Dejurnal.com, Sukabumi – Warga Desa Kabandungan digegerkan dengan adanya peristiwa anak remaja yang tenggelam dan belum ditemukan di salah satu Curug (air terjun) Betem Sentral sekitar 1 km dari Curug Sentral 2 Kp Cibeureum Jayanegara, Desa Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (27/4/2023).
Informasi yang dihimpun anak remaja malang tersebut berinisial Raj Pa, putra Almaliki bin Ujang Candra Mustopa, kelahiran Sukabumi tanggal 28 Januari 2009.
Menurut saksi, sekitar jam 12.30 WIB, beberapa anak remaja berekreasi mandi di sekitaran Curug Betem Sentral Kabandungan. Pukul 13.00 WIB, air terjun yang dipakai berenang oleh korban dan teman-temannya merupakan air terjun yang tak biasa dikunjungi pelancong, jarak dari curug sentral 2 sekitar satu kilometer.
Korban dan temannya loncat di atas ke dalam Curug, tiba – tiba korban tertarik arus air lalu di tolong oleh kedua rekannya dan ketiganya ikut hanyut, namun dua orang berhasil menyelamatkan diri dari derasnya arus, sedangkan korban Raja Pahel terbawa arus.
Diketahui, korban Raja Pahel warga Kp. Parabon, Desa Berekah, Kecamatan Bojong Genteng.
Pihak terkait berkoordinasi dengan Koramil Kalapanunggal, Polsek, P2BK, Pemdes, dan Tagana serta Satpol PP turun ikut mencari korban tenggelam. Namun sampai saat ini korban belum ditemukan.
Kemungkinan upaya pencarian masih terus akan dilakukan sampai malam hari atau sampai dinyatakan berhenti mencari oleh pihak berwenang.
Sementara itu, pihak pengelola Curug 2 Sentral belum bisa dikonfirmasi untuk meminta kejelasan adanya anak remaja tenggelam.***Aldy