• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juli 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deHumaniti

Ditengah Penantian Bansos Tak Kunjung Tiba, Umi Elsa Pilih Motekar

bydejurnalcom
Minggu, 19 April 2020
Reading Time: 2 mins read
Ditengah Penantian Bansos Tak Kunjung Tiba, Umi Elsa Pilih Motekar
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Sejak di berlakukannya surat edaran dan keputusan Bupati Gatut Penanganan dan Pecegahan Virus Corona / COVID -19 di Kabupaten Garut, bagi masyarakat kecil tidak berpenghasilan tetap, cukup begitu terasa sulitnya hidup di Kabupaten Garut. Menunggu sang teknokrat memberi bantuan sosial hanya berjanji dan berjanji tidak ada ujung kepastian.

Sementara tuntuan hidup terus berjalan tidak bisa dihindari, bahkan di dalam hubungan rumah tangga sering terjadi pertengkaran, kini yang jadi pertanyaan seberapa besar kepedulian Pemerintah Daerah terhadap masyarakatnya atau sekedar buaian dan isap jempol saja?

BacaJuga :

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah

Untuk mensiasati kondisi yang tidak menentu, entah sampai kapan kondisi ini akan berakhir. Salah seorang Ibu Rumah Tangga Umi Elsa Siti Hasanah pilih motekar dengan membuka peluang usaha rumahan saat Pandemik Covid -19 untuk bertahan hidup.

Umi Elsa begitu jeli menangkap peluang usaha menjelang Ramadhan 2020 ini, buah kolang kali yang tumbuh subur di tanah Pasundan khususnya di Kabupaten Garut, akhirnya menjadi inspirasi peluang usahanya. Sehari saja awal pengiriman Umi Elsa membutuhkan buah kolang kaling satu ton.

Umi Elsa Siti Hasanah yang diketahui sebagai salah satu tenaga Honorer Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, mengatakan kepada Dejurnal.com di kediamannya Jalan Patriot Kelurahan Sukagalih Kec. Tarogong Kidul Kab. Garut.

“Berawal Umi sih ingin membantu beban suami, yah kan dapur mah mesti ngebul, anak anak butuh jajan, sementara pendapatan suami hampir nihil, Umi hanya sekedar honorer gajinya sudah kebayangkan, sementara menunggu bantuan sampai saat ini mana kan ga ada belum turun juga,” Ujarnya, Minggu (19/04/2020).

Lanjut Umi Elsa, dirinya ngobrol sama suami dan setelah dapat izin, saya mencoba kordinasi sama keluarga.

“Alhamdulillah stok banyak kan, saya coba minta dikirim satu ton dulu, Alhamdulillah habis, ada sedikit lebih dari penghasilan jualan dikumpulkan dan Alhamdulillah kemari Jumat kita bisa berbagi berkah,” jelas Umi Elsa.

Sementara itu, Abah Fahrul merasa bangga atas kepedulian dan inisiatif terbosan usaha yang dilakukan oleh Umi Elsa salah satu Ibu Rumah Tangga dan Tenaga Honorer ini. Semestinya hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah, khususnya Ketua Tim Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TP2K) Kab. Garut. Pemda tidak sekedar memberikan wacana dan harapan angin kosong, yang akhirnya membuat krisis moral, sosisal, ekonomi, dan politik, semua akibat perut kosong. Pemerintah harus bertanggung jawab atas kondisi ini.

“Jangan sampai akhirnya Kedaruratan Kesehatan Covid -19, jadi Darurat Sipil bahkan jadi Darurat Militer ini akan lebih berbahaya. Kondisi ini jangan sampai akhirnya dimanfaatkan oknum oknum tertentu,” Jelas Abah Fahrul.

Lebih lanjut Abah Fahrul mengatakan, jika memang bantuan dari Pusat dan Propinsi belum turun, Pemda segera gulirkan Anggaran BTT 2020 kemana Anggaran yang Puluhan Milyar tersebut , jangan sampai terkesan alasan untuk membantu warga masyarakat yang saat ini dalam kondisi kesulitan hanya sebagai alat barter saja, dan perlu menjadi catatan Pemda Garut, Ketua Gugus Tugas Covid -19 dan Khusus Ketua TP2K, masyarakat tidak sekedar butuh masker dan sejenisnya tapi, ada yang lebih harus di perhatikan perut masyarakat sudah kosong, apalagi sampai saat ini masih banyak Desa belum pencairan Dana Desa dan IP 2020.

“Ingat kalian dipilih oleh rakyat jangan sampai kalian dihakimi oleh rakyatmu sendiri karena egosentris kalian, bentuk segera regulasi tepat guna, buat apa kami pilih kalian kalau sekedar memanfaatkan masyarakat, mana Visi Misi Kab. Garut Beriman Bertaqwa dan Sejahtera,” Pungkasnya.***Yohaness

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Satu PDP dengan RDT Positif di Purwakarta Meninggal Dunia

Next Post

Pemdes Simpang Segera Salurkan BLT Dampak Covid-19

Related Posts

Kontingen O2SN SMP Kabupaten Garut Resmi Diberangkatkan, Disdik Targetkan Prestasi Sekaligus Bangun Karakter Atlet Pelajar
deNews

Kontingen O2SN SMP Kabupaten Garut Resmi Diberangkatkan, Disdik Targetkan Prestasi Sekaligus Bangun Karakter Atlet Pelajar

Selasa, 7 Juli 2026
Tak Hanya Tambah Titik, Perumdam Tirta Galuh Ubah Desain Kran Air Siap Minum di Alun-alun Lebih Ramah Anak
deNews

Tak Hanya Tambah Titik, Perumdam Tirta Galuh Ubah Desain Kran Air Siap Minum di Alun-alun Lebih Ramah Anak

Selasa, 7 Juli 2026
DPRD Garut Gelar Paripurna Kata Akhir Fraksi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
deNews

DPRD Garut Gelar Paripurna Kata Akhir Fraksi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

Selasa, 7 Juli 2026
Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut  kepada Bupati
deNews

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

Senin, 6 Juli 2026
Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan
deNews

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Senin, 6 Juli 2026
Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah
deNews

Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah

Senin, 6 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Cerita Warga : Situs Makam Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Makam Astana Kalong

Jumat, 30 Juni 2023

Quo Vadis Bupati Garut, Kadisdikmu Bikin Para Guru Meringis

Minggu, 2 Mei 2021

KabarDaerah

Ketua Panitia Peringatan Hari Buruh Internasional tingkat Kabupaten Bandung Itep Zaeni, SE.

Hari Buruh Internasional Sudah 13 Kali Digelar Ketua PC FSPPP, Itep Zaeni : Di Kabupaten Bandung Selalu Kondusif

Minggu, 18 Mei 2025

DPP Pekat IB : Program Bantuan Sembako/BPNT Dimanfaatkan Para Pengusaha, Sesuai Dengan Temuan Kami!

Kamis, 7 Mei 2020

Pekerja Migran Indonesia Asal Subang Meninggal di Malaysia Akibat Sakit

Jumat, 21 Mei 2021

Kasus Asusila Anak Marak di Ciamis, Kapolres Ungkap Dua Kasus Baru Dengan Figur Ayah

Senin, 26 Mei 2025

Dugaan Pembangunan Kandang Ayam Tak Berijin, DPMPTSP Kabupaten Sukabumi Turunkan Tim Analisis

Rabu, 19 Maret 2025

Sikapi Aksi May Day Buruh Garut, Ini Tanggapan Legislator Fraksi Golkar

Kamis, 2 Mei 2024

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste