• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Irda Cianjur Optimis Dana Desa Cimacan Tahun 2019 Bakal Cair

bydejurnalcom
Minggu, 15 Maret 2020
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Cianjur – Masyarakat masih harus bersabar menunggu hingga Juni ini, apakah Dana Desa Cimacan Kecamatan Cipanas Tahun 2019 bakalan bisa cair. Namun Inspektorat Daerah Cianjur mengaku optimis sebab tidak menutup kemungkinan adanya pengecualian atau mengacu kepada aturan lama. Hanya saja terlebih dahulu harus dikonsultasikan dengan Kementerian Keuangan agar terealisasi.

Salah satu tugas Inspektorat Daerah (Irda) adalah pelaksanaan pengawasan internal terhadap kinerja dan keuangan melalui audit, reviu, evaluasi, pemantauan dan kegiatan pengawasan lainnya. Berdasarkan laporan hasil pengawasan (LHP) tahun 2018 bahwa temuan Irda dinyatakan adanya dugaan kerugian negara yang dilakukan oleh mantan Kades Cimacan waktu itu. Selang waktu berjalan setelah tidak ada pengembalian uang negara dari yang bersangkutan ternyata tidak ada rekomendasi pemberhentian sementara.

BacaJuga :

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Polres Subang Ungkap Ibu bunuh anak kandung

“Tidak harus selalu harus ada rekomendasi pemberhentian sementara sebab ada berbagai pertimbangan. Tim kami mengharapkan dengan dia (mantan kades, red) masih menjabat masih bisa menyelesaikan masalahnya, ” kata Sekretaris Irda Cianjur, Asep Suhara menjelaskan.

Mantan Kepala BPBD Cianjur ini menjelaskan berdasarkan pengalaman sebelumnya tidak pernah terjadi adanya DD terhambat begitu ada temuan permasalahan keuangan desa.

Menurutnya jika mengacu kepada aturan lama bahwa DD tersebut masih bisa dicairkan kembali di tahun berikutnya dengan berbagai prosedur. Faktanya di akhir tahun 2019 pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan menerbitkan aturan baru yang mencabut aturan lama.

“Kalau yang dulu-dulu tidak ada yang tidak cair walaupun datang terlambat karena dana itu ada di RKUD (Rekening Kas Umum Daerah Cianjur, red) jadi tidak menutup kemungkinan DD itu bisa cair. Kita tidak melihat sampai ke PMK, jadi tidak terbayangkan akan ada aturan itu karena kriterianya adalah aturan yang sedang berjalan,” kilahnya.

Ia memprediksi DD tersebut bisa cair namun terlebih dahulu meminta petunjuk kementerian keuangan. Pemerintah pusat bisa saja memberikan pengecualian sehingga mengacu kepada aturan yang lama.

“Jadi kita tidak bisa menyimpulkan bahwa ini tidak bisa dinikmati, akan ada masyarakat yang dirugikan karena semuanya sangat memungkinkan. Tapi itu harus dikonsultasikan oleh temen-temen DPMPD dan BPKAD. Nanti hasilnya akan seperti apa, pengecualian seperti apa. Apakah aturan itu tidak berlaku, tetap menggunakan aturan lama,” ungkapnya.

Terpisah, Sekjen Gerakan Masyarakat Cianjur Utara (Gemacita) Suryatna menegaskan bahwa masyarakat selama ini tahunya bahwa DD tahun 2019 bisa cair. Sehingga apa yang dilakukan Irda semestinya dalam upaya agar DD itu cair tanpa harus tertahan seperti yang terjadi saat ini.

“Awalnya inikan dari LHP Irda namun tidak ada rekomendasi lanjutan berupa pemberhentian sementara sebab kan sudah tahu dia gagal kenapa mesti diberikan kesempatan dulu karena dianggapnya DD masih bisa cair mengacu kepada pengalaman sebelumnya. Semestinya dulu ada antisipasi melalui koordinasi dengan pemerintah pusat, jika DD tidak cair lalu apa solusinya sehingga tidak mengalami kebuntuan semacam ini. Bahwa Irda sudah bekerja tentu harus di apresiasi namun bukan berarti tidak boleh dikritisi. Apa yang terjadi saat ini harusnya jadi koreksi juga buat Irda maupun instansi lainnya, ” tandasnya.

Menurutnya di wilayah Cianjur Utara yang terdiri dari Kecamatan Cipanas, Pacet, Sukaresmi, Cikalongkulon dan Cugenang kejadian serupa belum pernah terjadi. DD yang notabene untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat pedesaan itu masih bisa diserap. DD tidak pernah nol rupiah pencairannya dalam satu tahun anggaran sehingga wajar jika publik terkejut dan geleng kepala atas kejadian ini.

“Bahwa ada masalah dengan mantan kades itu jelas sebuah fakta namun ada fakta lainnya DD belum cair juga hingga hari ini dan ini tidak bisa dinafikan. Paradigmanya jangan dilihat dari satu sisi saja kalau ingin mencermati persoalan ini. Sangat wajar kalau masyarakat nantinya kecewa jika sampai Juni ini DD tersebut tak kunjung cair,” pungkasnya.***Rikky Yusup

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Masyarakat Dukung Surat Edaran Bupati Karawang Liburkan Sekolah

Next Post

160 Ijazah SMK Di Garut Diduga Cacat Hukum, Dilanjut Ke Aparat Penegak Hukum?

Related Posts

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan
deNews

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan

Sabtu, 21 Februari 2026
Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan
deNews

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 21 Februari 2026
Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎
deNews

Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎

Jumat, 20 Februari 2026
deNews

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Jumat, 20 Februari 2026
Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa
deNews

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Jumat, 20 Februari 2026
Polres Subang Ungkap  Ibu bunuh anak kandung
Hukum dan Kriminal

Polres Subang Ungkap Ibu bunuh anak kandung

Jumat, 20 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Dua Calon Ketua PWI Purwakarta Dinyatakan Lolos Verifikasi oleh PWI Jabar, Konferensi digelar 29 April 2025

Rabu, 9 April 2025

Ribuan Buruh PT Danbi International Terkena PHK Belum Dapat Pesangon 60 Persennya Janda, Kemana Harus Berlabuh?

Sabtu, 26 April 2025

Akibat Minuman Keras, Tiga Pelaku di Subang Aniaya Korban Hingga Tewas

Minggu, 5 Oktober 2025

Diawali di Lingkup DPRD Garut, Setiap Pukul 10.00 WIB Pegawai Berdiri dan Nyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya : Amanat Perda No. 8/2024

Rabu, 12 Februari 2025

Dalam Operasi Yustisi, Pengguna Jalan Tak Pakai Masker Ditegur dan Dihimbau Dengan Cara Humoris

Senin, 21 September 2020
Bupati Bandung Dadang Supriatna, Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan, dan Setda Pemda Bandung Cakra Amiyana seusai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten, Rabu (29/9/2021). (Sopandi/dejurnal.com)

Bupati Bandung Besok Kamis Launching Insentif 16.000 Guru Ngaji

Rabu, 29 September 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste