CIAMIS, deJurnal,- Universitas Galuh kembali menegaskan perannya sebagai salah satu perguruan tinggi terdepan di Kabupaten Ciamis dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Melalui Wisuda ke-44 yang digelar dengan mengusung tema “Dari Bumi Galuh untuk Negeri: Lulusan Berbudaya, Berjiwa Konservasi, Berdaya Saing Global”, sebanyak 480 wisudawan resmi dilepas untuk memasuki dunia kerja, pengabdian, dan berbagai bidang kehidupan yang lebih luas.
Momentum wisuda tersebut tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa studi, tetapi juga menjadi deklarasi lahirnya generasi intelektual baru yang diharapkan mampu membawa nilai-nilai budaya Galuh, semangat pelestarian lingkungan, serta kompetensi global ke tengah masyarakat.
Ketua Yayasan Pendidikan Galuh (YPG) Ciamis, dr. Hj. Pupung Oprianti, M.Kes., menegaskan bahwa tema yang diusung bukan sekadar slogan seremonial, melainkan manifestasi visi besar Universitas Galuh dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter.
Menurutnya, lulusan Universitas Galuh harus menjadi pribadi yang “pengkuh agamana, luhung elmuna, jembar budayana” atau memiliki keteguhan iman, keluasan ilmu, serta kematangan budaya.
“Di tengah era disrupsi moral dan digital saat ini, lulusan harus mampu menjaga karakter, etika, kesantunan, serta nilai silih asih, silih asah, dan silih asuh. Tantangan masa depan tidak hanya berkaitan dengan ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan hidup,” ujarnya.
Ia menambahkan, Universitas Galuh secara konsisten menanamkan nilai konservasi kepada seluruh sivitas akademika, baik konservasi alam, lingkungan hidup, maupun pelestarian budaya lokal. Karena itu, para alumni diharapkan mampu menjadi pelopor pembangunan berkelanjutan yang peka terhadap berbagai persoalan ekologis.
“Kerusakan ekosistem, perubahan iklim, dan berbagai bencana lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. Alumni Universitas Galuh harus hadir sebagai bagian dari solusi,” katanya.
Kampus Konservasi dan Budaya Terus Catatkan Prestasi
Dalam kesempatan tersebut, Universitas Galuh juga memaparkan berbagai capaian strategis sepanjang Tahun Akademik 2025/2026.
Di bidang tata kelola, kampus terus memperkuat sistem digital menuju konsep Smart Campus yang tetap berakar pada nilai budaya lokal. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang baik atau Good University Governance.
Prestasi membanggakan lainnya datang dari Program Studi Pendidikan Sejarah yang berhasil meraih status Akreditasi Unggul, menambah jumlah program studi unggul yang dimiliki Universitas Galuh.
Pada sektor penelitian dan pengabdian masyarakat, sebanyak delapan tim dosen berhasil memperoleh pendanaan kompetitif nasional dengan total nilai mencapai Rp658,26 juta untuk empat penelitian dan empat program pengabdian masyarakat.
Selain itu, dosen Universitas Galuh juga memperoleh pendanaan riset melalui kolaborasi bersama perguruan tinggi internasional, memperkuat posisi kampus dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.
Universitas Galuh juga terus mengembangkan jejaring global melalui berbagai program internasional. Mahasiswa secara rutin mengikuti program magang industri di Jepang dan Program Pengalaman Lapangan Persekolahan (PLP) Internasional di Thailand.
Bahkan pada 17 Juni 2026 mendatang, delegasi mahasiswa Universitas Galuh dijadwalkan berangkat ke Malaysia untuk mengikuti program PLP Internasional sebagai bagian dari upaya peningkatan daya saing global mahasiswa.
Tak hanya itu, sepanjang tahun akademik ini mahasiswa Universitas Galuh berhasil meraih lima prestasi tingkat nasional dan lolos pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Rektor: Alumni Harus Berbudaya dan Siap Bersaing di Tingkat Global
Rektor Universitas Galuh, Prof. Dr. Dadi, M.Si., menegaskan bahwa para wisudawan kini telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar alumni Universitas Galuh yang membawa tanggung jawab moral untuk menjaga nama baik almamater.
Ia berharap para lulusan mampu tampil sebagai pribadi yang percaya diri, berkarakter, serta menjadikan nilai-nilai budaya Galuh sebagai fondasi dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.
“Sebagai alumni, Saudara harus melangkah dengan penuh keyakinan sebagai insan yang berbudaya, memiliki kepedulian terhadap konservasi lingkungan, serta siap berkompetisi di tingkat nasional maupun global. Jadikan kualitas akademik dan keluhuran moral sebagai kompas dalam setiap langkah kehidupan,” ujarnya.
LLDIKTI IV: Lulusan Harus Menjadi Generasi JAGO
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal memasuki dunia persaingan yang sesungguhnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi yang begitu cepat menuntut lulusan untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kapasitas diri.
Ia memperkenalkan konsep lulusan JAGO, yakni generasi yang mampu berjejaring, adaptif, gesit, dan orisinal.
“Tantangan terbesar ke depan adalah kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Namun di balik tantangan tersebut terdapat peluang besar. Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam, biodiversitas, dan potensi ekonomi yang luar biasa. Tinggal bagaimana lulusan mampu mengelola dan memanfaatkannya menjadi peluang kesuksesan,” katanya.
Bupati Ciamis: Wisuda Adalah Gerbang Pengabdian
Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, M.M., yang turut hadir dalam prosesi wisuda menegaskan bahwa dunia yang akan dihadapi para lulusan merupakan dunia yang penuh dinamika dan perubahan yang sulit diprediksi.
Karena itu, ilmu pengetahuan yang diperoleh selama kuliah harus terus diasah dan diwujudkan dalam karya nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kita hidup di era transformasi digital yang sangat cepat. Kecerdasan buatan, ekonomi digital, dan berbagai inovasi teknologi menuntut hadirnya sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara mental, kreatif, dan memiliki karakter yang kuat,” ujarnya.
Bupati berharap seluruh lulusan Universitas Galuh mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi daerah, bangsa, dan negara.
Daftar Wisudawan Terbaik Wisuda ke-44 Universitas Galuh
Pada Wisuda ke-44 ini, Universitas Galuh juga memberikan penghargaan kepada para lulusan terbaik dari setiap program studi yang berhasil meraih predikat pujian.
Beberapa di antaranya adalah Naldiya Arundita Purnama dari Program Studi Hukum dengan IPK 3,97, Agung Murdhianto dari Magister Manajemen dengan IPK 3,93, serta Jajat Jatnika dari Magister Hukum dengan IPK 3,89.
Keberhasilan para wisudawan terbaik tersebut menjadi gambaran komitmen Universitas Galuh dalam mencetak lulusan berkualitas yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Dengan pelepasan 480 wisudawan pada tahun ini, Universitas Galuh kembali mengukuhkan perannya sebagai kampus kebanggaan masyarakat Ciamis yang terus melahirkan generasi berbudaya, berjiwa konservasi, dan memiliki daya saing global dari Bumi Galuh untuk Indonesia. (Nay Sunarti)












