• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, September 19, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Moderasi Beragama Jadi Kunci, Kemenag Garut Dorong Kehidupan Yang Harmonis

bydejurnalcom
Selasa, 5 Mei 2026
Reading Time: 2 mins read
Moderasi Beragama Jadi Kunci, Kemenag Garut Dorong Kehidupan Yang Harmonis

H. Muhtarom, M.Ag., Kasi Binmas Islam Kemenag Garut.

ShareTweetSend

Djurnal.com, Garut – Kepala Seksi ( Kasi) Bimbingan Masyarakat (Binmas) Islam, H. Muhtarom, M.Ag., di Kementerian agama kabupaten Garut, menegaskan pentingnya penguatan moderasi beragama sebagai upaya menjaga keharmonisan kehidupan umat di tengah keberagaman. Hal ini disampaikan Kasi Binmas Islam H. Muhtarom, M.Ag saat ditemui Dejurnal.com diruang kerjanya, Selasa (5/5/2026).

Muhtarom menjelaskan, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Binmas Islam mencakup berbagai aspek, mulai dari urusan kepenghuluan seperti nikah, talak, cerai, dan rujuk (NTCR) yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA), hingga penyuluhan keagamaan yang menyasar masyarakat secara luas.

“Penyuluhan agama itu sangat luas cakupannya, mulai dari majelis taklim, masjid, hingga perpustakaan. Termasuk juga merespons isu-isu keagamaan yang berkembang di masyarakat,” ujarnya.

BacaJuga :

Plang Dipasang, Sengketa Tanah Nanjungsari Samarang Kembali Memanas

Sinergi APH dan Lapas Garut, Razia Malam Perkuat Pengawasan dan Deteksi Dini

512 Pelajar Ikuti Lomba PMR GARDA ISTIMEWA 2026 di MAN Purwakarta

Menurutnya, kegiatan penyuluhan tidak hanya bersifat normatif seperti pengajaran agama, tetapi juga mencakup langkah antisipasi dini terhadap potensi konflik sosial berbasis keagamaan. Oleh karena itu, pendekatan moderasi beragama harus menjadi landasan utama dalam setiap kegiatan pembinaan.

“Moderasi beragama harus menjadi parameter dalam memberikan pencerahan keagamaan, baik dalam lingkup internal umat maupun antarumat beragama,” katanya.

Ia menambahkan, para penyuluh agama memiliki peran strategis dalam menyampaikan dakwah yang menyejukkan dan mendorong kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman. 

Hal ini penting, mengingat masyarakat Indonesia, termasuk di Kabupaten Garut, terdiri dari berbagai pemeluk agama.

“Walaupun mayoritas di Garut beragama Islam, namun ada juga pemeluk agama lain seperti Kristen, Hindu, dan lainnya. Semua harus bisa hidup berdampingan secara harmonis,” ujarnya.

Muhtarom juga mengingatkan bahwa konflik keagamaan merupakan persoalan yang sensitif dan membutuhkan waktu lama untuk pemulihan. Hal ini karena konflik tersebut berkaitan erat dengan keyakinan, pemahaman, dan aliran kepercayaan

Kalau konflik keagamaan terjadi, proses pemulihannya tidak mudah dan membutuhkan kesabaran dalam pembinaan agar tidak meluas atau meruncing,” jelasnya.

Ia menegaskan, jika konflik sudah mengarah pada tindakan kriminal atau anarkis, maka penanganannya menjadi kewenangan aparat penegak hukum. Namun, pencegahan tetap menjadi prioritas utama melalui pendekatan persuasif dan edukatif.

Lebih lanjut, Muhtarom menilai bahwa seluruh pemeluk agama pada dasarnya memiliki harapan yang sama, yakni terciptanya kehidupan beragama yang aman, damai, dan harmonis.

Semua umat beragama pasti menginginkan bisa beribadah dengan aman dan nyaman. Karena itu, fondasi toleransi harus terus diperkuat,” katanya.

Ia pun menyebut Kabupaten Garut sebagai daerah yang memiliki modal sosial besar dalam kehidupan keagamaan, dengan sejarah religius yang kuat baik di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.

“Ini menjadi kekuatan yang harus dijaga. Jika keharmonisan ini retak, maka pembangunan di berbagai sektor akan sulit berjalan dengan baik,” pungkasnya.***Deri Acong

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Kapolres Purwakarta Hadiri Upacara Hardiknas 2026, Perkuat Sinergi Dukung Kemajuan Pendidikan

Next Post

Bersama Sat Polairud, Kapolres Purwakarta Gelar Patroli Perairan.

Related Posts

Karang Taruna RW 07 Kelurahan Sayang Gelar Turnamen Fun Football 2026, Perkuat Silaturahmi dan Sportivitas
deSport

Karang Taruna RW 07 Kelurahan Sayang Gelar Turnamen Fun Football 2026, Perkuat Silaturahmi dan Sportivitas

Sabtu, 19 September 2026
PSGC Ciamis Kuasai Laga, Dua Gol Ezechiel Kunci Kemenangan
deNews

PSGC Ciamis Kuasai Laga, Dua Gol Ezechiel Kunci Kemenangan

Sabtu, 19 September 2026
Maulana Malik Ibrahim Mantap Pilih Nurhaliza, Pertunangan Digelar di Jakarta
deNews

Maulana Malik Ibrahim Mantap Pilih Nurhaliza, Pertunangan Digelar di Jakarta

Sabtu, 19 September 2026
Plang Dipasang, Sengketa Tanah Nanjungsari Samarang Kembali Memanas
deNews

Plang Dipasang, Sengketa Tanah Nanjungsari Samarang Kembali Memanas

Sabtu, 19 September 2026
Sinergi APH dan Lapas Garut, Razia Malam Perkuat Pengawasan dan Deteksi Dini
Hukum dan Kriminal

Sinergi APH dan Lapas Garut, Razia Malam Perkuat Pengawasan dan Deteksi Dini

Sabtu, 19 September 2026
512 Pelajar Ikuti Lomba PMR GARDA ISTIMEWA 2026 di MAN Purwakarta
deHumaniti

512 Pelajar Ikuti Lomba PMR GARDA ISTIMEWA 2026 di MAN Purwakarta

Sabtu, 19 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021
Kolase : Pekerjaan Proyek Irigasi Cipalasari.

Hasil Uji Lab Pasir Merah Tak Bagus, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Patut Evaluasi Proyek Irigasi Cipalasari

Rabu, 1 September 2021

KabarDaerah

Di Sukabumi Para Kades Mengeluh, Carut Marut Data Warga Miskin Masih Dipakai Acuan

Sabtu, 2 Mei 2020

Musibah Rob Pantai Indramayu dan Refleksi Akhir Tahun 2022

Minggu, 1 Januari 2023

DPRKPLH Ciamis Perketat Pengelolaan Limbah Dapur MBG, Dorong SPPG Dukung Target Adipura

Kamis, 7 Agustus 2025

Wisata Bagendit Mulai Ditata, Ketua Komisi III DPRD : Mendukung Kalau Menaikan PAD Serta Sejahterakan Warga Garut

Kamis, 5 November 2020
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Bandung, Ir. Aep Dedi

Reses di Mekarrahayu Margaasih Anggota DPRD Ir. Aep Dedi Terima Keluhan Kekecewaan Pasien BPJS

Kamis, 6 November 2025
Bupati Bandung HM.Dadang Supriatna.(tengah)'saat menghadiri wisuda siswa Yayasan Darul.Ma'arif Rahayu Bandung. (Sopandi/ dejurnal.com)

Bupati Dadang Supriatna : Tiga Tahun Kedepan, Rata-Rata Warga Kabupaten Bandung Ditargetkan Tamat SMA

Sabtu, 29 Mei 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste