• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Kamis, Juli 9, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Berbasis Kajian Tanah, GACCORS Dorong PSRLB, Bupati Herdiat Sunarya Perkuat dengan Perbup

bydejurnalcom
Kamis, 9 April 2026
Reading Time: 2 mins read
Berbasis Kajian Tanah, GACCORS Dorong PSRLB, Bupati Herdiat Sunarya Perkuat dengan Perbup
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,- Temuan adanya krisis kesuburan tanah di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis menjadi dasar lahirnya Gerakan Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB).

Koordinator Bidang GACCORS, Kuswara Suwarman, menyebut hasil kajian tersebut mendorong pihaknya melakukan edukasi dan pendampingan petani menuju sistem pertanian organik.

Gerakan yang diinisiasi oleh Gerakan Amaliyah Ciamis Cinta Organik Sejati (GACCORS) ini berkembang dari upaya swadaya masyarakat yang peduli terhadap keberlanjutan sektor pertanian.

BacaJuga :

Realisasi PAD Semester I Dievaluasi, Pemkab Ciamis Percepat Optimalisasi Pendapatan Daerah

Polsek Garut Kota Polres Garut Kurang dari 24 Jam, Berhasil Ungkap Kasus Curanmor, Terduga Pelaku Dibekuk dan Motor Korban Diamankan

Legislator F Demokrat Akhiri Hailuki BAKUMBARA, Bantu Masyarakat Yang Alami Ketidakadilan dalam Proses Hukum

Dalam kurun waktu sekitar dua tahun, GACCORS aktif membangun kesadaran petani melalui pelatihan dan pendampingan di berbagai wilayah.

Menurut Kuswara, proses edukasi dilakukan secara bertahap dan menyeluruh, mulai dari pengenalan konsep PSRLB, pembuatan pupuk organik seperti kompos dan mikroorganisme lokal (MOL), uji bernas, hingga penerapan standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan lahan.

“Pendampingan ini kami lakukan agar petani tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten di lapangan,” ujarnya.

Sebagai bentuk implementasi, GACCORS mengembangkan demonstration plot (demplot) dengan metode System of Rice Intensification (SRI) di sejumlah titik.

Hasilnya menunjukkan tren positif, baik dari sisi peningkatan kesuburan tanah maupun produktivitas hasil panen.

Dikatakan Kuswara dari dua musim tanam yang telah dilalui, sistem pertanian organik yang diterapkan tidak mengalami penurunan hasil, bahkan menunjukkan peningkatan.

Hal tersebut memperkuat keyakinan bahwa pertanian organik dapat menjadi solusi jangka panjang yang ramah lingkungan sekaligus produktif.

“Untuk mendukung penguatan kapasitas petani, pengembangan PSRLB juga dilengkapi dengan Learning Management System (LMS) yang diinisiasi oleh Andang Firman, sebagai sarana pembelajaran berbasis digital bagi para penggiat dan petani,” jelas Kuswara.

Lebih lanjut Kuswara Mengungkapkan saat ini, luas lahan binaan GACCORS telah mencapai sekitar 60 hektare. Berdasarkan metode ubinan dari Badan Pusat Statistik, produktivitas tertinggi tercatat mencapai 9,8 ton per hektare.

“Capaian tersebut masih berpotensi meningkat melalui optimalisasi penerapan SOP di lapangan,” ungkapnya.

Seiring berkembangnya gerakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis turut memperkuat langkah melalui peluncuran Peraturan Bupati (Perbup) tentang pertanian organik oleh Bupati Herdiat Sunarya di Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican.

Dalam arahannya, Bupati Herdiat Sunarya menegaskan bahwa pertanian organik merupakan kebutuhan masa depan yang harus didukung bersama oleh seluruh pihak.

Menanggapi dukungan tersebut, Kuswara menyatakan kesiapan GACCORS untuk terus memperkuat implementasi PSRLB berdasarkan roadmap yang telah disusun.

“Dalam waktu dekat, kami akan menggelar seminar bersama para pemangku kepentingan guna menyusun SOP teknis, strategi pengembangan, serta pembentukan Dewan Organik sebagai pengawas pelaksanaan kebijakan,” tuturnya

Gerakan tersebut juga menjadi momentum konsolidasi bagi para penggiat pertanian organik, kelompok PSRLB, serta peserta pelatihan Training of Trainers (TOT) untuk memperluas penerapan pertanian sehat di Kabupaten Ciamis.

“Dengan pendekatan berbasis kajian ilmiah, edukasi berkelanjutan, dan dukungan kebijakan pemerintah daerah, diharapkan PSRLB menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Ciamis sebagai daerah pertanian organik yang mandiri dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Ayo Daftar dan Bersiaplah! Disbudpora Ciamis Buka Pemuda Pelopor 2026

Next Post

Desa Rancabango Berpotensi Jadi Sentra Pasok Program Makan Bergizi Gratis

Related Posts

Edukasi Warga Kelola Limbah SPPG, DPRKPLH Ciamis Dorong Budaya Pilah Sampah dari Sumbernya
deNews

Edukasi Warga Kelola Limbah SPPG, DPRKPLH Ciamis Dorong Budaya Pilah Sampah dari Sumbernya

Kamis, 9 Juli 2026
Konsolidasi Dini Menuju Pemilu 2029, Anton Sukartono Suratto Dorong Kader Demokrat Garut Perkuat Pendidikan Politik dan Kesiapan Saksi
deNews

Konsolidasi Dini Menuju Pemilu 2029, Anton Sukartono Suratto Dorong Kader Demokrat Garut Perkuat Pendidikan Politik dan Kesiapan Saksi

Kamis, 9 Juli 2026
Wisatawan Bandung Buktikan Langsung Ciamis Layak Sandang Predikat Kota Kecil Terbersih ASEAN
deNews

Wisatawan Bandung Buktikan Langsung Ciamis Layak Sandang Predikat Kota Kecil Terbersih ASEAN

Kamis, 9 Juli 2026
Realisasi PAD Semester I Dievaluasi, Pemkab Ciamis Percepat Optimalisasi Pendapatan Daerah
deNews

Realisasi PAD Semester I Dievaluasi, Pemkab Ciamis Percepat Optimalisasi Pendapatan Daerah

Kamis, 9 Juli 2026
Polsek Garut Kota Polres Garut Kurang dari 24 Jam, Berhasil Ungkap Kasus Curanmor, Terduga Pelaku Dibekuk dan Motor Korban Diamankan
deNews

Polsek Garut Kota Polres Garut Kurang dari 24 Jam, Berhasil Ungkap Kasus Curanmor, Terduga Pelaku Dibekuk dan Motor Korban Diamankan

Kamis, 9 Juli 2026
Legislator F Demokrat Akhiri Hailuki  BAKUMBARA, Bantu Masyarakat Yang Alami Ketidakadilan dalam Proses Hukum
deNews

Legislator F Demokrat Akhiri Hailuki BAKUMBARA, Bantu Masyarakat Yang Alami Ketidakadilan dalam Proses Hukum

Rabu, 8 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

KabarDaerah

Aktifis Garut, Rawink Rantik. (Foto : Istimewa)

Aktivis Rawink Soroti Kebijakan Bupati Garut Terkait Penataan PKL

Kamis, 7 Oktober 2021

Tak Ada Perusakan Markas Koramil Pameungpeuk Dadang Buaya Tetap Jadi Tersangka, Ini Detailnya

Senin, 31 Mei 2021

Rapat Paripurna DPRD Hari Jadi ke 384 Kabupaten Bandung, Hj Renie Rahayu Fauzi Ajak Masyarakat Memegang Kebersamaan

Senin, 21 April 2025

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Akhiri Hailuki Buka Posko Pengaduan Masalah Pertanahan

Sabtu, 11 Oktober 2025

Langkah Sigap Damkar Ciamis Evakuasi Sarang Tawon Raksasa, Warga Pawindan Apresiasi Aksi Cepat Petugas

Kamis, 18 Desember 2025

Audiensi Rakyat Garut Peduli Tolak Pengiriman Sampah Dari Kota Bandung

Jumat, 31 Januari 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste