Dejurnal.com, Garut – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut melaksanakan kegiatan pengamanan jalur akhir pekan di wilayah Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, yang dipimpin oleh Kepala Bagian Operasional (KBO) Lantas Polres Garut, Ipda Ade Sulaeman. Kegiatan operasi ini untuk mengantisipasi kepadatan arus wisatawan serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu pagi (3/05/2026) itu dilakukan melalui patroli hunting di sejumlah titik rawan. Petugas menyasar pelanggaran kasat mata seperti pengendara yang tidak menggunakan helm serta kendaraan dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.
KBO Lantas Polres Garut, Ipda Ade Sulaeman, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan edukasi kepada pengguna jalan agar lebih disiplin dalam berlalu lintas.
“Selain penindakan terhadap pelanggaran, kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap tertib berlalu lintas, berhati-hati di jalan, dan mengutamakan keselamatan,” katanya.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan secara berkelanjutan setiap hari, khususnya pada momentum akhir pekan saat terjadi peningkatan mobilitas masyarakat dan wisatawan.
“Dari hasil sementara di lapangan, pelanggaran yang paling dominan adalah pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm. Sementara itu, pelanggaran penggunaan knalpot tidak standar juga masih ditemukan meski dinilai mengalami penurunan dibanding sebelumnya,” ungkap Ipda Ade.
Petugas juga melakukan penindakan berupa penyitaan knalpot tidak standar, dengan ketentuan pemilik kendaraan dapat mengganti ke knalpot standar sebelum kendaraan dikembalikan.
“Estimasi sementara, sekitar 200 hingga 300 kendaraan telah dilakukan penindakan. Jumlah ini masih dapat bertambah karena kegiatan masih berlangsung,” jelasnya.
Satlantas Polres Garut mengimbau masyarakat, khususnya pengguna kendaraan roda dua dan roda empat, agar selalu mematuhi aturan lalu lintas serta menghormati pengguna jalan lainnya demi keselamatan bersama.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya keselamatan di jalan, sehingga dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Garut,” tuturnya. ***Deri Acong
















