• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Juli 31, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Sawah Viral Blok Sempur di Garut Didorong Dikembangkan dan Ditata

bydejurnalcom
Jumat, 31 Juli 2026
Reading Time: 5 mins read
Sawah Viral Blok Sempur di Garut Didorong Dikembangkan dan Ditata
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Kawasan pertanian di Blok Sempur, Jalan Sukapadang-Cikamiri, Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, kembali mendapat perhatian. Kali ini, kawasan yang sebelumnya ramai diperbincangkan masyarakat setelah viral di media sosial tersebut dikunjungi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcabrem 062 PD III/Siliwangi, Ny. Imas Dadi Sutandi, Kamis (30/7/2026).

Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk melihat secara langsung potensi pertanian yang dikembangkan masyarakat setempat. Kawasan Blok Sempur dinilai memiliki panorama alam yang menarik sekaligus potensi pertanian yang cukup besar apabila dikelola secara terencana dan berkelanjutan.

Ny. Imas Dadi Sutandi hadir bersama jajaran Persit KCK dan diterima oleh Camat Tarogong Kidul Ahmad Mawardi, Kepala Desa Sukabakti, unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, serta para petani yang selama ini mengelola lahan pertanian di kawasan tersebut.

BacaJuga :

BPKD Ciamis Luncurkan Aset Penjaga Pangan, Bupati Herdiat: Aset Daerah Harus Produktif

Garut Hebat Tidak Harus Lupa Sejarah : Agus Eka Usul Klinik Rotinsulu Diganti Nama Klinik Tmg. Ardikusumah

Ketua KORMI Ciamis Apresiasi Prestasi Gemilang BKI Raih Juara Umum di Kejurprov Kempo Jawa Barat

Dalam kunjungannya, rombongan meninjau langsung areal pertanian dan melihat aktivitas masyarakat dalam mengelola lahan. Selain menikmati suasana kawasan yang masih relatif asri, rombongan juga berdialog dengan unsur Forkopim Kecamatan, pemerintah desa, masyarakat, dan petani terkait berbagai potensi serta persoalan yang muncul sejak kawasan tersebut semakin dikenal publik.

Dari Lahan Pertanian Menjadi Perhatian Publik

Blok Sempur sebelumnya menjadi perhatian setelah sejumlah aktivitas dan kondisi kawasan tersebut tersebar luas melalui media sosial. Keindahan hamparan pertanian, suasana pedesaan, serta aktivitas masyarakat dalam mengelola lahan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dari berbagai daerah.
Fenomena tersebut kemudian membuat jumlah pengunjung meningkat. Di satu sisi, kondisi ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi baru. Namun di sisi lain, meningkatnya aktivitas pengunjung juga mulai menimbulkan sejumlah persoalan, terutama berkaitan dengan akses jalan, parkir, mobilitas kendaraan, dan kenyamanan masyarakat yang sehari-hari masih menjalankan aktivitas pertanian.
Kondisi inilah yang menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kecamatan Tarogong Kidul.

Camat Tarogong Kidul Ahmad Mawardi menyampaikan rasa syukurnya karena kawasan pertanian Blok Sempur mendapatkan perhatian dari berbagai pihak, termasuk jajaran Persit KCK Koorcabrem 062 PD III/Siliwangi.

Menurutnya, kunjungan tersebut menunjukkan bahwa kawasan yang awalnya dikenal masyarakat melalui media sosial ternyata memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan secara lebih terarah.

“Alhamdulillah, hari ini bukan hanya keluarga besar pemerintah, tetapi juga jajaran Persit dari Korem, Kodim hingga Koramil hadir untuk melihat langsung kondisi yang selama ini viral di media sosial. Ibu Ketua Persit merasa nyaman dan berkenan berkunjung ke sini,” ujar Ahmad Mawardi.

Ia menilai, perhatian dari berbagai pihak harus menjadi momentum untuk melakukan pembenahan secara bertahap. Sebab, menurutnya, Blok Sempur jangan hanya dipandang sebagai lokasi yang menarik untuk dikunjungi, tetapi juga sebagai kawasan pertanian produktif yang harus tetap dijaga keberlangsungannya.

“Kami juga membutuhkan masukan dan saran agar kawasan ini tidak hanya menjadi tempat menikmati pemandangan, tetapi dapat berkembang lebih baik ke depannya,” katanya.

Pengunjung Bertambah, Infrastruktur Perlu Dibenahi

Ahmad Mawardi mengakui meningkatnya jumlah pengunjung memberikan dampak positif terhadap kawasan dan masyarakat. Namun, perkembangan tersebut juga menghadirkan tantangan baru yang tidak dapat diabaikan.
Salah satu persoalan yang mulai dirasakan adalah kepadatan kendaraan di ruas jalan menuju kawasan pertanian. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas warga, khususnya para petani yang menggunakan jalan tersebut untuk mengangkut hasil pertanian maupun menjalankan kegiatan sehari-hari.

Karena itu, pihak kecamatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila peningkatan aktivitas pengunjung selama ini menimbulkan gangguan lalu lintas maupun ketidaknyamanan.

Menurut Ahmad, persoalan tersebut justru harus menjadi bahan evaluasi bersama agar perkembangan kawasan tidak berlangsung tanpa perencanaan.

“Harapan kami, potensi ini bisa menjadi anugerah bagi masyarakat melalui pengembangan wisata berbasis pertanian, tempat beristirahat bagi pengunjung, namun tetap tidak mengganggu aktivitas maupun penghasilan para petani,” jelasnya.

Ia menegaskan, akses masyarakat terhadap kawasan tersebut tetap harus dijaga. Masyarakat boleh menikmati panorama dan suasana alam yang ada, tetapi pengembangan kawasan juga harus memperhatikan kebutuhan investasi infrastruktur serta keberlangsungan ekonomi warga yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

“Semua orang memang bisa menikmati suasana ini secara gratis, tetapi kebutuhan peningkatan infrastruktur dan keberlangsungan ekonomi petani juga harus menjadi perhatian,” tambahnya.

Masyarakat Harus Menjadi Pelaku Utama

Dalam rencana pengembangan kawasan Blok Sempur, Pemerintah Kecamatan Tarogong Kidul tidak ingin masyarakat lokal hanya menjadi penonton.

Ahmad Mawardi menegaskan bahwa masyarakat harus ditempatkan sebagai pelaku utama dalam setiap proses pengembangan. Pemerintah, kata dia, lebih berperan dalam memberikan pendampingan, memfasilitasi kebutuhan dasar, serta mendorong agar potensi yang dimiliki masyarakat dapat berkembang tanpa menghilangkan karakter utama kawasan sebagai lahan pertanian.

“Kami ingin masyarakat menjadi pelaku utama. Tugas kami adalah menyiapkan warga agar mampu menerima tamu dengan ramah tanpa mengganggu aktivitas pertanian,” tegasnya.

Konsep tersebut dinilai penting karena perkembangan kawasan berbasis wisata tidak boleh mengorbankan fungsi utama lahan pertanian. Justru, sektor pertanian diharapkan menjadi daya tarik utama yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Dengan konsep wisata berbasis pertanian, pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati pemandangan, tetapi juga dapat mengenal aktivitas petani, melihat proses budidaya, menikmati hasil pertanian, serta berinteraksi secara langsung dengan masyarakat.

Dorong Penataan Jalan dan Fasilitas Pendukung

Selain pemberdayaan masyarakat, kebutuhan peningkatan infrastruktur menjadi salah satu hal yang cukup mendesak.
Menurut Ahmad Mawardi, akses jalan menuju kawasan Blok Sempur perlu mendapatkan perhatian, terutama apabila jumlah pengunjung terus mengalami peningkatan.

“Kami juga berharap jalan kabupaten menuju lokasi dapat ditata dan diperlebar,” katanya.

Selain pelebaran jalan, pihak kecamatan juga melihat perlunya fasilitas pendukung seperti jalur pejalan kaki atau jogging track.
Keberadaan jalur khusus tersebut dinilai dapat memberikan ruang yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat maupun pengunjung yang ingin menikmati suasana kawasan tanpa harus bercampur langsung dengan arus kendaraan.
Udara yang relatif bersih, hamparan lahan pertanian, serta suasana pedesaan menjadi modal penting bagi pengembangan kawasan tersebut. Namun, seluruh potensi tersebut harus dibarengi dengan penataan yang matang agar tidak menimbulkan persoalan baru.

Parkir Menjadi Bagian dari Penataan Kawasan

Persoalan parkir juga menjadi perhatian dalam rencana pengembangan Blok Sempur.
Dengan semakin banyaknya pengunjung, kebutuhan terhadap ruang parkir menjadi semakin besar. Apabila kendaraan diparkir sembarangan di sepanjang jalan, kondisi tersebut dapat mempersempit akses dan berpotensi menghambat aktivitas masyarakat.

Karena itu, pemerintah kecamatan akan mengkaji kemungkinan penyesuaian perizinan terhadap sebagian kecil lahan yang direncanakan dapat digunakan sebagai area parkir.
Namun, rencana tersebut tetap akan mempertimbangkan kondisi dan fungsi lahan. Penggunaan lahan untuk fasilitas pendukung diharapkan tidak mengganggu produktivitas pertanian maupun kepentingan masyarakat setempat.

Kunjungan Persit Jadi Penyemangat Petani

Bagi masyarakat dan petani setempat, kunjungan Ketua Persit KCK Koorcabrem 062 PD III/Siliwangi menjadi bentuk perhatian sekaligus motivasi.

Ahmad Mawardi berharap perhatian yang semakin besar terhadap Blok Sempur dapat mendorong masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan kawasan tersebut.

“Kehadiran beliau menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus berikhtiar mengembangkan kawasan ini. Jangan sampai anugerah yang dimiliki justru berubah menjadi persoalan karena tidak dikelola dengan baik,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa popularitas sebuah kawasan tidak selalu berbanding lurus dengan kesiapan infrastrukturnya.
Ketika sebuah lokasi tiba-tiba menjadi tujuan masyarakat karena viral di media sosial, pemerintah dan masyarakat harus bergerak bersama untuk mengantisipasi berbagai dampak yang muncul.

Pengelolaan yang tidak terencana berpotensi menimbulkan kemacetan, kerusakan lingkungan, terganggunya aktivitas petani, hingga munculnya persoalan baru terkait pemanfaatan lahan.
Sebaliknya, apabila dikelola dengan baik, Blok Sempur dapat menjadi contoh bagaimana kawasan pertanian masyarakat dapat dikembangkan menjadi potensi ekonomi dan wisata tanpa kehilangan fungsi utamanya.

Menjaga Pertanian, Membuka Peluang Ekonomi

Pengembangan Blok Sempur pada akhirnya tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik. Yang lebih penting adalah bagaimana kawasan tersebut mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa menghilangkan identitasnya sebagai kawasan pertanian.

Pemerintah Kecamatan Tarogong Kidul berharap masyarakat dapat memperoleh peluang ekonomi melalui berbagai aktivitas pendukung, sementara para petani tetap dapat menjalankan usaha pertaniannya secara normal.

Dengan demikian, pengembangan kawasan dapat berjalan secara seimbang antara kepentingan pertanian, masyarakat, pengunjung, dan kebutuhan infrastruktur.

Kunjungan Ketua Persit KCK Koorcabrem 062 PD III/Siliwangi pun diharapkan menjadi salah satu momentum untuk memperkuat perhatian terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan, sekaligus mendorong berbagai pihak melihat potensi Blok Sempur secara lebih luas.

Blok Sempur bukan sekadar hamparan lahan yang indah untuk dipandang. Di balik panorama tersebut terdapat kerja keras para petani, sumber penghidupan masyarakat, serta peluang ekonomi yang dapat dikembangkan.
Tantangannya kini adalah bagaimana seluruh potensi tersebut dapat ditata secara bijak agar popularitas yang muncul dari media sosial tidak berhenti sebagai fenomena sesaat, melainkan berkembang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.

Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, unsur kewilayahan, serta pihak-pihak terkait, kawasan pertanian Blok Sempur diharapkan mampu tumbuh menjadi ruang yang produktif, nyaman, tertata, dan tetap menjaga kehidupan para petani sebagai bagian terpenting dari kawasan tersebut.***Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

PT Indorama Founder 2026 gelar Turnamen Bola Voli dan Bola Basket Antar SMA se-Kabupaten Purwakarta Resmi Dibuka

Next Post

Peredaran Ribuan Butir Obat Keras Tanpa Izin di Tarogong Kidul Berhasil digagalkan Satres Narkoba Polres Garut

Related Posts

Peredaran Ribuan Butir Obat Keras Tanpa Izin di Tarogong Kidul Berhasil digagalkan Satres Narkoba Polres Garut
deNews

Peredaran Ribuan Butir Obat Keras Tanpa Izin di Tarogong Kidul Berhasil digagalkan Satres Narkoba Polres Garut

Jumat, 31 Juli 2026
PT Indorama Founder 2026 gelar Turnamen Bola Voli dan Bola Basket Antar SMA se-Kabupaten Purwakarta Resmi Dibuka
deSport

PT Indorama Founder 2026 gelar Turnamen Bola Voli dan Bola Basket Antar SMA se-Kabupaten Purwakarta Resmi Dibuka

Jumat, 31 Juli 2026
Bupati Herdiat Tekankan Efisiensi Anggaran Jadi Momentum Inovasi ASN di Kabupaten Ciamis
deNews

Bupati Herdiat Tekankan Efisiensi Anggaran Jadi Momentum Inovasi ASN di Kabupaten Ciamis

Jumat, 31 Juli 2026
BPKD Ciamis Luncurkan Aset Penjaga Pangan, Bupati Herdiat: Aset Daerah Harus Produktif
deNews

BPKD Ciamis Luncurkan Aset Penjaga Pangan, Bupati Herdiat: Aset Daerah Harus Produktif

Jumat, 31 Juli 2026
Garut Hebat Tidak Harus Lupa Sejarah : Agus Eka Usul Klinik Rotinsulu Diganti Nama Klinik Tmg. Ardikusumah
deNews

Garut Hebat Tidak Harus Lupa Sejarah : Agus Eka Usul Klinik Rotinsulu Diganti Nama Klinik Tmg. Ardikusumah

Kamis, 30 Juli 2026
Ketua KORMI Ciamis Apresiasi Prestasi Gemilang BKI Raih Juara Umum di Kejurprov Kempo Jawa Barat
deNews

Ketua KORMI Ciamis Apresiasi Prestasi Gemilang BKI Raih Juara Umum di Kejurprov Kempo Jawa Barat

Kamis, 30 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

Peternakan Ayam Manggis Tepis Tudingan Perusahaan Tak Salurkan CSR

Senin, 4 November 2019

KabarDaerah

Peringatan Hari Koperasi ke 73 dan Hari UMKM Nasional Ke 5 Tingkat Kabupaten Cianjur Berlangsung Sukses

Jumat, 14 Agustus 2020

Dede Kusdinar Didaulat Bina Para Perangkat Desa Kabupaten Garut

Selasa, 8 April 2025
Foto : Sekda Ciamis Andang Firman Triyadi berfoto bersama usai membuka acara FGD Penanganan ATS di Aula Desa Imbanagara raya Ciamis . Senin 14/04/2025)

Pemkab Ciamis Dorong Inovasi Pendidikan Inklusif : Tak Ada Anak yang Tidak Sekolah

Senin, 14 April 2025

Menjaga Warisan Merawat Alam : Garut Jadi Tuan Rumah Temu Pusaka Indonesia 2025

Jumat, 31 Oktober 2025

Kabupaten Bandung Jadi Tuan Rumah MTQH XXXIX Jawa Barat: Bupati Bandung Ingin Sukses Tiga Hal

Selasa, 15 April 2025

Monitoring Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat, Bupati Bandung : Beras SPHP Bulog Terus Gulirkan

Sabtu, 20 September 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste