Dejurnal.com, CIAMIS – Pengajian rutin bulanan Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) Kabupaten Ciamis tidak hanya menjadi ruang menimba ilmu agama, tetapi juga ajang memperkuat kepedulian terhadap sesama. Dalam pertemuan Selasa keempat di Majelis Taklim Al-Mar’atu Solihat, Masjid Agung Ciamis, Selasa (27/10/2026).
Para anggota menggelar penggalangan donasi untuk membantu anggota yang rumahnya terdampak kebakaran.

Kegiatan yang diisi tausiyah oleh Dr. Wasdi, M.Si. itu dirangkaikan dengan program Gelar Sorban, yakni pengumpulan donasi secara sukarela dari anggota BKMM, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan.
Ketua Pengurus Daerah BKMM Kabupaten Ciamis, Dra. Hj. Talbiyah Munadi, S.H., mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap anggota yang tengah menghadapi musibah.
“Alhamdulillah, pengajian rutin Selasa keempat hari ini bisa terlaksana. Selain menimba ilmu melalui tausiyah, kami juga menggalang donasi untuk membantu anggota yang rumahnya mengalami kebakaran. Bantuan ini dikumpulkan sesuai kemampuan masing-masing sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan,” ujar Talbiyah.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima BKMM, terdapat kejadian kebakaran di sembilan kecamatan dengan tingkat kerusakan yang berbeda-beda.
Namun, bantuan dalam kegiatan tersebut diprioritaskan bagi anggota yang mengalami kerusakan rumah paling parah hingga bangunan nyaris habis terbakar.
Talbiyah menegaskan, nilai utama dari penggalangan donasi bukan semata-mata jumlah uang yang terkumpul, melainkan semangat saling membantu di antara anggota.
“Ini dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Mungkin bantuan yang diberikan tidak seberapa, tetapi kami ingin menunjukkan bahwa saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah tidak sendirian. Kami ikut merasakan apa yang mereka alami,” katanya.
Berdasarkan catatan panitia, donasi melalui Gelar Sorban terkumpul sebesar Rp4.338.000. Dana tersebut berasal dari kontribusi sejumlah kecamatan dan perorangan.
Dari pengumpulan tersebut, Kecamatan Lakbok menyumbangkan Rp1 juta, Ani Garden Rp1 juta, dan Warjersari Rp1 juta. Sisa donasi berasal dari kontribusi lainnya.
Bantuan kemudian disalurkan kepada anggota yang terdampak kebakaran sesuai kondisi dan kebutuhan mereka.
Talbiyah berharap, solidaritas yang terbangun melalui kegiatan tersebut terus terpelihara sehingga BKMM tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga hadir ketika anggotanya membutuhkan dukungan.
Ia juga berpesan kepada para korban agar tetap kuat dan sabar menghadapi ujian.
“Kami hanya bisa mendoakan semoga yang terkena musibah diberikan kekuatan dan kesabaran. Insyaallah, dengan ikhtiar dan keyakinan kepada Allah SWT, akan ada jalan dan pengganti yang lebih baik,” tuturnya.
Di sisi lain, Talbiyah mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah. Berdasarkan informasi yang diterima dari salah satu kejadian di wilayah Banjarsari, kebakaran diduga berkaitan dengan korsleting listrik di area belakang kulkas.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik dan peralatan elektronik di rumah, termasuk memastikan penggunaannya aman ketika ditinggalkan.
Tausiyah tentang Zakat dan Penyucian Jiwa
Dalam tausiyahnya, Dr. Wasdi, M.Si., mengangkat kandungan Surat At-Taubah ayat 103 yang menjelaskan perintah Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW untuk mengambil zakat dari sebagian harta kaum Muslimin guna menyucikan dan membersihkan mereka.

Ayat tersebut juga memuat anjuran agar mendoakan orang-orang yang menunaikan zakat.
Materi ini menjadi pengingat bahwa ajaran Islam tidak hanya menekankan hubungan manusia dengan Allah SWT, tetapi juga kepedulian sosial terhadap sesama.
Semangat tersebut sejalan dengan kegiatan Gelar Sorban yang dilaksanakan BKMM. Melalui donasi sukarela, para anggota berupaya menerjemahkan nilai-nilai keagamaan ke dalam tindakan nyata, terutama ketika ada saudara yang membutuhkan pertolongan.
DMI Dorong Kolaborasi BKMM dan BAZNAS
Ketua Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Ciamis, Drs. H. Syarif Hidayat, M.Si., yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi langkah BKMM dalam menjaga keberlangsungan pengajian sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.
Menurutnya, DMI dan BKMM merupakan bagian dari gerakan yang saling mendukung dalam memakmurkan masjid dan memperkuat peran umat di tengah masyarakat.
Ia juga mendorong agar kegiatan sosial BKMM dapat dikolaborasikan dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), pengurus masjid, serta Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).
Dengan koordinasi yang baik, kebutuhan masyarakat yang memerlukan bantuan dapat teridentifikasi dan disampaikan kepada pihak yang berwenang untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan.
Syarif turut mengapresiasi pengurus BKMM di tingkat kabupaten dan kecamatan yang tetap menjalankan kegiatan dengan semangat kebersamaan serta kemampuan yang dimiliki.
Ia mengingatkan bahwa kehadiran di masjid hendaknya diniatkan untuk menuntut ilmu, mempererat silaturahmi, sekaligus memakmurkan masjid.
“Ketika datang ke masjid, niatkan untuk mencari ilmu, menjalin silaturahmi, dan ikut memakmurkan masjid. Memakmurkan masjid bukan hanya melalui salat berjamaah, tetapi juga dengan kegiatan yang membawa manfaat bagi umat,” pesannya. 
Melalui pengajian rutin dan aksi sosial tersebut, BKMM Kabupaten Ciamis diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai wadah pembinaan keagamaan sekaligus penggerak solidaritas perempuan dan keluarga Muslim di lingkungan masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa masjid tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi dapat berfungsi sebagai pusat pendidikan, silaturahmi, dan kepedulian sosial yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. (Nay Sunarti)



















