, melalui juru bicaranya Bambang membeberkan kepada dejurnal.com perihal Kerajaan Kedaton Kandang Wesi.

“Perihal adanya Kerajaan Kedaton Kandang Wesi seharusnya tidak jadi polemik jika masyarakat paham dan melek informasi,” ujar Bambang kepada dejurnal.com, Kamis (23/1/2020).

BacaJuga :

HUT ke-81 TNI di Ciamis, Pesan Panglima dan Rampak Gendang Meriahkan Acara

Delapan Peserta Lolos, Wakili Purwakarta di Seleksi Porprov Jabar Cabang Layangan

Peduli Keluhan Warga, Yana Suwandi Gagas Gotong Royong Swadaya untuk Atasi Genangan di Terminal Malangbong

Baca : Ada Kerajaan Kedaton-Kandang Wesi di Pakenjeng Garut

Penobatan itu, lanjutnya, datang dari hasil pertemuan raja-raja se nusantara di Taman Mini Indonesia Indah, kemudian berlanjut dengan pertemuan raja-raja di Sumedang. Jadi tak pernah ada mendirikan kerajaan atau mendeklarasikan diri sebagai seorang raja. Gelar raja yang disandangnya merupakan penghargaan atas jasa mendirikan Padepokan Syahbandar Kari Madi (SKM).

“Itu penobatan yang diberikan komunitas raja-raja se nusantara kepada Paguron Syahbandar Kari Madi yang konsen terhadap sosial budaya kemasyarakatan di Indonesia,” ungkapnya.

Salah satu sertifikat untuk Kerajaan Kandang Wesi dari Negara Malaysia

Penobatan tersebut, lanjutnya, tidak serta merta, namun karena sepak terjang dan track record dari Nurseno SP Utomo sebagai sesepuh Syahbandar Kari Madi dan juga sebagai salah satu pelaku dan ahli dalam bidang metafisika.

“Dari track recordnya ini, Nurseno SP Utomo mendapatkan gelar doctor honoris causa (DR HC),” ungkapnya.

Bambang mengakui bahwa selama ini sosialisasi tentang keberadaan Kerajaan Kedaton Kandang Wesi yang backgroundnya Paguron Syahbandar Kari Madi, sangat kurang.

“Wajar jika kemudian masyarakat berasumsi yang lain-lain,” ucapnya.

Sertifikat pengukuhan Doctor Honoris Causa kepada Nurseno SP Utomo

Padahal, lanjut Bambang, penobatan Kerajaan Kedaton Kandang Wesi dan DR (HC) Nurseno SP Utama diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan bulan September 2019 lalu perwakilan PBB datang ke Keraton untuk pengukuhan tersebut.

“Memang butuh waktu untuk edukasi tentang hal ini ke masyarakat Garut, karena di luar keberadaan Kerajaan Kedaton Kandang Wesi ini tidak menjadi polemik,” tandasnya.

Sebagai juru bicara perwakilan dari Syahbandar Kari Madi dan DR (HC) Nurseno SP Utama, Babang ingin memberikan pencerahan kepada masyarakat bahwa selama belasan tahun Paguron Syahbandar Kari Madi adalah paguron yang memberikan “jurus” aji diri (introfeksi, red) kepada murid-muridnya.

“Murid-murid paguron ini mayoritas orang-orang yang disebut maaf sampah masyarakat,” ujarnya.

Justru dari situlah, Paguron Syahbandar Kari Madi khususnya Nurseno SP Utama mendapatkan penghargaan dari berbagai pihak, salah satunya gelar Doktor HC.

Beberapa pertemuan Nurseno SP Utomo dengan beberapa petinggi negeri.

“Ada beberapa even Nurseno SP Utama sedang bersama para petinggi negeri ini, dan mungkin memang sudah saatnya hal ini dibuka ke umum,” tandasnya.

Adapun terkait isu yang beredar, menurut Bambang, Paguron Syahbandar Kari Madi menganggap itu sebagai sebuah dinamika.

“Ada saatnya kita nanti mengundang raja-raja nusantara berkumpul di Kabupaten Garut, dan Kerajaan Kedaton Kandang Wesi sebagai tuan rumahnya,” pungkasnya.***Rach

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Pedagang Pasar Induk Cianjur Galau, Ketua K5 Definitif Belum Jelas

Next Post

Jubir SKM : Tak Ada Deklarasi Kerajaan Kandang Wesi, Itu Sebuah Penghargaan Untuk Paguron

Related Posts

Kapolres Garut Berserta Jajaran Beri Kejutan di HUT ke-81 TNI
deNews

Kapolres Garut Berserta Jajaran Beri Kejutan di HUT ke-81 TNI

Senin, 5 Oktober 2026
Disnakkan Ciamis Benahi Standar Penyembelihan Hewan
deNews

Disnakkan Ciamis Benahi Standar Penyembelihan Hewan

Senin, 5 Oktober 2026
Sidak Malam, Kanwil Ditjenpas DIY Pastikan Lapas Yogyakarta Aman
deNews

Sidak Malam, Kanwil Ditjenpas DIY Pastikan Lapas Yogyakarta Aman

Senin, 5 Oktober 2026
HUT ke-81 TNI di Ciamis, Pesan Panglima dan Rampak Gendang Meriahkan Acara
deNews

HUT ke-81 TNI di Ciamis, Pesan Panglima dan Rampak Gendang Meriahkan Acara

Senin, 5 Oktober 2026
Delapan Peserta Lolos, Wakili Purwakarta di Seleksi Porprov Jabar Cabang Layangan
deSport

Delapan Peserta Lolos, Wakili Purwakarta di Seleksi Porprov Jabar Cabang Layangan

Minggu, 4 Oktober 2026
Peduli Keluhan Warga, Yana Suwandi Gagas Gotong Royong Swadaya untuk Atasi Genangan di Terminal Malangbong
deNews

Peduli Keluhan Warga, Yana Suwandi Gagas Gotong Royong Swadaya untuk Atasi Genangan di Terminal Malangbong

Minggu, 4 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

PPI Ciamis Dikukuhkan, Pensiunan Diajak Jadi Penggerak Pembangunan Daerah

Jumat, 26 September 2025

Dibuka Bupati Dadang Supriatna, Ribuan Pegiat KORMI Ikuti FORKAB II 2025

Sabtu, 26 April 2025

Klarifikasi dan Permohonan Maaf Aiptu Hendra Gunawan Terkait Video Viral Diduga Menghina Seniman

Minggu, 20 April 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauji (ke 6 dari kiri) menghadiri peresmian Alun-alun  Kecamatan Paseh.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj Reni Rahayu Fauzi Hadiri Peresmian Alun-alun Paseh

Selasa, 6 Mei 2025

Tinjau Langsung Lokasi Terdampak Bencana di Kabupaten Ciamis, Ini Pesan Herdiat

Jumat, 4 April 2025

Bupati Hadiri Pelantikan Dan Pengukuhan Apdesi Ciamis

Senin, 26 Oktober 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste