• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Juli 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Menara Merak Picu Kerumunan, Ponorogo Institute : Jangan Salahkan Bupati Bila PPKM Kembali Level 4

bydejurnalcom
Senin, 23 Agustus 2021
Reading Time: 2 mins read
Menara Merak Picu Kerumunan, Ponorogo Institute : Jangan Salahkan Bupati Bila PPKM Kembali Level 4
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Ponorogo – Sabtu malam minggu atau malam akhir pekan di Ponorogo Jawa Timur kali ini tampak beda dari tahun sebelumnya. Meskipun kondisi di tengah Pandemi, tapi kondisi di Ponorogo tidak begitu menegangkan seperti di kabupaten atau kota lain nya.

Pada Pandemi ini wajah Kota Reog tampak beda, sebuah icon baru kini muncul memancing perhatian warga Ponorogo yakni berdiri nya Monumen Merak yang di hiasi lampu pijar beraneka warna. Monumen ini terletak di jl. Hos Cokroaminoto yakni jalan yang baru saja di Sulap oleh Bupati Sugiri sancoko kini menjadi Pusat icon Kabupaten Ponorogo tepat nya di tengah Kota Ponorogo.

Monumen Merak ini lah yang sempat viral di perbincang kan warga Jawa Timur. Pasal nya pasca berdiri nya Monumen Merak tersebut, beberapa Warga Ponorogo begitu antusias berbondong bondong ingin menikmati suasana malam akhir pekan di temani gemerlap lampu pijar dari Monumen Merak tersebut.

BacaJuga :

Dalih Tutup Pemberitaan, Empat Oknum yang Mengaku Wartawan Diciduk Satreskrim Polres Ciamis

Dua Orang Tersangka Dugaan Pengeroyokan di Kecamatan Cisurupan Berhasil Diamankan Sat Reskrim Polres Garut

Rampak Bedug Baregbeg Bawa Semangat Pelestarian Budaya di PORSADIN VIII

Bahkan Direktur Eksekutif Ponorogo institute, Erlangga Bicky sempat terkejut melihat peristiwa ini yang menimbulkan sebuah Kerumunan yang tepat nya di pusat Kota Ponorogo.

“Waktu itu saya terkejut melihat informasi ini dari kawan di Lapangan, gimana tidak. Kabupaten Ponorogo yang baru saja turun di Level 3, kok ini sudah berani berkerumun tanpa memperhatikan Protokol Kesehatan yang setiap hari nya di kampanye kan oleh Bupati Sugiri sancoko beserta jajaran nya,” jelas Erlangga.

Erlangga Bicky yang saat itu sedang menghabiskan malam akhir pekan di rumah, sangat menyayangkan atas peristiwa tersebut. “Resah itu pasti, artinya Kampanye Protokol Kesehatan yang setiap hari terus di gencar kan itu hanya di anggap seperti jeda iklan di TV, tidak ada manfaatnya. Tentu Saya pribadi sangat menyayangkan bila warga begitu abai dengan Protokol Kesehatan, yaa Meskipun sudah ter vaksin, tapi yaa jangan lupa terhadap Protokol Kesehatan dan tetap jaga Kesehatan Badan,” imbuhnya.

“Pada saat Ponorogo turun di Level 3, saya begitu berterima kasih kepada warga Ponorogo. Artinya mereka sadar akan penting nya Protokol Kesehatan, tapi mengapa Anda tergiur dan goyah ketika icon baru ini berdiri di Kabupaten Ponorogo, hingga menyebabkan Anda lalai terhadap penting nya Protokol Kesehatan,” imbuh Erlangga dengan rasa resah.

Direktur Eksekutif Ponorogo institute mengatakan kalau sampai Ponorogo naik di Level 4, ini bukan salah bupati tapi kembali pada kesadaran diri kita masing – masing. “Jangan salahkan Bupati dan Jajarannya kalau sampai Ponorogo naik lagi pada Level 4. Bila Anda sadar penting nya Protokol Kesehatan di kehidupan sehari hari, tentu nya Anda tidak Berkerumun di sekitar menara merak tersebut. Meskipun Menara merak itu nampak indah pada malam hari, kalau anda sadar terhadap Protokol Kesehatan saya yakin Anda pasti enggan Berkerumun dan tetap di rumah jaga kesehatan,” kata Erlanggga.

Erlangga Bicky juga mengatakan setiap hari Pemkab Ponorogo selalu kampanye Protokol Kesehatan melalui media online hingga di papan reklame, yang sedang di gencar kan saat ini adalah 6M yakni: Mencuci tangan, Menggunakan masker, Menghindari makan bersama, Menghindari kerumunan, Menjaga jarak, Mengirangi mobilitas.***Muh Nurcholis

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

BJB Cianjur Tawarkan Ganti Rugi, Ryan : Bikin Bingung dan Bertele-tele

Next Post

Soroti Kebijakan PNM ULAMM Bakal Lelang Aset Kreditur Macet Saat Pandemi, Pemkab Garut Diminta Turun Tangan

Related Posts

340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat
deNews

340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat

Minggu, 5 Juli 2026
Dukung Sensus Ekonomi 2026, Pemdes Dewasari Ajak Warga Berikan Data yang Akurat
deNews

Dukung Sensus Ekonomi 2026, Pemdes Dewasari Ajak Warga Berikan Data yang Akurat

Minggu, 5 Juli 2026
Bukan Sekadar Seremoni, Harlah FORMAGAT Hadirkan Solusi dan Pelayanan bagi Warga
deNews

Bukan Sekadar Seremoni, Harlah FORMAGAT Hadirkan Solusi dan Pelayanan bagi Warga

Sabtu, 4 Juli 2026
Dalih Tutup Pemberitaan, Empat Oknum yang Mengaku Wartawan Diciduk Satreskrim Polres Ciamis
deNews

Dalih Tutup Pemberitaan, Empat Oknum yang Mengaku Wartawan Diciduk Satreskrim Polres Ciamis

Sabtu, 4 Juli 2026
Dua Orang Tersangka Dugaan Pengeroyokan di Kecamatan Cisurupan Berhasil Diamankan Sat Reskrim Polres Garut
deNews

Dua Orang Tersangka Dugaan Pengeroyokan di Kecamatan Cisurupan Berhasil Diamankan Sat Reskrim Polres Garut

Sabtu, 4 Juli 2026
Rampak Bedug Baregbeg Bawa Semangat Pelestarian Budaya di PORSADIN VIII
deNews

Rampak Bedug Baregbeg Bawa Semangat Pelestarian Budaya di PORSADIN VIII

Sabtu, 4 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

CSR Manggis, Masyarakat Jamali Kademangan Akan Audiensikan ke DPRD Cianjur

Jumat, 13 Desember 2019
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

Juru bicara Aliansi D'Ragam Zamzam Zainulhaq, saat membacakan hasil berita acara FGD di Gedung DPRD Kabupaten Garut, Kamis (23/12/2021).

Aliansi D’Ragam Heran : Kenapa Bupati Garut Statement Begitu?

Sabtu, 25 Desember 2021

Srikandi GPR LSM GBR Garut Selenggarakan Khitanan Massal dan Donor Darah

Jumat, 25 Juli 2025
Foto : Stikes Muhammadiyah Ciamis Gelar Gebyar Ramadhan dengan Menyalurkan Zakat Dosen dan Karyawan

STIKes Muhammadiyah Ciamis, Salurkan Zakat Fitrah 158 Dosen Dan Karyawan

Jumat, 21 Maret 2025

Dishub Kabupaten Garut Merespons Terkait Rencana Penambahan Jalur Kereta Api

Minggu, 13 April 2025

Komunitas Monster Ghecet Jalin Hubungan Komunikasi Dengan Media Online Dejurnalcom

Senin, 4 Mei 2020

Menggali Potensi BUMDes Dari Sektor Pertanian di Cianjur dan Sukabumi

Senin, 20 Juli 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste