Jumat, 19 Juli 2024
BerandadeEdukasiSMPN 1 Pasirjambu Persiapkan PTM, Siswa Mengaku Senang Walau Sedikit Takut

SMPN 1 Pasirjambu Persiapkan PTM, Siswa Mengaku Senang Walau Sedikit Takut

Dejurnal.com, Bandung – Rara Denata siswa kelas 9 SMPN 1 Pasirjambu, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung mengaku senang sekolahnya sedang mempersiapkan untuk Pembelanar Tatap Muka. Ia bersama 9 temannya sedang kerja bakti di sekolahnya, Kamis (2/9/2021).

Mereka ada yang mempergunakan perkakas kebersihan yang ada di sekolah, maupun membawa dari rumah. “Kami lagi bersih-bersih, menyapu, mengepel. Kami masing-masing kelas 10 orang setiap minggu bergiliran, ” kata Rara.

Rara mengaku senang akan adanya PTM, sebab sudah lama tidak bertemu dengan teman-teman sesekolah. Namun, dibalik kegembiraannya ia mengaku ada rasa was-was. “Senangnya bisa ketemu teman-teman, dan bisa belajar lebih fokus. Takutnya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya seraya berharap pandemi covid-19 segera berlalu.

Sementara, Kepala SMPN 1 Pasirjambu Drs. H. Nandang Komara, M. M. Pd, mengaku, menghadapi PTM pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari surat pernyataan orang tua, membuat pos, satgas covid, menyiapkan face shield, hand sanitizer, dan penyemprotan disinfektan di tiap ruangan.

SMPN 1 Pasirjambu memiliki 1228 siswa. Kelas 7 berjumlah 352, kelas 8 berjumlah 348, dan kelas 9 berjumlah 348. Dari jumlah itu kapasitas ruang belajar 30 rumber, dengan 50 tenaga pengajar, terdiri dari 34 PNS, sisanya honorer.

“Setelah semua siap, tinggal tanggal 6 ini mulai diuji coba. Rencananya kelas 7 kelas 8 dan 9. Sesuai yang diintruksikan 25 persen dari jumlah siswa. Jadi rata-rata 12 siswa per kelas, dibagi 3 sesi. 3 jam tanpa istirahat dari jam 7 samoai jam 10 sudah beres, ” terang H. Nandang.

Sementara, Wakasek Kurikulum Dudi Rudiana Setiawijaya, SPd menjelaskan skenario yang akan dijalankan pada Pembelajaran Tatap Muka terbatas.

Rencana untuk PTM terbatas SMPN 1 Pasirjambu dibagi menjadi 4 sesi. Untuk sesi kesatu dan kedua itu dibagi dalam satu hari, tapi untuk yang ketiga dan keempat dalam satu kelas berarti di minggu selanjutnya.
“Jadi hanya 25 persen sesuai anjuran untuk katagori status zona yang masih di level 3,” katanya.*** Sopandi

Anda bisa mengakses berita di Google News

Baca Juga

JANGAN LEWATKAN

TERPOPULER

TERKINI