Dejurnal.com, Garut – Kejuaraan bulutangkis APDESI Cup I Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga semata, tetapi juga dinilai memiliki nilai strategis dalam membangun kebersamaan, disiplin, dan semangat gotong royong di lingkungan pemerintahan desa. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Ahmad Ramdani, S.Sos., M.Si., usai menghadiri penutupan turnamen yang berlangsung di GOR Sutra Alam Sport Garut, Minggu (7/6/2026).
Dalam wawancaranya dengan awak media, Ahmad Ramdani mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas suksesnya penyelenggaraan APDESI Cup I yang digagas oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Garut.
Menurutnya, turnamen tersebut merupakan kegiatan positif yang memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi para peserta yang bertanding, tetapi juga bagi seluruh pemerintah desa dan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Saya sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Garut merasa sangat bangga dengan terselenggaranya turnamen bulutangkis APDESI Cup I ini. Kegiatan ini merupakan sebuah langkah positif yang menunjukkan bahwa pemerintah desa tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan pelayanan masyarakat, tetapi juga memperhatikan pembangunan sumber daya manusia melalui olahraga,” ujarnya.
Ahmad Ramdani menegaskan bahwa makna dari sebuah turnamen olahraga tidak hanya terletak pada siapa yang menjadi juara atau siapa yang berhasil meraih kemenangan. Lebih dari itu, olahraga mengajarkan banyak nilai kehidupan yang sangat penting untuk diterapkan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan pemerintahan desa.
Menurutnya, melalui pertandingan bulutangkis para peserta belajar mengenai pentingnya kedisiplinan, kerja keras, sportivitas, kerja sama tim, serta kemampuan membangun komunikasi yang baik dengan sesama peserta.
“Yang paling penting dari kegiatan ini bukan semata-mata kemenangan yang diraih. Turnamen ini menjadi sarana latihan disiplin, kerja sama, kebersamaan, dan sportivitas. Nilai-nilai tersebut sangat penting bagi kepala desa, perangkat desa, dan masyarakat dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat maupun dalam melaksanakan pembangunan desa,” jelasnya.
Ia juga memberikan penghargaan kepada DPC APDESI Kabupaten Garut yang telah berhasil memfasilitasi dan menyelenggarakan kegiatan olahraga berskala kabupaten tersebut dengan baik.
Menurut Ahmad Ramdani, APDESI telah menunjukkan perannya sebagai organisasi yang mampu menjadi wadah pemersatu kepala desa sekaligus penggerak kegiatan positif yang berdampak bagi kemajuan desa-desa di Kabupaten Garut.
“Saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada APDESI Kabupaten Garut yang telah memberikan fasilitasi serta ruang bagi terselenggaranya turnamen bulutangkis ini. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk memperkuat hubungan antar kepala desa, perangkat desa, serta seluruh elemen masyarakat desa,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap APDESI Cup dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkembang dari tahun ke tahun. Dengan pelaksanaan yang berkelanjutan, turnamen ini diyakini mampu menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkuat solidaritas antar desa di Kabupaten Garut.
Menurutnya, kebersamaan dan kekompakan merupakan modal utama dalam mendorong keberhasilan pembangunan desa. Oleh karena itu, kegiatan yang mampu mempertemukan berbagai unsur pemerintahan desa dalam suasana yang sehat dan penuh sportivitas perlu terus didukung.
“Harapan kami ke depan, APDESI Cup ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus dilaksanakan secara konsisten. Kegiatan ini akan menjadi sarana yang sangat baik untuk menjaga kebersamaan, memperkuat kekompakan, dan meningkatkan sinergi antar desa di Kabupaten Garut,” ungkapnya.
Ahmad Ramdani juga optimistis bahwa penyelenggaraan APDESI Cup pada tahun-tahun berikutnya akan semakin baik, baik dari segi peserta, kualitas pertandingan, maupun cakupan pelaksanaannya.
Ia berharap seluruh desa di Kabupaten Garut dapat terlibat secara aktif dalam ajang tersebut sehingga semangat persatuan dan kebersamaan dapat dirasakan secara lebih luas.
“Karena ini baru pertama kali dilaksanakan, tentu masih ada berbagai hal yang bisa disempurnakan. Saya yakin tahun depan pelaksanaannya akan lebih baik lagi. Jika kegiatan ini menjadi agenda tahunan, saya berharap seluruh desa di Kabupaten Garut dapat berpartisipasi sehingga manfaatnya semakin luas,” tuturnya.
Saat ini Kabupaten Garut memiliki 421 desa yang tersebar di berbagai kecamatan. Dengan jumlah desa yang cukup besar tersebut, APDESI Cup dinilai memiliki potensi menjadi salah satu ajang silaturahmi terbesar bagi pemerintah desa di Kabupaten Garut.
Melalui kegiatan olahraga seperti ini, hubungan antar desa tidak hanya terjalin dalam forum formal pemerintahan, tetapi juga melalui interaksi yang lebih akrab, sehat, dan produktif.
“Kami berharap ke depan seluruh desa yang berjumlah 421 desa dapat ikut merasakan manfaat dari kegiatan ini. Semangat kebersamaan yang dibangun melalui olahraga akan menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkas Ahmad Ramdani.
Keberhasilan penyelenggaraan APDESI Cup I Tahun 2026 menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi media pemersatu sekaligus sarana memperkuat sinergi antar pemerintah desa. Dengan dukungan berbagai pihak, turnamen ini diharapkan terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan semangat kebersamaan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa-desa Kabupaten Garut.***Willy














