• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deBisnis

Warga Penerima BLT Sektor Perikanan Desa Cipeuyeum Keluhkan Adanya Potongan

bydejurnalcom
Selasa, 13 Oktober 2020
Reading Time: 1 min read
ShareTweetSend

dejurnal.com, Cianjur – Warga penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) di Desa Cipeuyeum Kecamatan Haurwangi mengeluhkan adanya pemotongan dana BLT KKP.

Adapun tujuan dari pembagian BLT dari KKP tersebut untuk membantu menyerap produksi ikan, serta olahan produk perikanan sekaligus menyalurkannya kepada Masyarakat untuk pemenuhan gizi.

Informasi yang diterima dejurnal.com, warga penerima BLT KKP mengaku pemotongan variatif, ada yang dipotong Rp 600.000, bahkan ada salah satu warga yang mengaku dipotong Rp 1.300.000 dan hanya menerima Rp 500.000 dari Rp 1.800.000 yang seharusnya diterima.

BacaJuga :

Tim Gabungan Pemprov Jabar Tutup Tambang Ilegal di Cianjur

DPRD Kabupaten Cianjur Dukung Rencana Pendirian Sekolah Rakyat

Cuaca Ekstrim, Disparbud Cianjur Larang Wisatawan Berenang di Pantai Selatan

Salah satu penerima manfaat BLT KKP bernama MH mengatakan bahwa pendamping beralasan adanya pemotongan itu untuk dibagikan kembali kepada yang tidak kebagian dan penerima manfaat diminta untuk tidak memberitahukan hal itu kepada siapapun.

“Jangan banyak omong sama orang lain, kalau banyak omong saya ambil kembali,” kata MH kepada dejurnal.com menirukan ucapan pendamping yang melakukan pemotongan.

Hal serupa dialami oleh JG yang hanya menerima BLT KKP sebesar Rp 500.000 dari Rp 1.800.000 yang seharusnya diterima.

“Ya sudahlah, mungkin rezeki saya cuma segini,” cetusnya pasrah.

Sementara hal berbeda dialami GI bersama delapan rekan lainnya yang pernah mengikuti bimbingan teknis (bimtek).

“Dari awal saya mengikuti bimtek , dan dua kali menghadiri bimtek di gedung yang berbeda, anehnya dari sekian banyak orang yang hadir mengikuti bimbingan teknis tidak mendapatkan bantuan, malah dialihkan sama orang lain yang tak hadir di bimtek, yang notabene si penerima manfaat bukan pelaku olahan ikan, dia itu pedagang sayuran di pasar,” ungkap GI dengan nada kesal.

Terkait maraknya pemotongan BLT KKP, Kepala Desa Cipeuyeum Entis saat dikonfirmasi dejurnal.com melalui saluran telepon seluler angkat bicara, Senin (12/10/2020).

“Terkait ini semua, saya akan panggil Jali dan BPD karena kata Jali ini semua sudah di musyawarahkan dengan penerima manfaat untuk dibagikan kembali kepada yang tidak kebagian,” papar Entis.***Ry/Hers/Chand

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: Cianjur
Previous Post

PC PMII Datangi DPRD Purwakarta Pertanyakan Kejelasan Teknis UU Cipta kerja

Next Post

Polres Purwakarta Terus Mengedukasi Dan Membentengi Masyakat Dari Bahaya Narkoba

Related Posts

deBisnis

Ini Besaran UMK 2026 se-Jawa Barat Beserta Daftar Kabupaten dan Kota

Rabu, 24 Desember 2025
BAZNAS Bantu Warga dari Bogor dan Cianjur, Terdampar di Alun-alun Ciamis
deHumaniti

BAZNAS Bantu Warga dari Bogor dan Cianjur, Terdampar di Alun-alun Ciamis

Kamis, 1 Mei 2025
Cianjur Luncurkan Pepeling : Bayar PBB dan Pajak Kendaraan Bermotor di Satu Lokasi
deNews

Cianjur Luncurkan Pepeling : Bayar PBB dan Pajak Kendaraan Bermotor di Satu Lokasi

Selasa, 29 April 2025
Tim Gabungan Pemprov Jabar Tutup Tambang Ilegal di Cianjur
Regional

Tim Gabungan Pemprov Jabar Tutup Tambang Ilegal di Cianjur

Jumat, 18 April 2025
DPRD Kabupaten Cianjur Dukung Rencana Pendirian Sekolah Rakyat
Parlementaria

DPRD Kabupaten Cianjur Dukung Rencana Pendirian Sekolah Rakyat

Selasa, 8 April 2025
Cuaca Ekstrim, Disparbud Cianjur Larang Wisatawan Berenang di Pantai Selatan
deNews

Cuaca Ekstrim, Disparbud Cianjur Larang Wisatawan Berenang di Pantai Selatan

Selasa, 1 April 2025

ADVERTISEMENT

DeepReport

Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

KabarDaerah

PSBB Garut Tidak Diperpanjang, Bisa Tidaknya Shalat Idul Fitri Bersama Dibahas Kemudian

Senin, 18 Mei 2020

Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Sosial Dampak Covid 19

Minggu, 24 Mei 2020

Polsek Cisalak Gelar Operasi Yustisi Dengan Humanis

Selasa, 13 Oktober 2020

Petisi Mosi Tidak Percaya, Warga Desa Sindangraja Tuntut Kepala Desa Mundur

Minggu, 2 Mei 2021

Rujuk Ditolak Mantan Istri, Seorang Pria di Subang Lakukan Kekerasan Berujung di Sel

Selasa, 7 Oktober 2025

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Dekat Jalan Tol Kopo Sukamenak

Sabtu, 30 Mei 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste