• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Kamis, Mei 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Penelitian Doktoral UI Ungkap Potensi Susu Kambing Peranakan Etawa sebagai Pelindung Lambung

bydejurnalcom
Rabu, 25 Juni 2025
Reading Time: 2 mins read
Penelitian Doktoral UI Ungkap Potensi Susu Kambing Peranakan Etawa sebagai Pelindung Lambung
ShareTweetSend

Dejurnal,- Universitas Indonesia (UI) kembali menorehkan capaian ilmiah melalui penelitian inovatif di bidang biomedik.

Penelitian dilakukan Doktoral Fakultas Kedokteran UI yang juga merupakan dosen tetap STIKes Muhammadiyah Ciamis prodi Teknologi Laboratorium Medis, Atun Farihatun, S.K.M., M.K.M., di bawah bimbingan tim promotornya, Prof. Kusmardi, M.Si., Dr. Ari Estuningtyas, M.Biomed., dan Prof. Mohd Nazil Salleh, Ph.D., dari Fakultas Kedokteran UI, berhasil mengungkap potensi susu kambing Peranakan Etawa sebagai agen gastroprotektif atau pelindung lambung.

Disertasi dipresentasikan dalam ujian promosi doktor yang digelar pada 24 Juni 2025 di Fakultas Kedokteran UI. Temuan tersebut menjadi langkah awal menjanjikan dalam pemanfaatan sumber daya hayati loka khususnya susu kambing Peranakan Etawa sebagai pendekatan alami dalam pengobatan radang lambung dan gangguan pencernaan.

BacaJuga :

No Content Available

Atun Farihatun, S.K.M., M.K.M., menjelaskan penelitian yang dilakukannya dilatarbelakangi oleh tingginya prevalensi radang lambung secara global, serta prediksi peningkatan kasus di masa mendatang.

“Jika tidak ditangani dengan tepat, radang lambung dapat berkembang menjadi komplikasi serius, seperti gastritis atrofi kronis, metaplasia lambung, anemia defisiensi besi, perdarahan hingga risiko kanker lambung,” ujarnya Rabu (25/06/2025)

Dosen tetap STIKes Muhammadiyah Ciamis prodi Teknologi Laboratorium Medis mengungkapkan studi pra-klinis dilakukan dengan menggunakan tikus jenis Sprague Dawley yang diinduksi dengan etanol 80% sehingga menimbulkan peradangan lambung.

“Setelah mengalami peradangan lambung kami berikan susu kambing Peranakan Etawa secara oral selama 30 hari dalam tiga dosis berbeda: 0,5 ml, 1 ml, dan 1,5 ml per hari,” ungkapnya

Dikatakan Atun pengujian dilakukan secara menyeluruh menggunakan pendekatan genomik dan proteomik, termasuk, analisis kandungan senyawa aktif menggunakan LC-MS (Liquid Chromatography–Mass Spectrometry), simulasi molekuler (in silico), serta pemeriksaan biomarker peradangan dan imunologi: IL-10, IL-6, TNF-α, COX-2, iNOS, serta sel T CD4+ dan CD8+.

“Hasil penelitian yang kami lakukan menunjukkan susu kambing Peranakan Etawa memiliki efek protektif yang signifikan pada mukosa lambung, antara lain meningkatkan kadar IL-10, yaitu sitokin antiinflamasi utama; menurunkan kadar IL-6 dan TNF-α, dua mediator utama dalam proses peradangan; menghambat ekspresi COX-2 dan iNOS, enzim pemicu inflamasi mukosa lambung; serta meningkatkan proporsi sel CD4+ dan CD8+, yang berperan dalam regulasi sistem imun selama fase peradangan akut,” paparnya.

Ditambahkan Atun dari hasil penelitian juga teridentifikasi sejumlah senyawa aktif dalam susu kambing Peranakan Etawa di antaranya N1-(3-chlorophenyl)-2-\[2-(trifluoromethyl)-4-quinolyl] hydrazine-1-carboxamide, D-(+)-Maltose, dan α-Lactose yang menunjukkan afinitas ikatan tinggi terhadap protein target inflamasi dalam simulasi molecular docking.

“Dengan bukti ilmiah ini, susu kambing Peranakan Etawa tidak hanya bernilai sebagai sumber nutrisi, tetapi juga memiliki potensi sebagai bahan dasar terapi alami untuk radang lambung,” imbuhnya.

Atun menegaskan disertasi yang dilakukan memberikan landasan penting bagi pengembangan produk susu fungsional yang terstandarisasi, serta membuka peluang untuk penelitian lanjutan dalam bentuk uji klinis pada manusia.

“Universitas Indonesia, melalui Fakultas Kedokteran, terus berkomitmen untuk mengembangkan riset translasi berbasis kekayaan alam Indonesia yang berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat dan kemajuan ilmu pengetahuan,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: doktoral UIPelindung LambungSusu Kambing
Previous Post

Ciamis Ukir Sejarah, Raih Medali Emas Perdana di MTQH XXXIX Jawa Barat 2025

Next Post

KADIN Garut Menuju Masa Depan Ekonomi Inklusif : Ahmad Bajuri Apresiasi Terpilihnya H. Ir. Rajab Secara Aklamasi

Related Posts

No Content Available

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dana CSR Perusahaan Kandang Ayam Manggis Kepada Warga Jamali Belum Signifikan?

Minggu, 3 November 2019

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019

KabarDaerah

PUPR Garut : Saluran Irigasi Dapat Dimanfaatkan Dukung Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 6 Desember 2025

Warga Desa Ciwareng Dukung Program Pemerintah Alih Pungsi Lahan Menjadi Lebih Produktif

Sabtu, 19 September 2020

Tatang Gantikan Dasep Jabat Ketua APDESI Purwakarta

Rabu, 9 Februari 2022

Bulan Kedua, Para Anggota DPRD Garut Telat Gajian

Sabtu, 5 Oktober 2019

Polres Subang Selidiki Pembunuhan Ibu-Anak Dimasukan Bagasi Mobil

Rabu, 18 Agustus 2021

Pisah Sambut Kapolres Subang Dari AKBP Teddy Fanani Ke AKBP Aris Kurniawan

Sabtu, 19 September 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste