Kamis, 25 Juli 2024
BerandadeNewsBupati Purwakarta Bersama Forkopimda Rakor PPKM Level 3-4 Jawa Bali

Bupati Purwakarta Bersama Forkopimda Rakor PPKM Level 3-4 Jawa Bali

Dejurnal.com, Purwakarta – Bupati Purwakarta didampingi unsur Forkopimda mengikuti Rapat Koordinasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3-4 Jawa dan Bali secara virtual di Aula Janaka.
(Senin 2/8/2021).

Rakor tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan. Dalam arahannya LBP menyampaikan tingkat mobilitas warga mengalami peningkatan dalam minggu terakhir. Langkah penyekatan dan penebalan PPKM tetap perlu dilakukan untuk menahan mobilitas masyarakat keluar rumah, penegakan level 3 dan 4 dilakukan secara tegas dan bagi yang melanggar dikenai sanksi.

Sementara untuk penyaluran bansos baik dari pusat maupun daerah harus semakin digencarkan untuk membantu masyarakat miskin, pekerja harian, dan PKL yang terdampak PPKM. Pemerintah daerah juga diminta agar segera merefocusing anggaran penanganan Covid-19 dengan memfokuskan pada pemberian bansos kepada masyarakat dan peningkatan kapasitas kesehatan untuk penanganan Covid-19.

Untuk tingkat kematian yang meningkat harus segera diatasi dengan mengindetifikasi masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 sehingga dapat dilakukan treatment secara cepat. Aktivitas testing dan tracing, serta mobilisasi terhadap pasien-pasien isoman yang beresiko tinggi ke pusat isolasi terpusat sudah dikerjakan dan akan terus ditingkatkan.

Kedepan harus dilakukan penanganan pandemi Covid-19 dengan menerapkan 5M+3T vaksinasi yang tinggi di 7 aglomerasi dan Provinsi Bali. Diharapkan pemerintah daerah dan pemerintah pusat, TNI, dan Polri bekerja keras untuk mewujudkan strategi itu dapat dicapai dengan cepat. Yaitu dengan memperkuat upaya pencegahan Covid-19 dengan 3T.

Tracing harus dilakukan oleh tim yang dedicated yang melibatkan masyarakat dengan harapan terjadi kegiatan massive dan agresif sehingga dapat mengantisipasi penyebaran yang lebih luas. Dan Treatment isolasi mandiri sebaiknya dilakukan untuk penderita dibawah 50 tahun dengan kekebalan tubuh yang baik.***budi

Anda bisa mengakses berita di Google News

Baca Juga

JANGAN LEWATKAN

TERPOPULER

TERKINI