• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juli 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Sosialisasi Pembangunan Rumah Anti Gempa Berujung Ricuh, Ketua LSM Barak Cianjur Angkat Bicara

bydejurnalcom
Kamis, 29 Desember 2022
Reading Time: 3 mins read
Sosialisasi Pembangunan Rumah Anti Gempa Berujung Ricuh, Ketua LSM Barak Cianjur Angkat Bicara
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Cianjur, – Sosialisasi Pembangunan Rumah Anti Gempa, yang di gelar di Gedung PGRI. Jl. Pangeran Hidayatullah No. 129 Limbangansari- Cianjur, pada hari Jumat, 23 Desember 2022 lalu berujung ricuh. Pasalnya, masyarakat korban gempa menolak pembangunan rumah di kerjakan oleh pihak ketiga.

Video kericuhan pun menyebar di media sosial serta mendapat tanggapan dari berbagai kalangan, salah satunya dari Ketua LSM Barak Indonesia Markas Daerah Cianjur, Irwan Setiadi, ST.

“Pada saat kejadian saya berada di lokasi bersama rekan- rekan dan masyarakat yang mendapat undangan melalui desa nya masing- masing, kita pun pada saat itu tidak sedang dalam pengaruh alkohol, adapun kericuhan itu terjadi karena penolakan masyarakat yang tidak mau proses pembangunan rumahnya di kerjakan oleh pihak ketiga, mereka ingin rumahnya di bangun sendiri,” bebernya, Rabu (28/12/2022).

BacaJuga :

Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo

Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga

340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat

Lanjut Irwan, pada saat itu kita pun mempertanyakan ini kegiatan apa? Panitianya Siapa? Kegiatan ini dasarnya apa? terkait pertanyaan itu, tak satupun dari narasumber yang bisa menjawab, yang ada kegiatan tersebut cenderung menggiring pelaksanaan pembangunan rumah anti gempa dilaksanakan oleh pihak ketiga. “Hal itulah yang membuat acara berakhir ricuh,” tandasnya.

Menurut rwan Setiadi, ST, dirinya pribadi menjadi korban dari bencana alam gempa bumi ini, suatu kewajaran ketika bertanya tentang legalitas kegiatan tersebut kepada pihak yang ada di lokasi, dengan bertanya seperti itu tidak lantas menilai kami sebagai preman apalagi diisukan kami sedang dalam pengaruh alkohol, dengan tuduhan tersebut jelas kami tidak terima.

“Sekali lagi kami tekankan pertanyaan yang kami lontarkan wajar- wajar saja, apalagi di lokasi ada orang PUPR, dari Perkimtan bahkan ada yang mengaku dari Kementerian PUPR yang lebih aneh lagi ada perangkat Desa yang tidak mengerti tentang rumah tahan gempa menjadi narasumber,” ungkapnya.

Irwan menambahkan pandangannya sebagai sosial kontrol, rasanya ini sebuah kejahatan yang menyelinap dengan mengatasnamakan instansi pemerintah. “Di sini kita semua yang berdiri di sosial kontrol kita jangan berdiam diri. Hukumnya wajib kita ikut berperan mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwasannya regulasi dan mekanisme tidak seperti yang di sampaikan oknum kemarin yang ada di lokasi,” tandasnya.

Irwan menegaskan, pihaknya selaku LSM BARAK INDONESIA akan terus mengawal dan mempertanyakan bagaimana sampai bisa terselenggara acara tersebut, sampai pemangku wilayah di sini Camat Cianjur sendiri tidak mengetahui, ini kegiatan tentang apa dan mensosialisasikan apa.

“Kita harus sadar ini bencana, bawasannya masyarakat hanya bisa memasrahkan masa depannya ke pihak pemerintah, jadi pemerintah juga harus pandai merangkul dan meraih empati masyarakat. Jangan malah berbalik membuat masyarakat makin bimbang akan masa depannya. Pemerintah juga harus mau dan berani serta mengajak elemen masyarakat untuk mensosialisakan tentang bantuan bantuan tersebut. Saya di sini, pemerintah akan sangat terbantu dan akan jauh dengan kegaduhan. Dengan syarat pelibatan elemen masyarakat tersebut harus benar- benar elemen masyarakat yang memang berkompeten di bidang tersebut. Bahkan saya yakin pemerintah juga melihat fakta di lapangan elemen masyarakat secara tidak langsung sudah ikut terlibat,” paparnya.

Irwan pun menyarankan kepada Bupati Cianjur jangan terlalu mengeluarkan statemen yang kurang bisa di terima di hati masyarakat.

“Saya yakin ketika kerjasama Pemda, instansi terkait dan melibat kan elemen masyarakat, ini akan menjadikan sebuah kebersamaan yang hakiki dan kinerja pemerintah akan di terima dengan kepuasan yang tinggi oleh masyarakat. “Mungkin seperti itu, saya selaku ketua LSM BARAK INDONESIA MARKAS DAERAH CIANJUR, agar Cianjur kita ini cepat bangkit seperti yang di gadang- gadangkan oleh pemerintah sendiri. Jangan menjadikan momen ini menjadi sebuah prestasi jelek oleh pemerintah. Saya juga menghimbau kepada instansi kepolisian sendiri, jangan segan segan menindak oknum yang bermain dengan bantuan bantuan tersebut. Saya rasa dengan kebersamaan dan kerja sama pihak-pihaj terkait dan dilibatkannya elemen masyarakat, musibah ini akan segera teratasi bersama sama. Jangan ada pembiaran ketika ada oknum yang menyalah gunakan kewenangannya , sehingga semena mena kepada masyarakat khususnya masyarakat yang terdampak bencana ini. Kita sikapi dengan cerdas dan cermat serta berperan aktif agar bencana ini cepat teratasi. Semoga pendapat saya ini bisa di jadikan pertimbangan oleh pemerintah dan sampai ke instansi- instansi yang memang di tunjuk untuk menangani hal ini. Dan semoga di jadikan sebuah pertimbangan agar semua berjalan lancar tanpa ada oknum jahat yang berkeliaran memanfaatkan situasi dengan mencari keuntungan pribadi,” pungkasnya.

Ditemui secara terpisah, Kabid Perumahan Dinas Perkimtan Kabupaten Cianjur, Kholis Mukhlis saat dimintai tanggapan terkait isu pembangunan rumah anti gempa cenderung enggan menjawab.

“Aduhh, maaf pak, terkait itu saya tidak bisa berbicara banyak, takut salah, karena juklak juknisnya pun sedang dalam penyusunan,” jawabnya singkat.***(Her)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Kapospam Letter U Gentong, Berikan Motor Dinasnya Untuk Bantu Awak Bus Budiman Yang Mogok

Next Post

Pastikan Kondisi Fit, Dokkes Polri Cek Kesehatan Personel Pos Pam Ops Lilin Lodaya 2022

Related Posts

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut  kepada Bupati
deNews

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

Senin, 6 Juli 2026
Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan
deNews

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Senin, 6 Juli 2026
Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah
deNews

Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah

Senin, 6 Juli 2026
Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo
deNews

Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo

Senin, 6 Juli 2026
Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga
deNews

Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga

Minggu, 5 Juli 2026
340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat
deNews

340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat

Minggu, 5 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

KabarDaerah

Kuasa Hukum YBHM, Dadan Nugraha : Klaim Kepemilikan Melalui Prosedur Administratif Tak Menghapus Status Wakaf

Kamis, 15 Januari 2026
Kepala Bagian Hukum dan Persidangan DPRD Kabupaten Garut, Asep Noor Hidayat

DPRD Kabupaten Garut Persiapkan Agenda Rapat Paripurna Sambut Bupati dan Wakil Bupati Setelah Dilantik

Rabu, 19 Februari 2025

NPCI Ciamis Dilantik, Siap Cetak Atlet Disabilitas Berprestasi

Kamis, 22 Oktober 2020

Pasca Ops Ketupat, Polsek Pusakanagara Gelar Ops Yustisi Gaktibplin Protokol Kesehatan Covid-19

Minggu, 23 Mei 2021
Sekretaris Desa Cilame, Acu Sumarna

Cilame, Ingin Jadi Kawasan Desa Wisata di Kabupaten Bandung

Kamis, 20 Oktober 2022

Saung Bee And Tree Coffee Pangauban, Tampung Kopi Pacet

Sabtu, 6 Oktober 2018

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste