• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juli 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Warga Garut Ini Keluhkan Daerahnya Penghasil Listrik Namun Malam Hidup Dalam Bayang Kegelapan

bydejurnalcom
Selasa, 5 Agustus 2025
Reading Time: 2 mins read
Warga Garut Ini Keluhkan Daerahnya Penghasil Listrik Namun Malam Hidup Dalam Bayang Kegelapan
ShareTweetSend

Dejurnal.com , Garut — Di tengah gencarnya wacana pembangunan dan kemajuan energi terbarukan, ironisnya masyarakat Padaawas Karyamekar, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut justru bergulat dalam gelap dan jalan yang berlubang, Selasa (5/8/2025).

Di sinilah, suara rakyat kecil menggema lewat sosok Jajang Apad, Ketua Umum Gabungan Masyarakat Padaawas Karyamekar (GMPK), yang akhirnya angkat bicara lantang mewakili keresahan kolektif warga yang tak lagi bisa ditahan.

Sudah lebih dari tiga minggu, keluhan demi keluhan bermunculan: jalan rusak parah, minimnya fasilitas dasar, hingga ketiadaan penerangan jalan umum (PJU) yang menciptakan malam yang penuh ketakutan. Namun, sejauh ini, semua hanya berujung pada diam tak ada langkah konkret dari pemerintah, tak ada telinga yang benar-benar mendengar.

BacaJuga :

Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo

Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga

340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat

“Saya ini bingung. Katanya ada keputusan dari pemerintah, tapi nggak jelas. Mau apa sih Garut ini? Katanya untuk masyarakat, tapi masyarakat nggak pernah dilibatkan. DPRD ke mana? Kenapa tidak ada hasil konkret yang bisa dirasakan masyarakat di bawah?” Jajang Apad, dengan nada geram.

Kegeraman Jajang bukan tanpa alasan. Daerah Padaawas Karyamekar merupakan wilayah strategis yang menopang operasional pembangkit panas bumi (geothermal) sumber energi yang menerangi ribuan rumah di luar daerah mereka. Namun, justru mereka yang tinggal di sumber energi tersebut harus berjalan di atas aspal hancur dan hidup dalam gelap gulita saat malam tiba.

“Listrik dari panas bumi itu katanya dari daerah kami. Tapi kenapa kami justru hidup dalam gelap? Kalau malam gelap gulita, anak-anak takut, orang tua waswas, takut maling. Ini bukan hidup yang layak,” tegasnya.

Bagi warga, kondisi ini bukan lagi soal kenyamanan, tapi soal keselamatan. Tanpa lampu jalan, kecelakaan rawan terjadi. Tanpa pengawasan visual yang memadai, kejahatan mengintai. Ketakutan dan trauma menjadi teman sehari-hari mereka.

Jajang juga menyoroti diamnya para wakil rakyat. DPRD, menurutnya, telah gagal menjadi jembatan aspirasi. Keputusan-keputusan yang berdampak pada masyarakat datang dari atas tanpa diskusi, tanpa musyawarah, dan tanpa empati terhadap realitas di bawah.

“Kenapa masyarakat seperti disingkirkan? Seolah-olah suara kami tidak penting. Padahal, yang merasakan dampaknya itu kami. Jalan rusak, nggak ada PJU, layanan dasar saja tidak terpenuhi. Ini mau dibawa ke mana Garut?” ujarnya, penuh keprihatinan.

Lebih lanjut, GMPK akhirnya memaksa terbukanya jalur komunikasi. Setelah upaya koordinasi yang panjang, mereka dijadwalkan akan bertemu dengan pihak sekretariat DPRD Garut pada hari Jumat mendatang. Pertemuan ini menjadi harapan terakhir agar suara warga tidak lagi dipendam, melainkan dijadikan dasar perubahan.

Jajang tidak meminta yang muluk-muluk. Ia hanya menginginkan pejabat turun langsung ke lapangan, menyaksikan kondisi jalan yang rusak, merasakan gelapnya malam tanpa PJU, dan mendengar langsung suara rakyat dari mulut pertama, bukan dari laporan yang dibungkus rapi.

“Saya minta kepada pemerintah, tolong lihat kami. Jangan cuma duduk di kantor. Turun ke lapangan, lihat jalan kami, rasakan malam hari di sini tanpa penerangan. Baru bisa mengerti bagaimana kami hidup,” pungkasnya.**Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Program Desa Bersinar Dicanangkan di Garut, Para Kades Bersiap Dites Urine

Next Post

PKAT Dinkes, Sinergi Deteksi Dini Kesehatan Anak Menuju Keluarga Sehat dan Ciamis Berkelanjutan

Related Posts

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut  kepada Bupati
deNews

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

Senin, 6 Juli 2026
Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan
deNews

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Senin, 6 Juli 2026
Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah
deNews

Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah

Senin, 6 Juli 2026
Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo
deNews

Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo

Senin, 6 Juli 2026
Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga
deNews

Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga

Minggu, 5 Juli 2026
340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat
deNews

340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat

Minggu, 5 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

KabarDaerah

Foto : area foodcourt alun alun Ciamis

Revitalisasi Alun-Alun Ciamis Timur Selesai, Siap Diresmikan Bupati.

Minggu, 13 April 2025

60 Persen eks Karyawan Danbi Kena PHK Berstatus Janda, Ketua DPRD Garut : Ini Kado Terburuk Jelang May Day

Minggu, 27 April 2025

Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung Penghargaan Program Guru Ngaji Jadi Pemicu Semangat Anggota Dewan

Kamis, 13 Juli 2023

Semarakan Malam Takbiran, Pemkab Purwakarta Gelar Festival Dulag

Minggu, 30 Maret 2025

Bravo Komando Peduli Dampak Covid-19 Dengan Berbagi Sembako

Sabtu, 18 April 2020

Pemkab Purwakarta Gelar Musrenbang Perubahan RPJMD Dampak Dari Covid-19

Rabu, 30 September 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste