• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in GerbangDesa

Transformasi Digital Desa : DPMD Garut Dorong Kerja Sama Antardesa yang Transparan dan Progresif

bydejurnalcom
Kamis, 10 Juli 2025
Reading Time: 2 mins read
Transformasi Digital Desa : DPMD Garut Dorong Kerja Sama Antardesa yang Transparan dan Progresif
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut terus memperkuat tata kelola pemerintahan desa melalui pendekatan digital dan kolaboratif. Salah satu upaya konkret dilakukan lewat sosialisasi fasilitasi kerja sama antardesa, yang bertujuan untuk menciptakan sistem pemerintahan desa yang lebih transparan, terukur, dan berbasis teknologi informasi.

Kepala Bidang Kerja Sama Antar Desa, Asep Purnama Alam, dalam wawancaranya pada Rabu (9/7/2025), mengungkapkan bahwa DPMD saat ini tengah menggenjot penerapan sistem digital dalam perencanaan hingga pengelolaan anggaran desa. Sistem ini tidak hanya mendukung efisiensi birokrasi, tetapi juga mengurangi risiko penyimpangan administrasi.

“Melalui sistem APBDes digital, kita ingin memastikan bahwa proses perencanaan dan pengadaan barang dan jasa tidak lagi dilakukan secara manual. Ini bagian dari langkah pencegahan penyimpangan oleh oknum, serta untuk meningkatkan akuntabilitas,” ujar Asep.

BacaJuga :

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

SELAMAT JALAN BANG RACHMAN S. HAKIM, NAMAMU MUNGKIN TELAH TIADA DI RUANG REDAKSI, TETAPI JEJAK PERJUANGANMU AKAN ABADI

Yudha Soroti 132 Ribu Peserta BPJS Garut Dinonaktifkan, Desak Perbaikan Data Sebelum Warga Miskin Jadi Korban

Asep menegaskan bahwa digitalisasi bukan berarti mengabaikan kearifan lokal yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat desa. Justru, sistem digital dirancang untuk memperkuat apa yang sudah berjalan dengan baik, sekaligus mempercepat transformasi desa agar lebih adaptif terhadap perubahan zaman.

Namun diakuinya, keterbatasan infrastruktur dan penyedia layanan digital di desa masih menjadi tantangan utama. Untuk itu, DPMD mengambil peran aktif sebagai fasilitator, terlebih sejak perubahan status kecamatan yang kini menjadi satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

“Program pusat datang seperti hujan deras. Kalau tidak direspons dengan kesiapan dari para Kasi PMD dan Sekretaris Desa, akan ada potensi ketidakteraturan dalam implementasi kegiatan,” imbuhnya.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Asep menyoroti pentingnya kerja sama antar desa dalam dua sektor utama: pengelolaan keuangan dan aset desa. Menurutnya, dua aspek ini menjadi fondasi penting dalam membentuk sinergi pembangunan desa yang produktif.

“Misalnya dalam pengelolaan aset, jangan sampai Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) hanya mewarisi eks PNPM Mandiri yang tidak berkembang. Kita dorong Bumdesma untuk bisa bergerak lintas kecamatan,” jelasnya.

Tak hanya sebatas internal, kerja sama dengan pihak ketiga seperti koperasi, lembaga keuangan, atau investor lokal juga sangat dibutuhkan. Tujuannya adalah mempercepat peningkatan Pendapatan Asli Desa (Peades), yang selama ini masih bergantung pada Dana Desa.

“Kalau hanya mengandalkan Dana Desa, peningkatan ekonomi butuh waktu panjang. Kolaborasi strategis—misalnya di sektor wisata, pengelolaan sumber daya alam, atau usaha mikro—bisa menjadi solusi,” tambah Asep.

Mengacu pada Permendagri Nomor 96 Tahun 2017 tentang Kerja Sama Desa, Asep menekankan pentingnya transparansi dan kesetaraan dalam menjalin kerja sama, baik antar desa maupun dengan mitra eksternal. Setiap bentuk kerja sama harus dituangkan dalam perjanjian resmi, lengkap dengan hak, kewajiban, dan mekanisme teknis seperti pengadaan barang dan jasa.

“Jika kerja sama datang dari pihak ketiga, mereka wajib mengajukan proposal resmi. Desa punya hak penuh untuk menerima atau menolak. Tidak boleh ada paksaan atau monopoli,” tandasnya.

Sebagai bentuk pengawasan, DPMD Garut berkomitmen untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap setiap bentuk kerja sama yang telah berjalan. Proses ini mencakup evaluasi kelembagaan seperti Bumdesma, koperasi desa, dan seluruh instrumen kolaborasi yang ada.

Akhir dari semua ini, menurut Asep, adalah terciptanya desa yang mandiri, produktif, dan mampu membangun dari dalam. Dengan dorongan sistem digital yang semakin kuat serta semangat gotong royong dan kolaborasi lintas desa, tata kelola pemerintahan desa di Garut diharapkan menjadi model pembangunan desa yang modern namun tetap berpijak pada nilai-nilai lokal.**Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Rakornis TMMD

Next Post

PASTI MANIS, di Kelurahan Sindangrasa, Hadirkan Kemudahan Urus Adminduk

Related Posts

LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang
deNews

LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang

Jumat, 9 Oktober 2026
PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis,  Kesepakatan 10 Partai Dinanti
deNews

PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis, Kesepakatan 10 Partai Dinanti

Jumat, 9 Oktober 2026
Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah  Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh
dehukum

Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh

Jumat, 9 Oktober 2026
UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis
deNews

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

Jumat, 9 Oktober 2026
SELAMAT JALAN BANG RACHMAN S. HAKIM, NAMAMU MUNGKIN TELAH TIADA DI RUANG REDAKSI, TETAPI JEJAK PERJUANGANMU AKAN ABADI
deNews

SELAMAT JALAN BANG RACHMAN S. HAKIM, NAMAMU MUNGKIN TELAH TIADA DI RUANG REDAKSI, TETAPI JEJAK PERJUANGANMU AKAN ABADI

Jumat, 9 Oktober 2026
Yudha Soroti 132 Ribu Peserta BPJS Garut Dinonaktifkan, Desak Perbaikan Data Sebelum Warga Miskin Jadi Korban
deNews

Yudha Soroti 132 Ribu Peserta BPJS Garut Dinonaktifkan, Desak Perbaikan Data Sebelum Warga Miskin Jadi Korban

Jumat, 9 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

SP3T Bersama Kodim 0613 Ciamis Berdayakan Petani Lokal Dalam Penyaluran BPNT

Kamis, 15 April 2021

Sedih! Cagar Budaya Garut Baru Tiga, Satria Ratna : Masyarakat Harus Diberi Pemahaman Tentang Cagar Budaya

Minggu, 16 Juli 2023

Forum Warga Penggarap Lahan Eks HGU PT. Condong Desak Pembatalan SK Bupati Tentang Penetapan Subjek Redistribusi Tanah

Kamis, 18 Desember 2025

Sekretariat DPRD Garut Siap Optimalkan Kinerja Hadapi New Normal

Minggu, 7 Juni 2020

Pekerja Migran Indonesia Asal Subang Meninggal di Malaysia Akibat Sakit

Jumat, 21 Mei 2021

Penyerahan Alsintan di Ciamis, Bupati Herdiat Tegaskan Irigasi dan Leuwi Keris Jangan Jadi Proyek Tanpa Manfaat

Jumat, 19 Desember 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste