• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juli 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deEdukasi

Korwil Pendidikan Soreang Tunggu Instruksi Disdik, Sekolah Siapkan Skenario KBM Tatap Muka

bydejurnalcom
Selasa, 16 Maret 2021
Reading Time: 3 mins read
H. Yayat, S.Pd., M.M.Pd.

H. Yayat, S.Pd., M.M.Pd.

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Kepala Korwil Pendidikan SD Soreang Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung H. Yayat, S.Pd., MM.Pd mengatakan, untuk kesiapan kegiatan belajar tatap muka yang digulirkan pemerintah pada bulan Juli 2021 nanti pihaknya menunggu perintah dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.

“Langkah-langkah yang akan ditempuh sesui dengan edaran Kadis nanti. Kalau menyimak dari informasi masmedia atau informasi yang lain, itu dilihat dari bagaimana kesiapan sekolah dalam sanitasi, alat protokol.kesehatan dan perbandingan jumlah murid dan guru,” kata Yayat saat ditemui di kantornya, Senin (15/3/2021).

Untuk sekolah sebanyak 40 SD yang ada di Korwil Soreang sendiri, kata Yayat sudah mempersiapkan sedemikian rupa, karena sekolah sudah rindu untuk tatap muka. Baik orang tua, guru, apa lagi siswa setelah sekian lama belajar lewat daring.

BacaJuga :

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah

Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo

“Meski dengan adanya belajar daring dari rumah, peningkatan kompetensi guru diuji, siswa dan masyarakat juga sama. Ada yang mengapresiasi, tetapi ada juga yang mengelug karena masalah kepemilkan android dan kesulitan jaringan internet, sehingga tatap muka tetap dirindukan,” imbuhnya.

Yayat menandaskan, pihaknya akan menunggu intruksi dari Kadistik dslam menyikapi belajar tatap muka nanti. “Namun, dalam kesiapan mengenakan prokes sekolah-selolah sudah siap karena bantuan seperti pemasangam wastapel sudah bergulir. Jadi Korwil Soreang tinggal menunggu informasi yang akurat untuk disampaikan ke kepala sekolah sehingga mereka merasa nyaman dan tupoksinya dilakukan dengan baik dan benar,” terangnya.

Salah satu SD di Korwil Soreang, SDN Parungserab 03 sudah siap dengan sarana dan prasarana untuk belajar tatap muka di masa pandemi, sebagaiman disampaikan kepala SD tersebut, Hj. Nuryati Suryani.

Untuk persiapan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka yang rencananya dimulai di bulan Juli, SDN Parungserab 03 kata Hj. Nuryati pihaknya sudah menyiaplkan berbagai strategi, baik sarana maupun prasarana berkaitan demgan KBM.

Kepala SD Parungserab 03 Hj. Nuryati Suryani. (Foto : Sopandi/dejurnal.com)

“Kalau sarana prasarana protokol kesehatan itu kan sesuatu yang mutlak harus dipersiapkan oleh sekolah. Dimulai dengan kegiatan datang kapan siswanya itu, antri, kemudian, selain pakai masker dan facesile juga disiapkan termograf,” tutur Nuryati.

SD yang dikepalainya itu, aku Nuryati sudah menyiapkan tempat cuci tangan lebih dari delapan semua sudah dipersiapkan. Jumlah siswa SD Parungserab 03.sebanyak.270 dengan 6 rumbel dan 10 guru, kata Nuryati memadai dengan sarana prokes yang ada.

Pada waktunya nanti KBM tatap muka, kata Nuryati siswa berbaris jaga jarak, diukur suhu, diarahkan cuci tangan dan masuk kelas masing-masing dengan tempat duduk juga jaga jarak. “Mekanismenya pada proses pembelajaran dibagi perkelompok. Pembelajaran pada masa pandemi itu ada paruh waktu, paruh kompetensi, dan paruh jumlah. Kalau paruh jumlah kita cek misalkan kalau kelas 6 ada berapa murid dibagi 3 kelompok, minimal ada pertemuan itu seminggu 2.kali atau 3 kali dengan jumlah murid tidak melebar,” terang Kepal SDN Parungserab 03 yang juga Wakil Ketua PGRI Soreang ini.

Ia menambahkan, SDN Parungserab kapasitas kelasnya 40 siswa, artinya 50 persen sudah dibolehkan. “Jadi 20 orang. Kita paling 15 orang supaya tidak saling berdekatan. Dari jam sekian sampai jam sekian kelompok A, dari jam sekian sampai jam sekian kelompok B. Jadi kami sudah bikin skenario supaya KBM di sini tidak penuh sesak. Tidak boleh istirahat dulu. Masuk belajar bla bla bala. Kalaupun ada anak yang biasa suka mudah ingin makan harus bawa makanan sendiri dari rumah, tidak boleh jajan sembarangan,” pungkasnya.*** Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Budi Juanda Bakal Boikot PNM Ulamm Jika Tak Bijak Sikapi Nasabah Terlilit Hutang

Next Post

KPK Gerudug Rumah Kediaman Bupati Bandung Barat, Ada Apa?

Related Posts

Tak Hanya Tambah Titik, Perumdam Tirta Galuh Ubah Desain Kran Air Siap Minum di Alun-alun Lebih Ramah Anak
deNews

Tak Hanya Tambah Titik, Perumdam Tirta Galuh Ubah Desain Kran Air Siap Minum di Alun-alun Lebih Ramah Anak

Selasa, 7 Juli 2026
DPRD Garut Gelar Paripurna Kata Akhir Fraksi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
deNews

DPRD Garut Gelar Paripurna Kata Akhir Fraksi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

Selasa, 7 Juli 2026
Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut  kepada Bupati
deNews

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

Senin, 6 Juli 2026
Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan
deNews

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Senin, 6 Juli 2026
Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah
deNews

Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah

Senin, 6 Juli 2026
Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo
deNews

Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo

Senin, 6 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dana CSR Perusahaan Kandang Ayam Manggis Kepada Warga Jamali Belum Signifikan?

Minggu, 3 November 2019

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019

KabarDaerah

Didi Sukardi : Daripada Penyaluran Bikin Gaduh, BPNT Sebaiknya Berbentuk Uang Saja

Senin, 21 September 2020

Pembangunan 14 Kios Pasar Wisata Samarang Tak Berijin, Camat : Ya.. Kita Kecolongan

Kamis, 27 Mei 2021

Gelombang Tinggi Serta Angin Kencang Landa Pantai Minajaya Ujung Genteng , Nelayan Takut Melaut

Selasa, 5 Mei 2020
Debat publik paslon Bupati-Wakil Bupati Bandung, digelar di Kopo Square Margahayu Bandung.

KPU Sukses Gelar Debat Publik Kedua, Usung Tema Sinergitas Pemerintah Daerah dan Pusat

Minggu, 15 November 2020

Ribuan Buruh Kabupaten Subang Datangi Kantor Bupati

Jumat, 9 Oktober 2020
Asda 1 Subang, Rahmat Efendi

Pilkades Serentak Subang Bakal Dilaksanakan 19 Desember 2021

Kamis, 15 Juli 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste