• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juli 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

FAGAR Garut Dorong Status PPPK Penuh Waktu, Terkendala Regulasi Pusat dan Nasib Honorer Non-Database

bydejurnalcom
Senin, 20 April 2026
Reading Time: 2 mins read
FAGAR Garut Dorong Status PPPK Penuh Waktu, Terkendala Regulasi Pusat dan Nasib Honorer Non-Database
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Ketua Forum Aliansi Guru dan Karyawan (FAGAR) Kabupaten Garut, Ma’mol Abdul Faqih, menyampaikan hasil penting usai rapat bersama perwakilan Komisi I DPRD Garut yang dihadiri oleh Ketua Komisi I Hj. Rini, Iman Ali Rahman, Lulu Gandhi, Ketua Komisi IV Asep Rahmat dan Yudha PUja Turnawan. Pertemuan tersebut berlangsung di Aula Kantor BKD Kabupaten Garut pada Senin (20/4/2026), dengan fokus utama membahas nasib tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di daerah.

Dalam keterangannya saat di hubungi Dejurnal.com via whatsapp, Ma’mol menegaskan bahwa FAGAR telah mengajukan permohonan kenaikan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari paruh waktu menjadi penuh waktu. Namun, hingga saat ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Garut belum dapat mengambil langkah konkret karena masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat.

Menurutnya, kejelasan aturan dari Jakarta menjadi kunci utama dalam menentukan arah kebijakan tersebut, termasuk terkait kuota yang akan diberikan. Ia menyebutkan bahwa setelah regulasi diterbitkan, pembahasan lanjutan akan segera dilakukan bersama pihak terkait di daerah.

BacaJuga :

Bupati Garut Dorong Penguatan Layanan Kesehatan dan Pengembangan Klinik Rotinsulu Menjadi Rumah Sakit

Malam Festival Budaya Hari Jadi Purwakarta, Kemegahan yang Mengandung Makna

10 Pelajar Ciamis Berangkat ke Kampung Inggris Pare, Bupati Herdiat Berpesan Siapkan Diri Jadi Generasi Berdaya Saing Global

Lebih lanjut, Ma’mol mengungkapkan bahwa FAGAR bersama pemerintah daerah berencana melakukan langkah lanjutan dengan menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama DPR RI pada awal Mei mendatang di Jakarta. Agenda tersebut bertujuan untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang selama ini dihadapi guru dan tenaga kependidikan di Kabupaten Garut, termasuk yang sebelumnya telah dipaparkan oleh pihak dinas terkait.

Selain isu PPPK, pembahasan juga mencakup insentif bagi guru swasta, mulai dari jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP. Ia menjelaskan bahwa hingga kini, persoalan insentif tersebut masih dalam tahap pembahasan antara pihak eksekutif dan legislatif, sehingga belum ada keputusan final yang bisa diterapkan.

Salah satu persoalan krusial lainnya adalah nasib guru honorer yang belum masuk dalam database resmi pemerintah. Ma’mol menuturkan bahwa hingga saat ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut belum berani memasukkan tenaga honorer non-database ke dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Hal ini disebabkan belum adanya regulasi atau surat edaran resmi dari Kementerian Pendidikan yang menjadi dasar hukum untuk langkah tersebut.

Kondisi ini membuat banyak tenaga honorer berada dalam ketidakpastian status, sehingga FAGAR berkomitmen untuk membawa persoalan tersebut ke tingkat pusat agar mendapatkan perhatian serius dan solusi yang jelas.

Pertemuan ini menegaskan bahwa berbagai persoalan tenaga pendidik di Kabupaten Garut masih bergantung pada kebijakan nasional. Tanpa regulasi yang jelas dari pemerintah pusat, ruang gerak pemerintah daerah menjadi terbatas, sementara kebutuhan akan kepastian status dan kesejahteraan guru terus mendesak untuk segera diselesaikan.***Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

DPRD Garut Serap Aspirasi Nakes dan Non Nakes PPPK Paruh Waktu, Soroti Kesejahteraan dan Ketimpangan Honorarium

Next Post

Hadiri Sidang Paripurna DPRD Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Gubernur KDM Sebut Tata Ruang Bandung Ada Yang Salah

Related Posts

DPRD Garut Dorong Transparansi Seleksi Kepala Sekolah, Guru P3K dan PNS Tetap Berpeluang
deNews

Yudha Puja Turnawan Desak Kepastian Korwil dan Perbaikan Kesejahteraan PPPK Paruh Waktu di Garut

Selasa, 21 Juli 2026
Yudha Puja Turnawan Minta Kerusakan Sekolah Segera Ditangani, Dorong Kolaborasi BOS, CSR dan Baznas
deNews

Yudha Puja Turnawan Minta Kerusakan Sekolah Segera Ditangani, Dorong Kolaborasi BOS, CSR dan Baznas

Selasa, 21 Juli 2026
DPRD Garut Dorong Transparansi Seleksi Kepala Sekolah, Guru P3K dan PNS Tetap Berpeluang
deNews

DPRD Garut Dorong Transparansi Seleksi Kepala Sekolah, Guru P3K dan PNS Tetap Berpeluang

Selasa, 21 Juli 2026
Bupati Garut Dorong Penguatan Layanan Kesehatan dan Pengembangan Klinik Rotinsulu Menjadi Rumah Sakit
deNews

Bupati Garut Dorong Penguatan Layanan Kesehatan dan Pengembangan Klinik Rotinsulu Menjadi Rumah Sakit

Selasa, 21 Juli 2026
Malam Festival Budaya Hari Jadi Purwakarta, Kemegahan yang Mengandung Makna
Parlementaria

Malam Festival Budaya Hari Jadi Purwakarta, Kemegahan yang Mengandung Makna

Selasa, 21 Juli 2026
10 Pelajar Ciamis Berangkat ke Kampung Inggris Pare, Bupati Herdiat Berpesan Siapkan Diri Jadi Generasi Berdaya Saing Global
deNews

10 Pelajar Ciamis Berangkat ke Kampung Inggris Pare, Bupati Herdiat Berpesan Siapkan Diri Jadi Generasi Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

Beberapa Titik Garut Banjir dan Longsor, Libas Sebut Dampak Pemanfaatan Lingkungan Tanpa Kajian Komprehensif dan Daya Dukung

Senin, 11 November 2024

Mahasiswa UNP Pindah Kuliah di Kampus Dahana

Kamis, 13 November 2025

Viral Jalan Rusak, Kades Handapherang Jelaskan Kendala Anggaran dan Skala Prioritas Pembangunan Desa

Senin, 12 Januari 2026

Polres Purwakarta Gelar Razia, Amankan Ribuan Miras

Senin, 4 Mei 2020

Air Situ Nagrog Meluap, Puluhan Rumah di Pagaden Terendam Banjir

Selasa, 28 Februari 2023
Sekretaris Disdukcapil Subang, Fauzi. Foto : Asep/dejurnal.com

Disdukcapil Kabupaten Subang Batasi pelayanan 50 Orang per Hari

Jumat, 23 April 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste