• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Mei 27, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

DKM Al-Haq Gelar Sholat Idul Adha di Halaman Sekolah Al-Haq, Khotib: Kurban Hakikatnya Menyembelih Sombong, Kikir, Ego, dan Cinta Dunia

bydejurnalcom
Rabu, 27 Mei 2026
Reading Time: 2 mins read
DKM Al-Haq Gelar Sholat Idul Adha di Halaman Sekolah Al-Haq, Khotib: Kurban Hakikatnya Menyembelih Sombong, Kikir, Ego, dan Cinta Dunia
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung- Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Haq Margahayu Kabupaten Bandung menggelar Sholat Idul Adha 1447 H di halaman Sekolah Alh-Haq Margahayu, Kabupaten Bandung, Rabu 27 Mei 2026.

Bertindak sebagai Imam dan Khotib pada kegiatan yang diikuti ratusan jamaah ini yakni Ustadz Fadhil Fauzan Rahman.

Mengawali khotbahnya Fadhil Fauzan mengajak Mustamin untuk bersyukur kepala Allah karena masih diberi kesempatan hari ini bertemu dengan hari yang agung Idul Adha 1446 H.

BacaJuga :

Kasus Guru PPPK Dipecat Bupati, Kadisdik : Punya Hak Banding Ikuti Saja

Disdik Kabupaten Bandung Sosialisasikan SPMB, Semua Anak Harus Sekolah

Kapolres Ciamis Pimpin Sambutan Idul Adha di Tengah Lautan Jamaah

Ia menyampaikan, Idul Adha tidak hanya merayakan hari yang di dalamnya ada penyembeliha hewan kurban, tetapi momen ini
membuka sejarah tentang ketaulaudan Nabi Ibrahim.

Dijelaskan dalam Al-Quran Surat AN-Nahl ayat 120: Sesungguhnya Ibrahim adalah imam (sosok panutan) yang patuh kepada Allah, hanif (lurus), dan bukan termasuk orang-orang musyrik.

Dengan adanya ayat ini menegaskan bahwa nabi Ibrahim bukan sekedar nabi tapi imam dalam ketauhidan dan pengorbanan.

Beliu mempertahankan ketauhauidan di tengah masyarakat yang tunduk dan takut kepada kekuasaan dunia. Ibrahim hidup di tengah sosok pemimpin yang zolim, yakni raja Namrud.

Nabi Ibrahim tidak mengangkat senjata dalam menegakkan ketauhidan, tetapi dengan dialog-dialog yang masuk akal dalam mengagungkan Allah.

Nabi Ibrahim tidak gentar menghadapi amarah kaumnya. Dia dengan percaya diri berkata, “Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu? Bagaimana mungkin kalian menyembah buah karya kalian sendiri?(Assaffat 95).

Pada saat itu raja Namrud tidak menerima, sehingga nabi Ibrahim dihukum dengan dibakar.
Tapi Allah menurunkan pertlongan seperti dalam Al-Quran Sirat Al Anbiya ayat 69. “Kami berfirman, ‘Wahai api! Jadilah kamu dingin, dan penyelamat bagi Ibrahim!'”

Hari ini, ungkap Khotib Fadhil Fauzan kita tidak melihat lagi Raja Namrud pada masa itu, tapi ada Namrud-Nambrud masa kini. Penguasa yang mengikuti hawa nafsu, melebihi perintah Allah,
tidak sedikit manusia mengorbankan kejujuran hanya demi jabatan. Halal dikorbankan demi dunia duniawi. Nafsu mengalahkan hati, maka sesungguhnya Nanmrud itu ada di dalam manusia seperti itu.

Nabi Ibrahim kemudian diuji kembali harus berkorban ketika ingin memiliki keturunan untuk meneruskan perjuangan, disaat tak kunjung juga punya keturunan, namun ketika memiliki Ismail mendapat ujian yang luar biasa.

Bayangkan ketika anak dan ibu yang sedang menyusui harus ditinggalkan karena perintah Allah, tapi Nabi Ibrahim mampu menjalankan perintah Allah. Istrinya juga, Siti Hajar taat, rela bolah-balik Sofa dak marwa demi mencari air untuk anaknya yang kehausan di tengah terik panas matahari, sehingga Allah turunkan pertolongan dengan keluarnya air zam-zam.

Siti Hajar mengajarkan bahwa tawakal bukan diam, tetapi berikhtiar sambil memohon pertolongan pada Allah, bukan menyerah tapi melangkah dalam kesabaran.

Allah menguji kembali Nambi Ibrahim, disaat pertemuan baru terjadi dengan istri dan anaknya, di lembah yang tandus kemudian Nabi Ibrahim bermimpi bahwa anaknya Ismail harus disembelih.

Setelah ujian itu bisa dilalui Nabi Ibrahim, Allah menggantikan Ismail dengan seekor hewan kurban. Sejak saat itu disyariatkan menyembelih kurban.

Arti dari menyembelih kurban, kata Ustadz Fadhil Fauzan, yakni
1. Menyembelih kesombongan, karena
tidak akan masuk surga jika sekecil apapun dalam hati ada kesombongan.

2. Menyembelih kepakiran, karena kita tidak akan mendapatkan kebaikan yang sempurna jika ada kekikran dalam hati.

3. Menyembelih ego. Artinya dengan kurban kita harus mampu menyembelih ego dengan cara mengikuti ajaran Allah

4. Menyembelih cinta dunia, kita hidup di dunia ini seolah sedang musyafri, ada yang lebih utama yang abadi yaitu kehidupan akhirat.

Di akhir khutbahnya Ustadz Fadhil menyampaikan harapannya, dengan menyembelih kurban menjadi wasilah ketakwaan kepad Allah, karena bukan dagingnya yang sampai kepad Allah, tapi ketakwaan.* Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Anggota Komisi D DPRD Agus Setiawan: Berharap Ada Jalan Terbaik Bagi Guru PPPK yang Diberhentikan

Next Post

Polres Ciamis Sembelih 8 Sapi dan 25 Kambing, Kapolres: Kurban Jadi Wujud Berbagi untuk Sesama

Related Posts

Jamaah DKM Al-Haq Potong 7 Sapi Qurban
deNews

Jamaah DKM Al-Haq Potong 7 Sapi Qurban

Rabu, 27 Mei 2026
Polres Ciamis Sembelih 8 Sapi dan 25 Kambing, Kapolres: Kurban Jadi Wujud Berbagi untuk Sesama
deNews

Polres Ciamis Sembelih 8 Sapi dan 25 Kambing, Kapolres: Kurban Jadi Wujud Berbagi untuk Sesama

Rabu, 27 Mei 2026
Anggota Komisi D DPRD Agus Setiawan: Berharap Ada Jalan Terbaik Bagi Guru PPPK yang Diberhentikan
deNews

Anggota Komisi D DPRD Agus Setiawan: Berharap Ada Jalan Terbaik Bagi Guru PPPK yang Diberhentikan

Rabu, 27 Mei 2026
Kasus Guru PPPK Dipecat Bupati, Kadisdik :  Punya Hak Banding Ikuti Saja
deNews

Kasus Guru PPPK Dipecat Bupati, Kadisdik : Punya Hak Banding Ikuti Saja

Rabu, 27 Mei 2026
Disdik Kabupaten Bandung Sosialisasikan SPMB, Semua Anak Harus Sekolah
deNews

Disdik Kabupaten Bandung Sosialisasikan SPMB, Semua Anak Harus Sekolah

Rabu, 27 Mei 2026
Kapolres Ciamis Pimpin Sambutan Idul Adha di Tengah Lautan Jamaah
deNews

Kapolres Ciamis Pimpin Sambutan Idul Adha di Tengah Lautan Jamaah

Rabu, 27 Mei 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

KabarDaerah

Jalan Rusak di Selatan Garut : Tanggung Jawab Negara yang Terabaikan

Senin, 17 November 2025

Sebelum Jadi Ketua KPU Garut Kemudian Diberhentikan Tetap DKPP, Dulu Dian Hasanudin Dikenal Sebagai Aktifis

Sabtu, 19 April 2025

Anggota F PKS DPRD Kabupaten Bandung H. Dadang Suryana, S.Ip : 1 Syawal 1446 H Momen Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Silaturahmi

Kamis, 27 Maret 2025

Batu Tapak Camping Ground Keluhkan Dampak PSBB Jabodetabek Sepikan Kunjungan

Minggu, 20 September 2020

Ketua PP Tarkid : Proyek Pribadi Wakil Bupati Garut Tidak Kantongi IMB?

Kamis, 10 September 2020

Polres Purwakarta Bubarkan Warga Yang Lolos Menuju Jalur Tikus ke Tempat Wisata

Selasa, 26 Mei 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste