Minggu, 19 Mei 2024
BerandadeNewsRegionalKemen KP, Dalam Lima Tahun Pantai Selatan Jawa Ditargetkan Jadi Sentra Budidaya...

Kemen KP, Dalam Lima Tahun Pantai Selatan Jawa Ditargetkan Jadi Sentra Budidaya Udang

Dejurnal.com,Garut – Suguhan panorama alam pantai selatan memang memiliki daya tarik tersendiri, dimana masih banyak potensi alam yang masih belum tersentuh, dan tertata dengan baik dan benar, padahal jika tertata dengan baik ini merupakan salah satu sumber potensi pendapatan daerah yang luar biasa.

Potensi tersebut kini mulai dilirik oleh Pemerintahan Pusat, salah satunya sektor usaha Budidaya Tambak Udang yang berlokasi di Jalan Raya Lintas Selatan Desa Cigadog Kecamatan Cikelet Kabupaten Garut. Mendapat kunjungan kerja dari Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, Jumat, 19/06/2020.

Kunjungan kerja Kementrian Kelautan dan Perikanan RI Edhi Prabowo turut hadir dan mendapangi Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut Kang Enan, dalam rangka kunjungan kerjan meninjau panen raya udang di tambak udang PT Dewi Laut Aquaculture.

Turut hadir Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), TB. Haeru Rahayu, Dirjen Pengelolaan Ruang Laut (PRL), Aryo Hanggono, Dirjen Perikanan budidaya, Slamet Soebjakto, Dirjen Perikanan Tangkap, M. Zulficar, Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Nilanto Perbowo, Staff khusus menteri.

Disela-sela peninjauan Menteri KKP Edhi Prabowo mengatakan, kita mampu menghasilkan udang dengan skala yang besar apabila di dukung dari semua pihak. Dalam lima tahun ini, pantai selatan Pulau Jawa akan menjadi sentra budidaya udang di Indonesia. “Kedepannya, seluruh pantai selatan Jawa akan jadi basis sentra budidaya udang,” jelasnya.

Edi menuturkan, pantai selatan Pulau Jawa memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan budidaya udang. salah satu alasannya adalah kondisi airnya yang bagus serta ketersediaan lahan yang cukup luas.

“Kawasannya masih banyak dari Jawa Barat, Jateng sampai Jatim, itu masih potensi. Saya nggak akan berfikir muluk-muluk yang ada dulu yang didepan mata ini juga sudah luar biasa,” katanya.

Edi menargetkan, dalam lima tahun ke depan, ada 100 ribu lahan tambak baru yang intensif tercipta di pantai selatan Pulau Jawa. Jika itu terjadi, maka menurutnya tingkat produksi udang Indonesia bisa mencapai 4 juta ton per tahun.

“Target saya, nggak muluk-muluk, 5 tahun ini kalau ada tambahan 100 ribu hektar (tambak) yang langsung intensif, itu luar biasa. 100 ribu hektar dikali 40 ton, jadi 4 juta ton per tahun,”katanya.

Untuk mencapai itu, menurut Edi strategi sebenarnya sangat sederhana yaitu dengan komunikasi terbuka dengan pemangku kepentingan wilayah saja. Dengan itu, dirinya yakin ada percepatan yang baik.

Sementara, mensoal permodalan kedepannya didorong payung hukum dari OJK dan Bank Indonesia sebagai upaya peningkatan peran serta swasta dalam pengembangan lahan tambak.

“Soal anggaran bisa sambil jalan, itu nggak sulit. sisanya tinggal Perbankan kedepannya payung hukum dari OJK dan BI, APBN siap tapi belu m cukup, peran swasta akan ditingkatkan terus,” paparnya***Yohaness.

Anda bisa mengakses berita di Google News

Baca Juga

JANGAN LEWATKAN

TERPOPULER

TERKINI