• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, November 6, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Audiensi Polemik Kirab Budaya Garut, Pemuda Akhir Jaman Ajak Masyarakat Tidak Saling Menghakimi

bydejurnalcom
Sabtu, 9 Mei 2026
Reading Time: 2 mins read
Audiensi Polemik Kirab Budaya Garut, Pemuda Akhir Jaman Ajak Masyarakat Tidak Saling Menghakimi

Audiensi Terkait Kirab Budaya di DPRD Garut di Komisi IV

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Polemik pelaksanaan kirab budaya di Kabupaten Garut yang memicu pro dan kontra di tengah masyarakat menjadi perhatian berbagai pihak. Untuk meredam suasana dan menjaga kondusivitas daerah, Ketua Organisasi Pemuda Akhir Jaman, Abah Muda, panggilan akrabnya menggelar audiensi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Kebudayaan Garut, dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Jumat (8/5/2026).

Ketua Pemuda Akhir Jaman, Jajang Badru Jaman atau yang akrab disapa Abah Muda, mengatakan audiensi tersebut digelar untuk memfasilitasi keresahan masyarakat terkait sejumlah penampilan dalam kirab budaya yang dinilai sebagian kalangan bertentangan dengan nilai agama.

“Karena kegiatan kirab budaya kemarin menimbulkan pro dan kontra, kami memfasilitasi masyarakat dan mengundang MUI, Dewan Kebudayaan, serta Disparbud agar ada penjelasan sehingga tidak terjadi perpecahan. Tujuannya tetap menjaga persatuan Indonesia,” ujar Abah Muda kepada wartawan usai audiensi.

BacaJuga :

Cegah Narkoba dan Perundungan Sejak Dini, Polres Purwakarta Edukasi Pelajar dan Orang Tua di SMPN 2 Maniis

Operasi Patuh Lodaya 2026, Satlantas Polres Garut Beri Bunga dan Reward kepada Pengendara Tertib

Modal Hanya Rp2,5 Juta, Pedagang Lansia di Jalan Otista Garut Terancam Gulung Gerobak, Kasbon Pekerja Proyek Hotel Suminar Hampir Rp1,1 Juta Belum Dibayar

Menurut dia, sebagian masyarakat menilai sejumlah atraksi budaya dalam kirab tersebut mengarah pada perbuatan syirik. Namun, setelah mendengarkan penjelasan dari berbagai pihak dalam audiensi, ia mengaku memperoleh pemahaman baru.

“Tadi sudah dijelaskan bersama-sama, jadi jangan langsung memvonis sesuatu itu haram, halal, atau musyrik sebelum memahami konteksnya. Saya pribadi mendapat pencerahan, dan tadi juga disiarkan langsung di TikTok agar masyarakat luas ikut memahami,” katanya.

Ia mengungkapkan kondisi di Garut sempat memanas akibat polemik tersebut. Karena itu, pihaknya mengirim surat kepada Komisi IV DPRD Garut agar dilakukan audiensi terbuka.

“Mudah-mudahan audiensi ini bisa menjadi peredam suasana, karena masing-masing pihak sudah memberikan penjelasan, baik dari Dewan Kebudayaan, Disparbud, maupun MUI Bidang Fatwa,” ucapnya.

Abah Muda menambahkan, hasil audiensi tersebut akan ditindaklanjuti dengan pertemuan lanjutan yang difasilitasi MUI.

Pertemuan itu rencananya menghadirkan pemerhati budaya, seniman, penggiat budaya, serta Komisi IV DPRD Garut.

Selain itu, ia berharap kegiatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ke depan dapat menjadi ruang komunikasi langsung dengan masyarakat, bukan sekadar hiburan.

“Jadikan kegiatan gubernur itu ajang komunikasi dengan masyarakat. Masyarakat datang pasti punya persoalan masing-masing. Jadi jangan hanya hiburan, tapi ada ruang tanya jawab dan solusi untuk masyarakat,” tuturnya.

Ia juga menyoroti minimnya sosialisasi sebelum pelaksanaan kirab budaya di Garut. Menurutnya, Garut awalnya tidak termasuk dalam agenda kegiatan tersebut.

“Tidak ada sosialisasi sebelumnya. Bahkan Garut awalnya tidak masuk agenda. Tiba-tiba ditentukan mendadak setelah ada permintaan dari masyarakat,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Abah Muda mengajak masyarakat menjaga persatuan dan tidak saling menghujat karena perbedaan pandangan.

“Jangan saling memvonis dan menghujat. Pendukung KDM juga jangan cinta buta. KDM itu manusia biasa, kalau benar kita dukung, kalau salah kita ingatkan,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, menilai polemik kirab budaya bukan semata persoalan budaya, melainkan juga terkait prioritas anggaran dan keberpihakan kepada masyarakat kecil.

Menurut dia, pelestarian budaya memang penting dan telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Namun pemerintah, kata dia, juga harus memperhatikan kondisi sosial masyarakat yang masih membutuhkan bantuan.

“Bukan anti budaya, kita sepakat budaya harus dilestarikan. Tapi harus ada keadilan sosial. Di tengah banyak warga miskin, lansia telantar, dan anak yatim yang membutuhkan bantuan, kegiatan besar seperti ini justru mudah mendapatkan pendanaan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti dugaan dukungan pendanaan dari Bank BJB untuk kegiatan tersebut. Menurutnya, dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) seharusnya lebih diarahkan untuk membantu masyarakat rentan.

“Harusnya CSR lebih menyentuh masyarakat kecil, lansia telantar, anak yatim, dan warga miskin yang membutuhkan,” katanya.

Meski demikian, Yudha menegaskan kritik yang disampaikannya bukan bentuk penolakan terhadap budaya Sunda, melainkan dorongan agar pemerintah lebih bijak menentukan prioritas kebijakan dan anggaran.

“Kita ingin budaya tetap lestari, tapi jangan melupakan persoalan sosial masyarakat yang juga harus menjadi perhatian,” pungkasnya.*** Deri Acong

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Pentas PAI SD Ciamis 2026 Resmi Dibuka, Ratusan Siswa Tampilkan Bakat Islami

Next Post

Transformasi Digital NU Garut Dimulai: Dari Satu Data Menuju Satu Komando Gerakan Jam’iyah

Related Posts

Anggota DPR RI dan ATR/BPN Kabupaten Bandung Sosialisasikan PTSL di Banjaran, Target 15 Ribu Sertifikat Tanah
deNews

Anggota DPR RI dan ATR/BPN Kabupaten Bandung Sosialisasikan PTSL di Banjaran, Target 15 Ribu Sertifikat Tanah

Jumat, 6 November 2026
BANGGAR DPRD Kabupaten Bandung Bahas Raperda APBD 2027, Renie Rahayu Fauzi Pimpin Pembahasan
deNews

BANGGAR DPRD Kabupaten Bandung Bahas Raperda APBD 2027, Renie Rahayu Fauzi Pimpin Pembahasan

Jumat, 6 November 2026
19 Tahun Kiprah Sosial Keluarga, Ully Emarita AD Jadi Sorotan di Pilkades Pagaden
GerbangDesa

19 Tahun Kiprah Sosial Keluarga, Ully Emarita AD Jadi Sorotan di Pilkades Pagaden

Kamis, 5 November 2026
Cegah Narkoba dan Perundungan Sejak Dini, Polres Purwakarta Edukasi Pelajar dan Orang Tua di SMPN 2 Maniis
deEdukasi

Cegah Narkoba dan Perundungan Sejak Dini, Polres Purwakarta Edukasi Pelajar dan Orang Tua di SMPN 2 Maniis

Kamis, 5 November 2026
Operasi Patuh Lodaya 2026, Satlantas Polres Garut Beri Bunga dan Reward kepada Pengendara Tertib
deNews

Operasi Patuh Lodaya 2026, Satlantas Polres Garut Beri Bunga dan Reward kepada Pengendara Tertib

Kamis, 5 November 2026
Modal Hanya Rp2,5 Juta, Pedagang Lansia di Jalan Otista Garut Terancam Gulung Gerobak, Kasbon Pekerja Proyek Hotel Suminar Hampir Rp1,1 Juta Belum Dibayar
deNews

Modal Hanya Rp2,5 Juta, Pedagang Lansia di Jalan Otista Garut Terancam Gulung Gerobak, Kasbon Pekerja Proyek Hotel Suminar Hampir Rp1,1 Juta Belum Dibayar

Kamis, 5 November 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

Quo Vadis Bupati Garut, Kadisdikmu Bikin Para Guru Meringis

Minggu, 2 Mei 2021

KabarDaerah

Baznas Purwakarta Salurkan Bantuan untuk Guru DTA dan TPQ

Kamis, 6 Mei 2021

Kepulangan Jamaah Haji Kloter 5 Gelombang 1 di Pendopo Garut : Disambut Antusias dan Haru Bahagia

Sabtu, 14 Juni 2025

Hari Ke 2 PSBB, Kabupaten Purwakarta Volume Kendaraan Masih Terpantau Padat

Kamis, 7 Mei 2020

DPRD Ciamis Raker Bersama Pertamina Terkait Penggalian Pipa

Kamis, 1 Oktober 2020

Pemkab Bandung Siap Dukung Penuh Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2026

Selasa, 30 September 2025

Sosialisasikan Perbup Nomor 67 Tahun 2022, Kadiskominfo Kabupaten Sukabumi : Penguatan Kemitraan Dengan Media

Kamis, 13 Februari 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste