• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Januari 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deBisnis

Petani Ciamis Heboh, Beredar Pupuk NPK Diduga Palsu

bydejurnalcom
Kamis, 10 Maret 2022
Reading Time: 2 mins read
Petani Ciamis Heboh, Beredar Pupuk NPK Diduga Palsu
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Ciamis – Petani Kecamatan Purwadadi dan Kecamatan Banjarsari dihebohkan dengan beredarnya pupuk diduga palsu jenis NPK atau yang sering di kenal petani pupuk PHONSKA,(8/3/2022).

Giatman warga Desa Sindangasih Dusun Gedungdamar Kecamatan Banjarsari, mengatakan “Kejadiannya berawal dari kelangkaan pupuk, beli pupuk susah harus ada kartu tani, dan itu juga di batasi,terus ada yang nawarin pupuk PHONSKA ke rumah ber merk Kanada dengan harga Rp.100.000/ karung dengan berat 50 kg, lebih murah dari pupuk yang ada di pasaran, saya beli sebanyak 6 karung, sekitar 3 kwintal,” tuturnya

“Ada kecurigaan saya waktu itu penjual datang mengirim pupuk, selalu malam sekitar jam 19:00 kadang lewat jam tersebut, mereka menawarkan kesetiap petani yang punya garapan sawahnya luas,” katanya.

BacaJuga :

Pupuk Diduga Palsu Beredar, Tokoh Masyarakat Lakbok Minta APH Segera Sikapi

Mmenurutnya, saat pupuk ditabur kesawah, pertumbuhan padi kurang baik, bibit padi kurang beranak dan daunya memerah. “Kami sangat kecewa dengan hasil tersebut, dan akhirnya mau tidak mau kami beli pupuk yang mahal di kios resmi,” katanya.

Giatman penasaran dengan pupuk tersebut, lalu dirinya memasukannya kedalam ember berisi air dan ternyata pupuk tersebut berubah warna menjadi putih.

“Warna merahnya luntur, sedang yang kristalnya menyerupai pasir putih, pernah saya coba untuk memupuk pohon jagung hasilnya tidak ada perubahan sama sekali, setelah satu minggu, saya cek lagi ternyata pupuk tersebut masih ada tidak hancur,” pungkasnya.

Terkait kejadian ini, Dudung, Kabid PSP Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis mengaku mendapat laporan bahwa ada penjual pupuk yang menawarkan barang dagangannya dengan harga murah saat mengunjungi BPP Purwadadi dan BPP Banjarsari, bulan Januari 2022 lalu.

“Biasanya para pengedar pupuk palsu mencampur pupuk tersebut dengan tanah liat, ada juga yang memakai lumpur, namun kasus yang ini kayaknya mereka menggunakan campuran pasir putih,” katanya saat ditemui diruang kerjanya.

Dia berharap Petani menelusuri terlebih dahulu sumbernya sebelum membeli, “Pupuk ini (palsu) tidak ada manfaatnya untuk tumbuhan, harus diketahui oleh masyarakat, pupuk asli posturnya lebih besar seperti gabah, atau kacang hijau,” ujarnya.

Dudung menambahkan untuk pupuk subsidi ada pergeseran SK antara tahun sebelum ke tahun berikut, sehingga pihaknya harus menunggu alokasi dari Pusat ke Provinsi yang diteruskan ke Kabupaten, lalu disalurkan ke tiap Kecamatan.

“Sekarang SK tidak langsung terbit, tapi perlu ada waktu, minimal sekitar tiga hari, jadi kepada para petani mohon sabar,” pungkasnya.***Jepri Tio

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: pupuk palsu
Previous Post

Ini Alasan Bupati DS Naikan Insentif RT, RW dan Linmas

Next Post

Buka Rakernis, Kapolri Tekankan Brimob Harus Jadi Teladan di Masyarakat dan Institusi

Related Posts

Polres Ciamis Sudah Panggil Penjual dan Terus Dalami Kasus Peredaran Diduga Pupuk Palsu
deNews

Polres Ciamis Sudah Panggil Penjual dan Terus Dalami Kasus Peredaran Diduga Pupuk Palsu

Kamis, 24 Maret 2022
deNews

Ini Pejelasan Penjual Pupuk Kanada Phonska Diduga Palsu di Ciamis

Jumat, 18 Maret 2022
Petani Ciamis Sebut Beli Pupuk Harga Murah Diantar Malam Hari, Ternyata Jelek dan Diduga Palsu
deBisnis

Petani Ciamis Sebut Beli Pupuk Harga Murah Diantar Malam Hari, Ternyata Jelek dan Diduga Palsu

Rabu, 16 Maret 2022
Pupuk Diduga Palsu Beredar, Tokoh Masyarakat Lakbok Minta APH Segera Sikapi
deNews

Pupuk Diduga Palsu Beredar, Tokoh Masyarakat Lakbok Minta APH Segera Sikapi

Jumat, 11 Maret 2022

ADVERTISEMENT

DeepReport

FPPG Tuding Potongan Massal Zakat TPG 2,5% Tanpa Persetujuan Muzaki, Sekda Garut : Saya Akan Tanya Kadisdik

Kamis, 29 April 2021

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023

KabarDaerah

Gugat Cerai Bupati Purwakarta Masuk Sidang Kelima

Rabu, 16 November 2022
Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar bersama Gubernur Jabar saat menjenguk salah satu korban insiden Pesta Rakyat Garut

Sampaikan Duka Mendalam Atas Insiden Pesta Rakyat, Ketua DPRD Garut : Manusia Punya Rencana, Tuhan Berkehendak

Sabtu, 19 Juli 2025

Pemkab Purwakarta Siap Gelar Festival Manggis 2020

Jumat, 13 Maret 2020

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Purwakarta Antisipasi Kepulangan Pekerja Migran

Selasa, 4 Mei 2021

Guna Pendisiplinan Protokol Kesehatan Polres Garut Bagikan Masker Gratis

Kamis, 10 September 2020

Tak Sedap Dipandang Mata, Sampah Menggunung di Pinggir Jalan Menuju Panjalu

Kamis, 21 Januari 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste