• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juli 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deHumaniti

Warga Parakansalak Resah, Banyak Pemudik Dari Zona Merah Datang Tengah Malam

bydejurnalcom
Selasa, 28 April 2020
Reading Time: 1 mins read
Warga Parakansalak Resah, Banyak Pemudik Dari Zona Merah Datang Tengah Malam
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Kab. Sukabumi – Tokoh masyarakat serta warga Parakansalak resah dengan berbondong-bondongnya warga yang mudik dari berbagai kota terutama zona merah. Pasalnya, kedatangan warga yang mudik atau pulang kampung ini tanpa adanya pengawasan dari tim covid-19 kecamatan.

Salah satu tokoh masyarakat Parakan Salak H. D mengungkapkan kekhawatirannya dengan fenomena ini.

BacaJuga :

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah

“Kita terima warga yang mudik atau pulang kampung, tapi seharusnya juga mengikuti prosedur,” ujarnya.

H. D melihat, warga datang dari kota mana saja termasuk zona merah tanpa aturan, masuk seenaknya saja.

“Kita orang awam yang tak paham, siapa tahu diantara mereka yang datang ada yang terinfeksi,” tandasnya.

Hal senada dikemukakan oleh salah satu perangkat desa di Kecamatan Parakansalak yang bingung menyikapi warga yang datang berbondong-bondong dari kota.

“Himbaun tidak mudik atau pulang kampung ternyata tak digubris,” ucapnya.

Warga masyarakat awalnya tenang ketika ada peraturan pemerintah tentang larangan mudik guna untuk memutus mata rantai terkait virus covid 19 namun berjalan dengan adanya mau puasa berubah kondisi yang awalnya tenang berubah menjadi resah dengan banyaknya kendaraan roda 2 dan roda 4 yg berdatangan dari Jabodetabek yang mengangkut warga desa yang kerja di Jakarta.

“Saat ini mereka pulang atau datang tengah malam, sehingga bebas dari pengawasan petugas satgas covid. Baik itu satgas dari kecamatan maupun dari satgas covid 19 yg ada di desa,” ungkapnya.

Warga berharap kepada dinas terkait agar lebih meningkatkan giat tersebut dan warga berharap kepada petugas terkait agar penyemprotan dilakukan di tiap batas wilayah kecamatan dan dilakuksn 24 jam agar mata rantai virus benar teratasi.

“dan warga akan nyaman apabila warga pendatang sudah steril ketika sampai di kampungnya,” pungkasnya.***Supardi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Antisipasi Corona Terminal Klari Ditutup

Next Post

Tim Gugas Covid-19 Karawang : Kabar Baik! Pasien Sembuh Terus Bertambah

Related Posts

Kontingen O2SN SMP Kabupaten Garut Resmi Diberangkatkan, Disdik Targetkan Prestasi Sekaligus Bangun Karakter Atlet Pelajar
deNews

Kontingen O2SN SMP Kabupaten Garut Resmi Diberangkatkan, Disdik Targetkan Prestasi Sekaligus Bangun Karakter Atlet Pelajar

Selasa, 7 Juli 2026
Tak Hanya Tambah Titik, Perumdam Tirta Galuh Ubah Desain Kran Air Siap Minum di Alun-alun Lebih Ramah Anak
deNews

Tak Hanya Tambah Titik, Perumdam Tirta Galuh Ubah Desain Kran Air Siap Minum di Alun-alun Lebih Ramah Anak

Selasa, 7 Juli 2026
DPRD Garut Gelar Paripurna Kata Akhir Fraksi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
deNews

DPRD Garut Gelar Paripurna Kata Akhir Fraksi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

Selasa, 7 Juli 2026
Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut  kepada Bupati
deNews

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

Senin, 6 Juli 2026
Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan
deNews

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Senin, 6 Juli 2026
Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah
deNews

Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah

Senin, 6 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

Peternakan Ayam Manggis Tepis Tudingan Perusahaan Tak Salurkan CSR

Senin, 4 November 2019

KabarDaerah

Kepala DPMD Garut Sebut Dari 335.036 Pemilih, 266.602 Warga Gunakan Hak Pilihnya di Pilkades Serentak

Rabu, 17 Mei 2023
Juru bicara Aliansi D'Ragam Zamzam Zainulhaq, saat membacakan hasil berita acara FGD di Gedung DPRD Kabupaten Garut, Kamis (23/12/2021).

Aliansi D’Ragam Heran : Kenapa Bupati Garut Statement Begitu?

Sabtu, 25 Desember 2021

Teh Nia : Bangga Jelekong Banyak Lahirkan Seniman Hebat

Selasa, 3 November 2020

Beberapa Warga Penerima PKH Mengaku Tak Pernah Pegang Kartu, Hanya Terima Uang Saja

Rabu, 16 September 2020

Kuota Habis, Publik Garut Pertanyakan Mini Market di Cilawu Bisa Berdiri

Jumat, 24 Desember 2021

Wayang Windu Pangalengan Dipadati Pengunjung Di Masa New Normal

Rabu, 17 Juni 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste