• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juli 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Cep Azis : Kutawaringin Zona Hijau, Tetap Ketat Jalankan PPKM 2

bydejurnalcom
Selasa, 23 Februari 2021
Reading Time: 2 mins read
Camat Kutawaringin, Kab. Bandung Drs. Cep Azis Sukandar, M.Si.(Foto : Sopandi/dejurnal.com).

Camat Kutawaringin, Kab. Bandung Drs. Cep Azis Sukandar, M.Si.(Foto : Sopandi/dejurnal.com).

ShareTweetSend

dejurnal.com, Bandung – Camat Kutawaringin, Kabupaten Bandung Drs. Cep Azis Sukandar M.Si mengatakan, salah satu yang menjadi kendala tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Kutawaringin yaitu adanya kegiatan yang menimbulkan  kerumunan.

Azis mencontohkan pasar tumpah di stadion Si Jalak Harupat. “Ini menjadi salah satu kendala. Meski pun sudah diingatkan tapi yang namanya  orang masih saja melanggar. Tapi sekarang sudah dicoba ditutup,” kata Cep Azis di kantornya, Selasa (23/2/2021).

Selain itu, kultur dari masyarakat Kutawaringin,  ada beberapa pesantren yang sering melangsungkan kegiatan keagamaan yang menimbulkan kerumunan.

BacaJuga :

Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo

Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga

340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat

Menurut Cep Azis, meski kultur masyarakat begitu, namun tetap pihaknya berkewajiban menyarankan  pada mereka yang biasa melakukan kegiatan keagamaan: muludan, rajaban, dan lainnya agar  dibatasi atau menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

“Meski sudah jelas diingatkan, tidak boleh lebih dari 50 persen kumpulan orang dari biasanya, tapi tetap saja yang namanya orang. Untuk itu ditekankan selalu patuh 5M. Menci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mobilisasi masa,” kata Cep Azis.

Bersyukur Kecamatan yang membawahi 11 desa ini berstatus zon hijau. Menurut Cep.Azis sejak ada tiga  3 orang terkonfirmasi positif seminggu yang lalu, belum ada lagi kasus positif.

Cep Azis mengaku pihaknya sangat ketat  melakukan monitoring terhadap Posko PPKM di tingkat desa.

Camat menuturkan, atas dasar adanya edaran intruksi Mendagri nomor 3 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dari satuan gugus tugas kecamatan melakukan monitoring dan evaluasi.

“Skala mikro dalam airtian sekarang difokuskan bagaimana pemberdayaan dari posko terpadu di tingkat desa. Pada dasarnya kami dengan unsur tim: dari kepolisaian, TNI, dan Satpol PP, kita mengadakan monitoring, sekaligus menyoaialisasikan dari implementasi  Menteri Dalam Negri nomor 3 tadi sampai tanggal 8 Maret 2021,” terang Cep Azis.

Cep Azis menambahkan, setelah  intruksi Mendagri nomor 3 tahun 2021 tentang PPKM skala mikro,  tanggal 9 Pebruari sudah datang lagi surat berupa pelaksanaan PPKM melalui konteks intruksi Mendagri nomor 4 tahun 2021, yang berlaku mulai hari ini, 23 Februari 2021 sampai dengan 8 Maret 2021,”.beber Cep Azis.

Dengan hal tersebut, kata camat, pihaknya langsung  membuat jadwal di tingkat desa sampai melakukan persiapan posko di tingkat RW atau dusun.

“Tim di kecamatan ini terpadu, dari mulai unsur Koramil, unsur Pol PP Kecamatan, unsur Polsek, dan unsur kesehatan. Ada piket setiap hari, dan ada yg ke lapangan, termasuk menyampaikan surat edaran dan sosialisasi,” kata Cep  Azis.

Sosialisasi kepada masyarakat itu penting, kata Cep Azis   agar menimbulkan penyadaran terhadap masyarakat. “Yang tadinya tidak  menggunakan masker jadi menggunakan masker, dan pentingnya tentang penanganan covid -19, karena masyarakat masih ada yang beranggapan tidak apa-apa. Ini pentingnya masker, untuk menjaga dirinya dan orang lain, karena ada yang terpapar covid-19 tapi tidak bergejala (OTG), ini berbahaya, menularkan ke orang lain, tanpa disadari,” pungkasnya. ***Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Cellica-Aep Dilantik Jadi Bupati dan Wabup Jumat Mendatang

Next Post

Rencana Pembangunan Ponpes di Cibiuk Butuh Bantuan Semua Pihak

Related Posts

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut  kepada Bupati
deNews

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

Senin, 6 Juli 2026
Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan
deNews

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Senin, 6 Juli 2026
Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah
deNews

Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah

Senin, 6 Juli 2026
Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo
deNews

Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo

Senin, 6 Juli 2026
Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga
deNews

Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga

Minggu, 5 Juli 2026
340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat
deNews

340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat

Minggu, 5 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

KabarDaerah

Anggota DPR-RI Fraksi Partai Golkar, H Dadang M Naser Gelar Reses Di Kabupaten Bandung

Jumat, 28 Maret 2025

MPPKG Desak DPRD Garut Bentuk Pansus Guna Telisik Pengangkatan DPKG

Selasa, 11 Maret 2025

Wartawan Media Hadejabar Diduga Dikeroyok Preman Saat Liputan di Subang

Kamis, 10 April 2025

BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pembinaan Ratusan Ustaz dan Ustazah, Begini Pesan Bupati dan Kepala Kemenag

Sabtu, 1 November 2025

Kapolda Jabar Cek Olah TKP Ulang Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Rabu, 25 Oktober 2023

Satres Narkoba Polres Purwakarta Sosialisasi P4GN Di Desa Bojong

Kamis, 24 September 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste