• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Warga Garut Ini Keluhkan Daerahnya Penghasil Listrik Namun Malam Hidup Dalam Bayang Kegelapan

bydejurnalcom
Selasa, 5 Agustus 2025
Reading Time: 2 mins read
Warga Garut Ini Keluhkan Daerahnya Penghasil Listrik Namun Malam Hidup Dalam Bayang Kegelapan
ShareTweetSend

Dejurnal.com , Garut — Di tengah gencarnya wacana pembangunan dan kemajuan energi terbarukan, ironisnya masyarakat Padaawas Karyamekar, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut justru bergulat dalam gelap dan jalan yang berlubang, Selasa (5/8/2025).

Di sinilah, suara rakyat kecil menggema lewat sosok Jajang Apad, Ketua Umum Gabungan Masyarakat Padaawas Karyamekar (GMPK), yang akhirnya angkat bicara lantang mewakili keresahan kolektif warga yang tak lagi bisa ditahan.

Sudah lebih dari tiga minggu, keluhan demi keluhan bermunculan: jalan rusak parah, minimnya fasilitas dasar, hingga ketiadaan penerangan jalan umum (PJU) yang menciptakan malam yang penuh ketakutan. Namun, sejauh ini, semua hanya berujung pada diam tak ada langkah konkret dari pemerintah, tak ada telinga yang benar-benar mendengar.

BacaJuga :

Jalan Rusak Jadi Sorotan, DPRD dan Bupati Garut Sepakati Perbaikan Ruas Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy

Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga

Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal

“Saya ini bingung. Katanya ada keputusan dari pemerintah, tapi nggak jelas. Mau apa sih Garut ini? Katanya untuk masyarakat, tapi masyarakat nggak pernah dilibatkan. DPRD ke mana? Kenapa tidak ada hasil konkret yang bisa dirasakan masyarakat di bawah?” Jajang Apad, dengan nada geram.

Kegeraman Jajang bukan tanpa alasan. Daerah Padaawas Karyamekar merupakan wilayah strategis yang menopang operasional pembangkit panas bumi (geothermal) sumber energi yang menerangi ribuan rumah di luar daerah mereka. Namun, justru mereka yang tinggal di sumber energi tersebut harus berjalan di atas aspal hancur dan hidup dalam gelap gulita saat malam tiba.

“Listrik dari panas bumi itu katanya dari daerah kami. Tapi kenapa kami justru hidup dalam gelap? Kalau malam gelap gulita, anak-anak takut, orang tua waswas, takut maling. Ini bukan hidup yang layak,” tegasnya.

Bagi warga, kondisi ini bukan lagi soal kenyamanan, tapi soal keselamatan. Tanpa lampu jalan, kecelakaan rawan terjadi. Tanpa pengawasan visual yang memadai, kejahatan mengintai. Ketakutan dan trauma menjadi teman sehari-hari mereka.

Jajang juga menyoroti diamnya para wakil rakyat. DPRD, menurutnya, telah gagal menjadi jembatan aspirasi. Keputusan-keputusan yang berdampak pada masyarakat datang dari atas tanpa diskusi, tanpa musyawarah, dan tanpa empati terhadap realitas di bawah.

“Kenapa masyarakat seperti disingkirkan? Seolah-olah suara kami tidak penting. Padahal, yang merasakan dampaknya itu kami. Jalan rusak, nggak ada PJU, layanan dasar saja tidak terpenuhi. Ini mau dibawa ke mana Garut?” ujarnya, penuh keprihatinan.

Lebih lanjut, GMPK akhirnya memaksa terbukanya jalur komunikasi. Setelah upaya koordinasi yang panjang, mereka dijadwalkan akan bertemu dengan pihak sekretariat DPRD Garut pada hari Jumat mendatang. Pertemuan ini menjadi harapan terakhir agar suara warga tidak lagi dipendam, melainkan dijadikan dasar perubahan.

Jajang tidak meminta yang muluk-muluk. Ia hanya menginginkan pejabat turun langsung ke lapangan, menyaksikan kondisi jalan yang rusak, merasakan gelapnya malam tanpa PJU, dan mendengar langsung suara rakyat dari mulut pertama, bukan dari laporan yang dibungkus rapi.

“Saya minta kepada pemerintah, tolong lihat kami. Jangan cuma duduk di kantor. Turun ke lapangan, lihat jalan kami, rasakan malam hari di sini tanpa penerangan. Baru bisa mengerti bagaimana kami hidup,” pungkasnya.**Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Program Desa Bersinar Dicanangkan di Garut, Para Kades Bersiap Dites Urine

Next Post

PKAT Dinkes, Sinergi Deteksi Dini Kesehatan Anak Menuju Keluarga Sehat dan Ciamis Berkelanjutan

Related Posts

Bupati Garut Menerima Audiensi dari Gema BSP  di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Garut
deNews

Bupati Garut Menerima Audiensi dari Gema BSP di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Garut

Jumat, 21 Agustus 2026
HUT ke-81 RI, Bupati Garut Tekankan Gerakan Bersih Lingkungan dari Perkantoran hingga Sekolah
deNews

HUT ke-81 RI, Bupati Garut Tekankan Gerakan Bersih Lingkungan dari Perkantoran hingga Sekolah

Jumat, 21 Agustus 2026
Pemkab Garut Ajak 10 Orang dari Berbagai Instansi Ikuti Apel dan Gerakan ASRI Sambut HUT ke-81 RI
deNews

Pemkab Garut Ajak 10 Orang dari Berbagai Instansi Ikuti Apel dan Gerakan ASRI Sambut HUT ke-81 RI

Jumat, 21 Agustus 2026
Jalan Rusak Jadi Sorotan, DPRD dan Bupati Garut Sepakati Perbaikan Ruas Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy
deNews

Jalan Rusak Jadi Sorotan, DPRD dan Bupati Garut Sepakati Perbaikan Ruas Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy

Jumat, 21 Agustus 2026
Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga
deNews

Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga

Jumat, 21 Agustus 2026
Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal
deNews

Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal

Jumat, 21 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

DPC PBB kabupaten Bandung Konsisten Dukung Pasangan NU Pasti

Kamis, 8 Oktober 2020

Semangat Gelandang Persib Bandung Dalam Laga Perdana ACL 2

Rabu, 17 September 2025

Masjid Jami Mamba’ul Huda di Cugenang Sempat Hancur Pasca Gempa Cianjur, Kini Berdiri Kembali

Kamis, 22 Februari 2024

Banyak Aspirasi Warga Tentang BPJS dan PSU Anggota DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Pekan Ini Dibahas Pansus VIII

Rabu, 5 November 2025

RSUD Ciamis Gelar Donor Darah dan Senam Zumba Meriahkan Hari Jadi Kabupaten ke-383

Jumat, 13 Juni 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste