Dejurnal.com, Bandung – Tanggal 20 April 2026 ini usia Kabupaten Bandung genap 385 tahun. Di tengah bencana hidrometeorologi yang tengah melanda sejumlah kecamatan di Dalem Bandung ini, memaksa peringatan Hari Jadi ke 385 Kabupaten Bandung ini digelar secara sederhana. Kata Bupati Bandung, Dadang Supriatna cukup dengan upacara dan Sidang Paripurna.
Sederhana, tak mengapa, karena bagi anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKS, H. Dadang Suryana, S.Ip momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung bukan sekadar peringatan usia, tetapi saat yang tpat untuk melakukan refleksi mendalam, sejauh mana pembangunan benar-benar menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung.
“Saya memandang bahwa di usia yang ke-385 ini, Kabupaten Bandung harus semakin kokoh dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada rakyat.
Pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga harus memastikan pemerataan, menjaga kelestarian lingkungan, serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat,” kata Sekretaris Komisi B ini, kepada dejurnal.com, Minggu 19 April 2026.
Kata HDS, nama alias H. Dadang Suryana, pihaknya mengingatkan bahwa berbagai tantangan masih nyata di hadapan semua. Persoalan banjir, tata ruang yang belum optimal, pelayanan publik yang perlu terus ditingkatkan, hingga penguatan ekonomi kerakyatan.
“Ini semua membutuhkan keseriusan, keberanian, dan keberpihakan yang jelas dari pemerintah daerah. Saya dari fraksi PKS, akan terus mengawal, mengkritisi, sekaligus memberikan solusi konstruktif agar setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Dirgahayu Kabupaten Bandung ke-385. Saatnya berbenah lebih serius, bekerja lebih nyata, dan memastikan tidak ada rakyat yang tertinggal. Bandung Bedas bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi kenyataan,” pungkasnya.* Sopandi















