• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, September 19, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Komitmen Pemkab Garut: Taman Kota Harus Bersih dan Rapi Meski Anggaran Terbatas

bydejurnalcom
Rabu, 6 Mei 2026
Reading Time: 3 mins read
Komitmen Pemkab Garut: Taman Kota Harus Bersih dan Rapi Meski Anggaran Terbatas

Kepala Bidang Pertamanan DLH, Haji Dadan Ridwan, S.E., M.Si.

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Lingkungan Hidup khususnya di bidang pertamanan menegaskan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kerapihan taman kota, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.

Kepala Bidang Pertamanan, Haji Dadan Ridwan, S.E., M.Si., saat diwawancarai diruang kerjanya pada Rabu (5/5/2026) ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama, terutama dalam menghadirkan ruang publik yang nyaman dan terawat.

“Yang penting taman itu bersih dan rapi. Keterbatasan anggaran jangan dijadikan keluhan,” ujar Dadan kepada Dejurnal.com

BacaJuga :

Berkah Maulid Nabi, Warga Desa Lamajang Pangalengan Terima Sertifikat Tanah Elektronik Gratis dari BPN

Dua Agen BRILink Cibadak Raih Penghargaan Program Lelang CASA 2026

Bukan Sekadar Sepak Bola, BP2D Sebut Laga PSGC Jadi Etalase Wisata Ciamis

Menurutnya, sejumlah titik taman di wilayah Garut kini menunjukkan perbaikan yang cukup signifikan dibandingkan sebelumnya. Kawasan Kerkop hingga Taman Munding menjadi contoh perubahan yang mulai dirasakan masyarakat.

Ia menjelaskan, saat ini petugas kebersihan telah ditempatkan secara rutin di berbagai lokasi, sehingga kondisi taman lebih terjaga.

“Dulu tidak ada petugas, sekarang sudah ada yang membersihkan secara rutin, jadi hasilnya terlihat,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 12 petugas diterjunkan dan dibagi ke dalam empat kelompok kerja. Mereka bertugas di sejumlah titik strategis, seperti Maktal, Simpang Lima, Taman Munding, dan Pengkolan, guna memastikan pemeliharaan taman berjalan merata.

Meski demikian, masih kata Dadan, pihaknya mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama saat musim kemarau. Kondisi cuaca ekstrem menyebabkan beberapa tanaman hias tidak mampu bertahan.

“Kalau ada tanaman yang mati saat kemarau, nanti kita ganti lagi saat musim hujan dengan yang lebih kuat,” ucapnya.

Selain itu, Dadan juga menyoroti potensi risiko pohon tumbang akibat cuaca yang tidak menentu. Ia menegaskan bahwa tidak terdapat anggaran kompensasi bagi korban, karena kejadian tersebut masuk dalam kategori bencana.

“Kalau soal ganti rugi tidak ada. Itu masuk kategori bencana dan ditangani oleh BPBD,” tegasnya.

Meski demikian, pihaknya membuka ruang partisipasi masyarakat untuk melaporkan pohon yang berpotensi membahayakan, khususnya di wilayah kewenangan kabupaten.

“Silakan masyarakat melapor melalui pemerintah desa. Kalau itu kewenangan kami, akan langsung ditindaklanjuti,” terangnya.

Ke depan, Dadan berharap adanya regulasi berupa peraturan daerah yang mengatur perlindungan pohon, termasuk kemungkinan penerapan skema asuransi seperti yang telah diterapkan di sejumlah daerah lain.

“Harapannya ada regulasi agar pohon bisa diasuransikan, sehingga ada perlindungan jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.*** Deri Acong Bidang Pertamanan, Haji Dadan Ridwan, S.E., M.Si., saat diwawancarai diruang kerjanya pada Rabu (5/5/2026) ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama, terutama dalam menghadirkan ruang publik yang nyaman dan terawat.

“Yang penting taman itu bersih dan rapi. Keterbatasan anggaran jangan dijadikan keluhan,” ujar Dadan kepada Dejurnal.com

Menurutnya, sejumlah titik taman di wilayah Garut kini menunjukkan perbaikan yang cukup signifikan dibandingkan sebelumnya. Kawasan Kerkop hingga Taman Munding menjadi contoh perubahan yang mulai dirasakan masyarakat.

Ia menjelaskan, saat ini petugas kebersihan telah ditempatkan secara rutin di berbagai lokasi, sehingga kondisi taman lebih terjaga.

“Dulu tidak ada petugas, sekarang sudah ada yang membersihkan secara rutin, jadi hasilnya terlihat,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 12 petugas diterjunkan dan dibagi ke dalam empat kelompok kerja. Mereka bertugas di sejumlah titik strategis, seperti Maktal, Simpang Lima, Taman Munding, dan Pengkolan, guna memastikan pemeliharaan taman berjalan merata.

Meski demikian, masih kata Dadan, pihaknya mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama saat musim kemarau. Kondisi cuaca ekstrem menyebabkan beberapa tanaman hias tidak mampu bertahan.

“Kalau ada tanaman yang mati saat kemarau, nanti kita ganti lagi saat musim hujan dengan yang lebih kuat,” ucapnya.

Selain itu, Dadan juga menyoroti potensi risiko pohon tumbang akibat cuaca yang tidak menentu. Ia menegaskan bahwa tidak terdapat anggaran kompensasi bagi korban, karena kejadian tersebut masuk dalam kategori bencana.

“Kalau soal ganti rugi tidak ada. Itu masuk kategori bencana dan ditangani oleh BPBD,” tegasnya.

Meski demikian, pihaknya membuka ruang partisipasi masyarakat untuk melaporkan pohon yang berpotensi membahayakan, khususnya di wilayah kewenangan kabupaten.

“Silakan masyarakat melapor melalui pemerintah desa. Kalau itu kewenangan kami, akan langsung ditindaklanjuti,” terangnya.

Ke depan, Dadan berharap adanya regulasi berupa peraturan daerah yang mengatur perlindungan pohon, termasuk kemungkinan penerapan skema asuransi seperti yang telah diterapkan di sejumlah daerah lain.

“Harapannya ada regulasi agar pohon bisa diasuransikan, sehingga ada perlindungan jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.*** Deri Acong

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Percepat Aktivasi IKD, Disdukcapil Ciamis dan Dinsos Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Next Post

KPH Purwakarta bersama YKP3 Jati Sejahtera Kegiatan Sosial dan Penanaman pohon

Related Posts

Hadapi Kemarau, Lapas Garut Gelar Salat Istisqa Bersama Pegawai dan Warga Binaan
deNews

Hadapi Kemarau, Lapas Garut Gelar Salat Istisqa Bersama Pegawai dan Warga Binaan

Sabtu, 19 September 2026
Gerakan Indonesia ASRI, PERUMDAM Tirta Galuh Sebut Bersih-Bersih Sudah Jadi Gaya Hidup Warga Ciamis
deNews

Gerakan Indonesia ASRI, PERUMDAM Tirta Galuh Sebut Bersih-Bersih Sudah Jadi Gaya Hidup Warga Ciamis

Jumat, 18 September 2026
Proyek Sanitary Landfill TPA Cikolotok Disorot, Amarta Pertanyakan Pengalaman Kontraktor dan Target 120 Hari
Nasional

Proyek Sanitary Landfill TPA Cikolotok Disorot, Amarta Pertanyakan Pengalaman Kontraktor dan Target 120 Hari

Jumat, 18 September 2026
Berkah Maulid Nabi, Warga Desa Lamajang Pangalengan Terima Sertifikat Tanah Elektronik Gratis dari BPN
deNews

Berkah Maulid Nabi, Warga Desa Lamajang Pangalengan Terima Sertifikat Tanah Elektronik Gratis dari BPN

Jumat, 18 September 2026
Dua Agen BRILink Cibadak Raih Penghargaan Program Lelang CASA 2026
deNews

Dua Agen BRILink Cibadak Raih Penghargaan Program Lelang CASA 2026

Jumat, 18 September 2026
Bukan Sekadar Sepak Bola, BP2D Sebut Laga PSGC Jadi Etalase Wisata Ciamis
deNews

Bukan Sekadar Sepak Bola, BP2D Sebut Laga PSGC Jadi Etalase Wisata Ciamis

Jumat, 18 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

Cerita Warga : Situs Makam Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Makam Astana Kalong

Jumat, 30 Juni 2023

KabarDaerah

Dishub  Purwakarta Berikan Tips Berkendara Saat Puasa

Kamis, 15 April 2021

Jelang Pelantikan, Bupati Bandung Terpilih Imbau Tidak Kirim Karangan Bunga

Sabtu, 24 April 2021

Bravo Komando Peduli Pembagian Ta’jil

Sabtu, 16 Mei 2020

Gempa Bumi Mag 5,1 Guncang Bayah, Getaran Terasa di Sukabumi

Minggu, 6 April 2025
Aktifis Garut, Rawink Rantik. (Foto : Istimewa)

Aktivis Rawink Soroti Kebijakan Bupati Garut Terkait Penataan PKL

Kamis, 7 Oktober 2021

DPMD Kabupaten Bandung Gelar Monev Bantuan Keuangan Desa di Kecamatan Pacet

Rabu, 24 Desember 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste