• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, September 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Hadiri Sidang Paripurna DPRD Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Gubernur KDM Sebut Tata Ruang Bandung Ada Yang Salah

bydejurnalcom
Senin, 20 April 2026
Reading Time: 2 mins read
Hadiri Sidang Paripurna DPRD  Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Gubernur KDM Sebut Tata Ruang Bandung Ada Yang Salah
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) blak-blakan menyebut bahwa tata ruang Bandung itu salah, sehingga kerap terjadi banjir.

“Jujur saja tata ruang Bandung ini salah. Sawah dibuat pabrik jadi banjirnya segini,” kata KDM seraya memeta tangannya menunjukan setinggi badan.

Hal tersebut disampaikan Dedi Mulyadi kepada wartawan yang mencegatnya di teras Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bandung, seusai dirinya menghadiri rapat paripurna DPRD dalam rangka Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Senin 20 April 2026.

BacaJuga :

Bantuan Beras Tiga Bulan Disalurkan, Warga Cigembor Terbantu

Jajaran Polsek Leles Amankan 10 Knalpot Brong dari Pelajar di Kabupaten Garut

DPRD Kabupaten Bandung Soroti Tarif Blogger di Destinasi Wisata: Harus Ada Batas Atas dan Bawah

Menurut Dedi Mulyadi, Bandung itu asal kata dari bendungan, jadi harus banyak danau. Karenanya sudah ada pembahasan kolaboratif dengan Bupati Bandung.

KDM yang didampingi Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyebut sudah ada pembebasan tanah di Kabupaten Bandung 3 hektar. “Biar nanti dibangun danaunya oleh provinsi ,termasuk jalan yang di Tegalluar, rumah Pak Bupati banjir biar nanti ditingkatkan kualitas jalannya dan tanahnya yang sudah dibebaskan oleh perusahaan akan dibangun danaunya,” katanya.

Terkait momentum Hari Jadi ke -385 Kabupaten Bandung, menurut KDM yang paling utama adalah mengingatkan kepada Bandung sebagai nama, ada nilai -nilai hutan yang harus dijaga.

“Tadi sudah disampaikan, nanti dengan kolaboratif menyelesaikan berbagai persoalan di Bandung Selatan, termasuk mengalihfungsikan pekerjaan yang tadinya kuli buruh nanam sayur menjadi buruh menanam kopi, téh ,dan tanaman keras lainnya. Tetapi mereka tetap tidak kehilangan penghasilannya malah ditambah,” katanya.

Secara variabelnya, terang KDM sedang berjalan sekarang, tinggal nanti jumlah dan kolaboratifnya ditambah, termasuk tahun ini bupati sudah plapon tata ruang.

Sebelumnya, dalam sambutan pada sidang paripurna tersebut Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa tugas gubernur itu mengatur peran, karena gubernur itu tidak punya wilayah.

“Karena gubernur itu tidak punya wilayah, yang punya wilayah itu bupati/wali kota. Karena tidak punya wilayah tugas gubernur itu ‘ngokolotan’. Kata bahasa seni itu mengorkestrasi, kata Bah Asep dalang itu tugas gubernur mendalang, mengatur téma,” kata KDM.

KDM pun menjabarkan tema Hari Jadi ke 385 Kabupaten Bandung “Ngarawat Lembur ,Ngaronjatkeun Zaman”. Meski Dedi Mulyadi menyebut “lieur” dengan tema tersebut, tapi kemudian ia memaparkannya.

“Ngarawat?.Oh ngaruwat, miara lembur. Ngaronjatkeun, ningkatkeun, ngigelan zaman.
Kenapa “ngigelan zaman?” Kan zaman itu bukan milik kita, zaman itu kalimat subjek kita itu objek, kita itu tidak bisa merubah zaman.. Karenanya kita “ngigelan” (menyesuaikan diri) dengan zaman.
Karena itu, apa yang harus diubah, yaitu tata kelola lingkungan,” katanya.

“Bandung harus kembali ka Indung, indung kita itu gunung. Di gunung itu ada pertama “sirah cai” atau mata air, dari mata air manjadi kulung-kulungan, dari kulung-kulungan lahir susukan, dari susukan jadi walungan,.jadi bendungan, bandung. Bendungan . Karenanya peradabannya bendungan. diwengku ku Bung Karno, diteruskan Pak Harto, yaitu Bendungan Saguling,” kata KDM.

Menurut KDM, kalimat saguling itu kalimat tunggal jadi jama, jama jadi tunggal, kalau orang Sunda itu nauhid. Kalau orang Sunda nauhid ( bertauhid) menceritakan Tuhan itu tidak boleh diucap-ucap, tidak boleh disebut-sebut, Tuhan itu ada dalam diri. Saguling itu manunggal.

Inti dari sambutan KDM itu bahwa kita harus memelihara alam dan lingkungan, yang disebut KDM kembali ka Indung.* Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

FAGAR Garut Dorong Status PPPK Penuh Waktu, Terkendala Regulasi Pusat dan Nasib Honorer Non-Database

Next Post

Gubernur Jabar KDM Nampak Haru, “Rindu Purnama” Dilantunkan Penyanyi Maliq

Related Posts

Milad & Syukuran 1 Tahun SPPG Citalang 02 Purwakarta, Mitra: “Satu Hidangan, Seribu Harapan” Jadi Semangat ke Depan
deHumaniti

Milad & Syukuran 1 Tahun SPPG Citalang 02 Purwakarta, Mitra: “Satu Hidangan, Seribu Harapan” Jadi Semangat ke Depan

Jumat, 4 September 2026
BP2D Bidik Nyangku Panjalu 2026, Konsep Wisata Terintegrasi Ciamis
deNews

BP2D Bidik Nyangku Panjalu 2026, Konsep Wisata Terintegrasi Ciamis

Jumat, 4 September 2026
Bantuan Pangan Bantu Penuhi Kebutuhan Keluarga di Ciamis
deNews

Bantuan Pangan Bantu Penuhi Kebutuhan Keluarga di Ciamis

Jumat, 4 September 2026
Bantuan Beras Tiga Bulan Disalurkan, Warga Cigembor Terbantu
deNews

Bantuan Beras Tiga Bulan Disalurkan, Warga Cigembor Terbantu

Jumat, 4 September 2026
Jajaran Polsek Leles Amankan 10 Knalpot Brong dari Pelajar di Kabupaten Garut
deNews

Jajaran Polsek Leles Amankan 10 Knalpot Brong dari Pelajar di Kabupaten Garut

Jumat, 4 September 2026
DPRD Kabupaten Bandung Soroti Tarif Blogger di Destinasi Wisata: Harus Ada Batas Atas dan Bawah
deNews

DPRD Kabupaten Bandung Soroti Tarif Blogger di Destinasi Wisata: Harus Ada Batas Atas dan Bawah

Jumat, 4 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

KabarDaerah

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Iyep Jamaludin Bela Sungkawa : Almarhumah Hj. Titik Sosok Yang Baik

Senin, 12 Mei 2025

Masyarakat Desa Suci Pertanyakan Kepastian Hukum Ruislag Tanah Carik

Minggu, 13 Oktober 2019

450 Guru PAUD Ikuti Workshop, Berharap Diakui Resmi Sebagai Pendidik

Selasa, 13 Mei 2025

Warga Sukamulya Keluhkan Pengelolaan SPAM : Belum Tepat Sasaran

Jumat, 17 Oktober 2025

Pemutaran Film Dokumenter Gunung Nagara : Menggali Objek Pemajuan Kebudayaan Peninggalan Masa Lalu

Rabu, 12 November 2025
Foto : Kadisdukcapil dan Sekdis Disdukcapil Ciamis saat bekerja memberikan pelayanan masyarakat

Selama Ramadhan Jam Operasional Disdukcapil Ciamis Berubah, Akses Pelayanan Lebih Dipermudah

Minggu, 16 Maret 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste