• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, April 22, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Berbasis Kajian Tanah, GACCORS Dorong PSRLB, Bupati Herdiat Sunarya Perkuat dengan Perbup

bydejurnalcom
Kamis, 9 April 2026
Reading Time: 2 mins read
Berbasis Kajian Tanah, GACCORS Dorong PSRLB, Bupati Herdiat Sunarya Perkuat dengan Perbup
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,- Temuan adanya krisis kesuburan tanah di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis menjadi dasar lahirnya Gerakan Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB).

Koordinator Bidang GACCORS, Kuswara Suwarman, menyebut hasil kajian tersebut mendorong pihaknya melakukan edukasi dan pendampingan petani menuju sistem pertanian organik.

Gerakan yang diinisiasi oleh Gerakan Amaliyah Ciamis Cinta Organik Sejati (GACCORS) ini berkembang dari upaya swadaya masyarakat yang peduli terhadap keberlanjutan sektor pertanian.

BacaJuga :

Bupati Ciamis Hadiri Rakornas Pertanian 2026 Bahas Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah

FAGAR Garut Dorong Status PPPK Penuh Waktu, Terkendala Regulasi Pusat dan Nasib Honorer Non-Database

DPRD Garut Serap Aspirasi Nakes dan Non Nakes PPPK Paruh Waktu, Soroti Kesejahteraan dan Ketimpangan Honorarium

Dalam kurun waktu sekitar dua tahun, GACCORS aktif membangun kesadaran petani melalui pelatihan dan pendampingan di berbagai wilayah.

Menurut Kuswara, proses edukasi dilakukan secara bertahap dan menyeluruh, mulai dari pengenalan konsep PSRLB, pembuatan pupuk organik seperti kompos dan mikroorganisme lokal (MOL), uji bernas, hingga penerapan standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan lahan.

“Pendampingan ini kami lakukan agar petani tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten di lapangan,” ujarnya.

Sebagai bentuk implementasi, GACCORS mengembangkan demonstration plot (demplot) dengan metode System of Rice Intensification (SRI) di sejumlah titik.

Hasilnya menunjukkan tren positif, baik dari sisi peningkatan kesuburan tanah maupun produktivitas hasil panen.

Dikatakan Kuswara dari dua musim tanam yang telah dilalui, sistem pertanian organik yang diterapkan tidak mengalami penurunan hasil, bahkan menunjukkan peningkatan.

Hal tersebut memperkuat keyakinan bahwa pertanian organik dapat menjadi solusi jangka panjang yang ramah lingkungan sekaligus produktif.

“Untuk mendukung penguatan kapasitas petani, pengembangan PSRLB juga dilengkapi dengan Learning Management System (LMS) yang diinisiasi oleh Andang Firman, sebagai sarana pembelajaran berbasis digital bagi para penggiat dan petani,” jelas Kuswara.

Lebih lanjut Kuswara Mengungkapkan saat ini, luas lahan binaan GACCORS telah mencapai sekitar 60 hektare. Berdasarkan metode ubinan dari Badan Pusat Statistik, produktivitas tertinggi tercatat mencapai 9,8 ton per hektare.

“Capaian tersebut masih berpotensi meningkat melalui optimalisasi penerapan SOP di lapangan,” ungkapnya.

Seiring berkembangnya gerakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis turut memperkuat langkah melalui peluncuran Peraturan Bupati (Perbup) tentang pertanian organik oleh Bupati Herdiat Sunarya di Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican.

Dalam arahannya, Bupati Herdiat Sunarya menegaskan bahwa pertanian organik merupakan kebutuhan masa depan yang harus didukung bersama oleh seluruh pihak.

Menanggapi dukungan tersebut, Kuswara menyatakan kesiapan GACCORS untuk terus memperkuat implementasi PSRLB berdasarkan roadmap yang telah disusun.

“Dalam waktu dekat, kami akan menggelar seminar bersama para pemangku kepentingan guna menyusun SOP teknis, strategi pengembangan, serta pembentukan Dewan Organik sebagai pengawas pelaksanaan kebijakan,” tuturnya

Gerakan tersebut juga menjadi momentum konsolidasi bagi para penggiat pertanian organik, kelompok PSRLB, serta peserta pelatihan Training of Trainers (TOT) untuk memperluas penerapan pertanian sehat di Kabupaten Ciamis.

“Dengan pendekatan berbasis kajian ilmiah, edukasi berkelanjutan, dan dukungan kebijakan pemerintah daerah, diharapkan PSRLB menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Ciamis sebagai daerah pertanian organik yang mandiri dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Ayo Daftar dan Bersiaplah! Disbudpora Ciamis Buka Pemuda Pelopor 2026

Next Post

Desa Rancabango Berpotensi Jadi Sentra Pasok Program Makan Bergizi Gratis

Related Posts

Pendaftaran Diperpanjang, Seleksi Pemuda Pelopor Ciamis 2026 Dibuka hingga 30 April
deNews

Pendaftaran Diperpanjang, Seleksi Pemuda Pelopor Ciamis 2026 Dibuka hingga 30 April

Rabu, 22 April 2026
Sosialisasi Ber-Seka Ciamis Dimulai, 9 Tim Sasar Kecamatan
deNews

Sosialisasi Ber-Seka Ciamis Dimulai, 9 Tim Sasar Kecamatan

Rabu, 22 April 2026
Diterjang Isu Adanya Dugaan Pelanggaran Norma, FKDT Garut Jawab Begini
deNews

Diterjang Isu Adanya Dugaan Pelanggaran Norma, FKDT Garut Jawab Begini

Selasa, 21 April 2026
Bupati Ciamis Hadiri Rakornas Pertanian 2026 Bahas Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
deNews

Bupati Ciamis Hadiri Rakornas Pertanian 2026 Bahas Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah

Selasa, 21 April 2026
FAGAR Garut Dorong Status PPPK Penuh Waktu, Terkendala Regulasi Pusat dan Nasib Honorer Non-Database
deNews

FAGAR Garut Dorong Status PPPK Penuh Waktu, Terkendala Regulasi Pusat dan Nasib Honorer Non-Database

Senin, 20 April 2026
DPRD Garut Serap Aspirasi Nakes dan Non Nakes PPPK Paruh Waktu, Soroti Kesejahteraan dan Ketimpangan Honorarium
deNews

DPRD Garut Serap Aspirasi Nakes dan Non Nakes PPPK Paruh Waktu, Soroti Kesejahteraan dan Ketimpangan Honorarium

Senin, 20 April 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

Jelang Idul Adha 1446 H, Disnakan Ciamis Siapkan Tim Khusus dan Sosialisasi Penyembelihan Hewan Kurban Sesuai Syari’at

Rabu, 7 Mei 2025

AMPG Desak Pemkab Tuntaskan Permasalahan Garut

Kamis, 26 September 2019

EP Guru Madrasah Kena Kasus Cabul, Orang Yang Kenal Seakan Tak Percaya

Kamis, 28 Mei 2020

Tak Diberi Ruang Sampaikan Pandangan Umum di Sidang Paripurna, PDIP Garut : Pangkas Hak Konstitusional Fraksi

Senin, 17 November 2025

PPDI Garut Gelar Muskerda Pertama : Momentum Penting Satukan Visi Tingkatkan Profesionalisme dan Kesejahteraan Perangkat Desa

Sabtu, 28 Juni 2025

Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis Gelar Seminar Internasional, Perluas Jejaring Global Melalui Graduate Madrasah

Sabtu, 17 Mei 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste