• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Januari 11, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Kerajaan Kandang Wesi Garut Bagian Raja-Raja Nusantara

bydejurnalcom
Jumat, 24 Januari 2020
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Paguron Syahbandar Kari Madi yang dihebohkan sebagai Kerajaan Kedaton Kandangwesi di Pakenjeng Garut membenarkan tentang penobatan Kerajaan yang menggegerkan Garut. Nurseno SP Utomo sebagai sesepuh Paguron Syahbandar Kari Madi, melalui juru bicaranya Bambang membeberkan kepada dejurnal.com perihal Kerajaan Kedaton Kandang Wesi.

“Perihal adanya Kerajaan Kedaton Kandang Wesi seharusnya tidak jadi polemik jika masyarakat paham dan melek informasi,” ujar Bambang kepada dejurnal.com, Kamis (23/1/2020).

BacaJuga :

Beres Raih S.I.Kom di UNPAD Dalang Khanha Ingin Terus Lestarikan dan Kembangkan Wayang Golek

Awal Tahun, FORKI Ciamis Gelar Satria Galuh Karate Open 2026 di GGT

Matangkan Rencana Peringatan HPN dan Seminar Jurnalis Anti Korupsi, JPJ Tancap Gas di Awal Tahun 2026

Baca : Ada Kerajaan Kedaton-Kandang Wesi di Pakenjeng Garut

Penobatan itu, lanjutnya, datang dari hasil pertemuan raja-raja se nusantara di Taman Mini Indonesia Indah, kemudian berlanjut dengan pertemuan raja-raja di Sumedang. Jadi tak pernah ada mendirikan kerajaan atau mendeklarasikan diri sebagai seorang raja. Gelar raja yang disandangnya merupakan penghargaan atas jasa mendirikan Padepokan Syahbandar Kari Madi (SKM).

“Itu penobatan yang diberikan komunitas raja-raja se nusantara kepada Paguron Syahbandar Kari Madi yang konsen terhadap sosial budaya kemasyarakatan di Indonesia,” ungkapnya.

Salah satu sertifikat untuk Kerajaan Kandang Wesi dari Negara Malaysia

Penobatan tersebut, lanjutnya, tidak serta merta, namun karena sepak terjang dan track record dari Nurseno SP Utomo sebagai sesepuh Syahbandar Kari Madi dan juga sebagai salah satu pelaku dan ahli dalam bidang metafisika.

“Dari track recordnya ini, Nurseno SP Utomo mendapatkan gelar doctor honoris causa (DR HC),” ungkapnya.

Bambang mengakui bahwa selama ini sosialisasi tentang keberadaan Kerajaan Kedaton Kandang Wesi yang backgroundnya Paguron Syahbandar Kari Madi, sangat kurang.

“Wajar jika kemudian masyarakat berasumsi yang lain-lain,” ucapnya.

Sertifikat pengukuhan Doctor Honoris Causa kepada Nurseno SP Utomo

Padahal, lanjut Bambang, penobatan Kerajaan Kedaton Kandang Wesi dan DR (HC) Nurseno SP Utama diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan bulan September 2019 lalu perwakilan PBB datang ke Keraton untuk pengukuhan tersebut.

“Memang butuh waktu untuk edukasi tentang hal ini ke masyarakat Garut, karena di luar keberadaan Kerajaan Kedaton Kandang Wesi ini tidak menjadi polemik,” tandasnya.

Sebagai juru bicara perwakilan dari Syahbandar Kari Madi dan DR (HC) Nurseno SP Utama, Babang ingin memberikan pencerahan kepada masyarakat bahwa selama belasan tahun Paguron Syahbandar Kari Madi adalah paguron yang memberikan “jurus” aji diri (introfeksi, red) kepada murid-muridnya.

“Murid-murid paguron ini mayoritas orang-orang yang disebut maaf sampah masyarakat,” ujarnya.

Justru dari situlah, Paguron Syahbandar Kari Madi khususnya Nurseno SP Utama mendapatkan penghargaan dari berbagai pihak, salah satunya gelar Doktor HC.

Beberapa pertemuan Nurseno SP Utomo dengan beberapa petinggi negeri.

“Ada beberapa even Nurseno SP Utama sedang bersama para petinggi negeri ini, dan mungkin memang sudah saatnya hal ini dibuka ke umum,” tandasnya.

Adapun terkait isu yang beredar, menurut Bambang, Paguron Syahbandar Kari Madi menganggap itu sebagai sebuah dinamika.

“Ada saatnya kita nanti mengundang raja-raja nusantara berkumpul di Kabupaten Garut, dan Kerajaan Kedaton Kandang Wesi sebagai tuan rumahnya,” pungkasnya.***Rach

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Pedagang Pasar Induk Cianjur Galau, Ketua K5 Definitif Belum Jelas

Next Post

Jubir SKM : Tak Ada Deklarasi Kerajaan Kandang Wesi, Itu Sebuah Penghargaan Untuk Paguron

Related Posts

Dana Hibah Kepemudaan Rp6,2 Miliar Dispora Garut Disorot GIPS, Kepemimpinan Plt Dinilai Rawan Tata Kelola.
deNews

Dana Hibah Kepemudaan Rp6,2 Miliar Dispora Garut Disorot GIPS, Kepemimpinan Plt Dinilai Rawan Tata Kelola.

Minggu, 11 Januari 2026
Kritik Keras Pembangunan Gedung KDMP di Lapangan Sepak Bola Sutawangi, Kebijakan yang Menuai Kontroversi
OpiniKita

Kritik Keras Pembangunan Gedung KDMP di Lapangan Sepak Bola Sutawangi, Kebijakan yang Menuai Kontroversi

Sabtu, 10 Januari 2026
Orientasi BUMDes untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Kades Marteng Asep Zaenal : Jika Ada Untung  itu  Bonus
deNews

Orientasi BUMDes untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Kades Marteng Asep Zaenal : Jika Ada Untung itu Bonus

Sabtu, 10 Januari 2026
Beres Raih S.I.Kom di UNPAD Dalang Khanha Ingin Terus Lestarikan dan Kembangkan Wayang Golek
deNews

Beres Raih S.I.Kom di UNPAD Dalang Khanha Ingin Terus Lestarikan dan Kembangkan Wayang Golek

Sabtu, 10 Januari 2026
deNews

Awal Tahun, FORKI Ciamis Gelar Satria Galuh Karate Open 2026 di GGT

Sabtu, 10 Januari 2026
Matangkan Rencana Peringatan HPN dan Seminar Jurnalis Anti Korupsi, JPJ Tancap Gas di Awal Tahun 2026
deNews

Matangkan Rencana Peringatan HPN dan Seminar Jurnalis Anti Korupsi, JPJ Tancap Gas di Awal Tahun 2026

Sabtu, 10 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Audiensi SEGI Garut Pertanyakan Mekanisme Potongan Zakat Profesi Guru, Ini Hasilnya

Rabu, 2 Juni 2021

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

KabarDaerah

FPPG Tuding Potongan Massal Zakat TPG 2,5% Tanpa Persetujuan Muzaki, Sekda Garut : Saya Akan Tanya Kadisdik

Kamis, 29 April 2021
Foto : BKPSDM Ciamis terus percepat pengisian kekosongan jabatan struktural

Upaya Pemkab Ciamis Tuntaskan Kekosongan 124 Jabatan Struktural

Kamis, 17 April 2025

Forum MPM Minta Bupati Ciamis Ambil Kebijakan Tegas, Jangan Ada Pihak Intervensi KPM BPNT

Rabu, 2 Maret 2022

Forum Warga Penggarap Lahan Eks HGU PT. Condong Desak Pembatalan SK Bupati Tentang Penetapan Subjek Redistribusi Tanah

Kamis, 18 Desember 2025

RGPI Kabupaten Bandung Gelar Jum,at Berkah Aksi Berbagi Takjil Gratis di Bulan Ramadhan

Jumat, 21 Maret 2025

Panen Cabai Di Sukatani, Geliat Awal Bumdes Tingkatkan Pendapatan Asli Desa

Minggu, 3 Mei 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste