• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Mei 6, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Komitmen Pemkab Garut: Taman Kota Harus Bersih dan Rapi Meski Anggaran Terbatas

bydejurnalcom
Rabu, 6 Mei 2026
Reading Time: 3 mins read
Komitmen Pemkab Garut: Taman Kota Harus Bersih dan Rapi Meski Anggaran Terbatas

Kepala Bidang Pertamanan DLH, Haji Dadan Ridwan, S.E., M.Si.

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Lingkungan Hidup khususnya di bidang pertamanan menegaskan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kerapihan taman kota, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.

Dejurnal.com, Garut – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Lingkungan Hidup khususnya di bidang pertamanan menegaskan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kerapihan taman kota, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.

Kepala Bidang Pertamanan, Haji Dadan Ridwan, S.E., M.Si., saat diwawancarai diruang kerjanya pada Rabu (5/5/2026) ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama, terutama dalam menghadirkan ruang publik yang nyaman dan terawat.

BacaJuga :

Perkuat Sinergi Pengawasan dan Transparansi,Kapolres Purwakarta Hadiri Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa 2026

KPH Purwakarta bersama YKP3 Jati Sejahtera Kegiatan Sosial dan Penanaman pohon

Percepat Aktivasi IKD, Disdukcapil Ciamis dan Dinsos Pastikan Bansos Tepat Sasaran

“Yang penting taman itu bersih dan rapi. Keterbatasan anggaran jangan dijadikan keluhan,” ujar Dadan kepada Dejurnal.com

Menurutnya, sejumlah titik taman di wilayah Garut kini menunjukkan perbaikan yang cukup signifikan dibandingkan sebelumnya. Kawasan Kerkop hingga Taman Munding menjadi contoh perubahan yang mulai dirasakan masyarakat.

Ia menjelaskan, saat ini petugas kebersihan telah ditempatkan secara rutin di berbagai lokasi, sehingga kondisi taman lebih terjaga.

“Dulu tidak ada petugas, sekarang sudah ada yang membersihkan secara rutin, jadi hasilnya terlihat,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 12 petugas diterjunkan dan dibagi ke dalam empat kelompok kerja. Mereka bertugas di sejumlah titik strategis, seperti Maktal, Simpang Lima, Taman Munding, dan Pengkolan, guna memastikan pemeliharaan taman berjalan merata.

Meski demikian, masih kata Dadan, pihaknya mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama saat musim kemarau. Kondisi cuaca ekstrem menyebabkan beberapa tanaman hias tidak mampu bertahan.

“Kalau ada tanaman yang mati saat kemarau, nanti kita ganti lagi saat musim hujan dengan yang lebih kuat,” ucapnya.

Selain itu, Dadan juga menyoroti potensi risiko pohon tumbang akibat cuaca yang tidak menentu. Ia menegaskan bahwa tidak terdapat anggaran kompensasi bagi korban, karena kejadian tersebut masuk dalam kategori bencana.

“Kalau soal ganti rugi tidak ada. Itu masuk kategori bencana dan ditangani oleh BPBD,” tegasnya.

Meski demikian, pihaknya membuka ruang partisipasi masyarakat untuk melaporkan pohon yang berpotensi membahayakan, khususnya di wilayah kewenangan kabupaten.

“Silakan masyarakat melapor melalui pemerintah desa. Kalau itu kewenangan kami, akan langsung ditindaklanjuti,” terangnya.

Ke depan, Dadan berharap adanya regulasi berupa peraturan daerah yang mengatur perlindungan pohon, termasuk kemungkinan penerapan skema asuransi seperti yang telah diterapkan di sejumlah daerah lain.

“Harapannya ada regulasi agar pohon bisa diasuransikan, sehingga ada perlindungan jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.*** Deri Acong Bidang Pertamanan, Haji Dadan Ridwan, S.E., M.Si., saat diwawancarai diruang kerjanya pada Rabu (5/5/2026) ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama, terutama dalam menghadirkan ruang publik yang nyaman dan terawat.

“Yang penting taman itu bersih dan rapi. Keterbatasan anggaran jangan dijadikan keluhan,” ujar Dadan kepada Dejurnal.com

Menurutnya, sejumlah titik taman di wilayah Garut kini menunjukkan perbaikan yang cukup signifikan dibandingkan sebelumnya. Kawasan Kerkop hingga Taman Munding menjadi contoh perubahan yang mulai dirasakan masyarakat.

Ia menjelaskan, saat ini petugas kebersihan telah ditempatkan secara rutin di berbagai lokasi, sehingga kondisi taman lebih terjaga.

“Dulu tidak ada petugas, sekarang sudah ada yang membersihkan secara rutin, jadi hasilnya terlihat,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 12 petugas diterjunkan dan dibagi ke dalam empat kelompok kerja. Mereka bertugas di sejumlah titik strategis, seperti Maktal, Simpang Lima, Taman Munding, dan Pengkolan, guna memastikan pemeliharaan taman berjalan merata.

Meski demikian, masih kata Dadan, pihaknya mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama saat musim kemarau. Kondisi cuaca ekstrem menyebabkan beberapa tanaman hias tidak mampu bertahan.

“Kalau ada tanaman yang mati saat kemarau, nanti kita ganti lagi saat musim hujan dengan yang lebih kuat,” ucapnya.

Selain itu, Dadan juga menyoroti potensi risiko pohon tumbang akibat cuaca yang tidak menentu. Ia menegaskan bahwa tidak terdapat anggaran kompensasi bagi korban, karena kejadian tersebut masuk dalam kategori bencana.

“Kalau soal ganti rugi tidak ada. Itu masuk kategori bencana dan ditangani oleh BPBD,” tegasnya.

Meski demikian, pihaknya membuka ruang partisipasi masyarakat untuk melaporkan pohon yang berpotensi membahayakan, khususnya di wilayah kewenangan kabupaten.

“Silakan masyarakat melapor melalui pemerintah desa. Kalau itu kewenangan kami, akan langsung ditindaklanjuti,” terangnya.

Ke depan, Dadan berharap adanya regulasi berupa peraturan daerah yang mengatur perlindungan pohon, termasuk kemungkinan penerapan skema asuransi seperti yang telah diterapkan di sejumlah daerah lain.

“Harapannya ada regulasi agar pohon bisa diasuransikan, sehingga ada perlindungan jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.*** Deri Acong

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Percepat Aktivasi IKD, Disdukcapil Ciamis dan Dinsos Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Next Post

KPH Purwakarta bersama YKP3 Jati Sejahtera Kegiatan Sosial dan Penanaman pohon

Related Posts

Astaghfirullah! Kakek Tiri di Subang Diduga Rusak 4 Cucu Sendiri, Aksi Bejat Terbongkar Setelah Bertahun-tahun
Hukum dan Kriminal

Astaghfirullah! Kakek Tiri di Subang Diduga Rusak 4 Cucu Sendiri, Aksi Bejat Terbongkar Setelah Bertahun-tahun

Rabu, 6 Mei 2026
Wujudkan Zero New Stunting, Sindangrasa Gandeng FIKES Unigal Turun Tangani Kasus
deNews

Wujudkan Zero New Stunting, Sindangrasa Gandeng FIKES Unigal Turun Tangani Kasus

Rabu, 6 Mei 2026
Polres Subang Ungkap Kasus Pencurian di Pamanukan, Mantan Karyawan Toko Gasak Uang Rp50 Juta
Hukum dan Kriminal

Polres Subang Ungkap Kasus Pencurian di Pamanukan, Mantan Karyawan Toko Gasak Uang Rp50 Juta

Rabu, 6 Mei 2026
Perkuat Sinergi Pengawasan dan Transparansi,Kapolres Purwakarta Hadiri Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa 2026
BumDesa

Perkuat Sinergi Pengawasan dan Transparansi,Kapolres Purwakarta Hadiri Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa 2026

Rabu, 6 Mei 2026
KPH Purwakarta bersama  YKP3 Jati Sejahtera Kegiatan Sosial dan  Penanaman pohon
deEdukasi

KPH Purwakarta bersama YKP3 Jati Sejahtera Kegiatan Sosial dan Penanaman pohon

Rabu, 6 Mei 2026
Percepat Aktivasi IKD, Disdukcapil Ciamis dan Dinsos Pastikan Bansos Tepat Sasaran
deNews

Percepat Aktivasi IKD, Disdukcapil Ciamis dan Dinsos Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Rabu, 6 Mei 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

KabarDaerah

Pesisir Pantai Garut Ditetapkan Sebagai Kawasan Rawan Bencana Tsunami, Kalak BPBD : Upaya Mitigasi Aktif dan Berkelanjutan Terus Dilakukan

Rabu, 21 Januari 2026

Kabupaten Purwakarta Konfirmasi Positif Terus Bertambah, Tembus 47 Orang

Selasa, 22 September 2020

DP3A Beserta Disnakan Sukabumi Latih Ibu-Ibu PKK Limusnunggal Membuat Abon

Rabu, 23 September 2020

Makam Astana Gede “Tunggul Rahayu ” Purwakarta Dijadikan Percontohan Untuk Kabupaten Bandung Barat

Jumat, 5 Juni 2020

DPC APDESI Subang Periode 2022-2027 Resmi Dilantik

Rabu, 14 Desember 2022

YLBH-LSI Dukung Langkah APH Tuntaskan Perkara Dugaan Korupsi Para Pejabat Pemkab Garut

Minggu, 6 September 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste