• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Juli 15, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Satpol PP dan Dinkes Garut Diminta Transparan Kelola Anggaran DBHCHT

bydejurnalcom
Senin, 15 Juni 2026
Reading Time: 3 mins read
Satpol PP dan Dinkes Garut Diminta Transparan Kelola Anggaran DBHCHT
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Sekretaris Jenderal PC FSP RTMM sekaligus DPC KSPSI Kabupaten Garut, Agus Rusmana Muharam, mengapresiasi respons yang diberikan Komisi IV DPRD Kabupaten Garut dalam audiensi yang digelar pada Senin (15/6/2026). Namun demikian, ia menyoroti ketidakhadiran sejumlah pihak penting yang dinilai memiliki keterkaitan langsung dengan persoalan yang sedang dibahas, khususnya terkait pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Usai mengikuti audiensi bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Garut, Agus menyampaikan bahwa pihaknya bersyukur karena aspirasi yang dibawa mendapat tanggapan yang cukup baik dari para anggota dewan.

Menurutnya, DPRD menunjukkan komitmen untuk menindaklanjuti berbagai persoalan yang disampaikan oleh organisasi buruh dan serikat pekerja.

BacaJuga :

Ketua GOW Ciamis Ajak Perempuan Perkuat Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Kolaborasi IKIAD dan GOW Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Ciamis

Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan Hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T

“Alhamdulillah, hari ini ada bukti bahwa Komisi IV memberikan tanggapan terhadap aspirasi yang kami sampaikan. Dewan menerima dengan baik dan siap mendorong berbagai aspirasi tersebut kepada dinas-dinas terkait,” ujar Agus kepada awak media.

Meski demikian, ia menyayangkan tidak hadirnya sejumlah pihak yang sebelumnya diharapkan dapat mengikuti audiensi tersebut. Salah satunya adalah Komisi III DPRD Kabupaten Garut yang semula direncanakan turut hadir dalam pembahasan. Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga tidak hadir dalam forum tersebut.

Menurut Agus, ketidakhadiran kedua instansi tersebut menjadi perhatian serius karena justru berkaitan langsung dengan substansi utama yang ingin dipertanyakan oleh pihaknya mengenai penggunaan dan realisasi anggaran DBHCHT.

“Kami sebenarnya ingin mendapatkan penjelasan langsung dari Dinas Kesehatan dan Satpol PP terkait penggunaan anggaran DBHCHT. Ada beberapa alokasi anggaran yang sampai saat ini kami belum mengetahui secara jelas alurnya ke mana dan bagaimana realisasinya,” ungkapnya.

Agus menjelaskan bahwa pada sektor pertanian, penggunaan dana bantuan masih dapat ditelusuri meskipun terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaannya. Namun berbeda dengan sektor kesehatan dan penegakan hukum yang menurutnya masih menyisakan banyak pertanyaan.

Ia menyebutkan bahwa alokasi anggaran DBHCHT pada sektor kesehatan mencapai sekitar 40 persen, sedangkan untuk sektor penegakan hukum yang dikelola Satpol PP mencapai sekitar 10 persen dari total anggaran DBHCHT tahun sebelumnya yang nilainya mencapai kurang lebih Rp47 miliar.

“Anggarannya cukup besar. Di sektor kesehatan sekitar 40 persen dan di bidang penegakan hukum melalui Satpol PP sekitar 10 persen dari total dana yang tahun lalu mencapai sekitar Rp47 miliar. Sampai sekarang kami belum mendapatkan penjelasan yang memadai terkait realisasi dan hasil dari penggunaan anggaran tersebut,” tegasnya.

Dalam audiensi tersebut, lanjut Agus, pihak DPRD sempat menyampaikan bahwa sebagian penggunaan anggaran kesehatan diarahkan untuk program penanganan stunting.

Namun menurutnya, informasi tersebut masih perlu dibuktikan dengan data yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

“Tadi ada penjelasan dari pihak dewan bahwa dana tersebut diarahkan untuk penanganan stunting. Tetapi kami ingin melihat faktanya seperti apa. Harus ada data yang jelas sehingga masyarakat juga mengetahui sejauh mana manfaat program tersebut,” katanya.

Hal serupa juga berlaku untuk penggunaan anggaran pada sektor penegakan hukum yang menjadi kewenangan Satpol PP. Agus menilai masyarakat berhak mengetahui kegiatan apa saja yang telah dilakukan serta sejauh mana efektivitas program yang dibiayai melalui dana DBHCHT tersebut.

“Kalau untuk penegakan hukum oleh Satpol PP, misalnya kegiatan apa yang sudah dilakukan, berapa kali operasi dilaksanakan, apa hasilnya, itu juga harus diketahui publik. Jangan sampai masyarakat tidak mengetahui manfaat dari anggaran yang cukup besar tersebut,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Agus menyatakan bahwa pihaknya akan kembali melayangkan surat permohonan audiensi kepada panitia pengelola DBHCHT Kabupaten Garut. Menurutnya, tanggung jawab terhadap pengelolaan dan pelaksanaan program DBHCHT tidak dapat dibebankan kepada satu instansi saja, melainkan harus dipertanggungjawabkan secara kolektif oleh panitia yang menangani program tersebut.

“Dulu kami sudah pernah menyampaikan surat audiensi. Sekarang kami akan kembali mengajukan audiensi kepada forum atau panitia DBHCHT. Karena yang bertanggung jawab terhadap seluruh regulasi dan pelaksanaan DBHCHT adalah panitia secara keseluruhan, bukan hanya satu dinas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agus berharap dalam satu hingga dua minggu ke depan dapat terlaksana audiensi langsung bersama Bupati Garut dengan menghadirkan seluruh pihak terkait, termasuk Dinas Kesehatan dan Satpol PP, sehingga berbagai pertanyaan yang selama ini muncul dapat dijawab secara terbuka.

“Kami berharap dalam waktu dekat bisa beraudiensi langsung dengan Bupati Garut. Kami ingin Dinas Kesehatan dan Satpol PP juga dihadirkan agar semua persoalan dapat dibahas secara terbuka dan transparan,” katanya.

Menutup pernyataannya, Agus menegaskan bahwa perjuangan yang dilakukan pihaknya bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memastikan dana DBHCHT benar-benar digunakan sesuai aturan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para pekerja dan petani yang memiliki keterkaitan dengan industri hasil tembakau.

“Kami akan terus konsisten mengawal penggunaan DBHCHT agar berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana anggaran tersebut digunakan dan apa manfaat yang dihasilkan,” pungkasnya.***Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Sambut 1 Muharam 1448 H, Dishub Garut Serukan Semangat Hijrah, Persatuan, dan Keselamatan Berlalu Lintas

Next Post

Bayar PBB Lewat QRIS, Ribuan Wajib Pajak Ciamis Ikut Undian Berhadiah

Related Posts

MPLS Jadi Momentum, SMP-SMA IT MD Fathahillah Gandeng Polres Ciamis Bentengi Pelajar dari Narkoba dan Bullying
deNews

MPLS Jadi Momentum, SMP-SMA IT MD Fathahillah Gandeng Polres Ciamis Bentengi Pelajar dari Narkoba dan Bullying

Selasa, 14 Juli 2026
Hadapi El Nino, DPUTRP Ciamis Jaga Pasokan Air Bersih dan Irigasi
deNews

Hadapi El Nino, DPUTRP Ciamis Jaga Pasokan Air Bersih dan Irigasi

Selasa, 14 Juli 2026
Nanang Permana: Ketahanan Keluarga Jadi Benteng Hadapi Tantangan Sosial
deNews

Nanang Permana: Ketahanan Keluarga Jadi Benteng Hadapi Tantangan Sosial

Selasa, 14 Juli 2026
Ketua GOW Ciamis Ajak Perempuan Perkuat Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045
deNews

Ketua GOW Ciamis Ajak Perempuan Perkuat Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 14 Juli 2026
Kolaborasi IKIAD dan GOW Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Ciamis
deNews

Kolaborasi IKIAD dan GOW Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Ciamis

Selasa, 14 Juli 2026
Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan Hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T
deNews

Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan Hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T

Selasa, 14 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

KabarDaerah

Kolonel Cpl (Korps Peralatan) Antonius Hermawan

Gugur Saat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut, Ini Sekilas Profil Kolonel Antonius Hermawan

Selasa, 13 Mei 2025

Jadi Inspektur Upacara Hardiknas, Bupati Bandung : Pendidikan Hak Asasi dan Hak Sipil Warga Negara

Jumat, 2 Mei 2025

SMKN 1 Cianjur Gelar Workshop Penyusunan Program Anti Perundungan

Rabu, 21 September 2022

Cegah Kerusakan Lingkungan Makin Parah, Barisan Incu Putu Pangauban Dorong Pemkab Garut Buat Perda Perlindungan Mata Air

Kamis, 8 Mei 2025
Foto : Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat tinjau bencana longsor Panawangan. Senin Dinihari hari (07/04/2025)

Respon Cepat! Dini Hari Bupati Herdiat Tinjau Lokasi Terdampak Tanah Longsor di Panawangan

Senin, 7 April 2025

Antisipasi Penularan Covid-19 Serta Gangguan Jiwa Korban Pilkades Serentak, Ini Langkah Dinkes Garut

Senin, 7 Juni 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste