• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, September 23, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Gerai Koperasi Desa Merah Putih Sukapura Dayeuhkolot Belum Dibangun, Lahan 1.000 Meter Sudah Disiapkan

bydejurnalcom
Rabu, 23 September 2026
Reading Time: 2 mins read
Gerai Koperasi Desa Merah Putih Sukapura Dayeuhkolot Belum Dibangun, Lahan 1.000 Meter Sudah Disiapkan

Kades Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, Ganjar Sukmawibawa. (Foto Sopandi).

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung — Pemerintah Desa Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, berharap pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) segera direalisasikan. Pasalnya, lahan yang dipersiapkan untuk pembangunan seluas sekitar 1.000 meter persegi telah tersedia, bahkan sudah melalui proses geo tagging.

Kepala Desa Sukapura, Ganjar Sukmawibawa, mengatakan lahan tersebut merupakan tanah carik desa yang berada di Jalan Sukapura-Menger, RT 05/RW 02. Lokasi itu dinilai strategis karena berada di jalur utama yang ramai dilalui kendaraan.

“Lahan sudah ada dan tersedia. Malahan sudah di-geo tagging oleh pendamping koperasi maupun pelaksana kegiatan. Kita sudah melakukan pengecekan dan memasang spanduk bahwa lahan carik seluas 1.000 meter ini akan digunakan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, termasuk gerai dan lahan parkir,” ujar Ganjar.

BacaJuga :

YKI Salurkan Santunan, Bupati Herdiat Minta Bantuan Pasien Kanker Diberikan Rutin Setiap Bulan

Pekerja Tak Pakai APD, PUPR Garut Sebut Kewenangan Sanksi Ada di Pengelola Proyek

Usia 89 Tahun, Abah Anur Masih Menanti Negara Hadir di Masa Senjanya

Namun, hingga kini pembangunan fisik belum terealisasi. Ganjar menyebut beberapa kali ada pihak yang mengaku sebagai pihak ketiga yang ditunjuk untuk melaksanakan pembangunan KDMP, tetapi belum ada pekerjaan fisik di lokasi.

Kondisi tersebut membuat pemerintah desa dan pengurus koperasi mempertanyakan kendala yang menyebabkan pembangunan belum dimulai.

Terlebih, dana desa untuk Desa Sukapura disebut telah mengalami pemotongan sejak awal. Dari sebelumnya sekitar Rp1,05 miliar, dana desa yang tersedia kini disebut sekitar Rp373,456 juta.

“Anggaran untuk pembangunan kan kita sudah dipotong dari awal. Kami sampai saat ini, terutama pengurus koperasi, menunggu pembangunan tersebut,” katanya, di kantormya , Rabu, 23 September 2026.

Meski belum memiliki gedung atau gerai sendiri, aktivitas koperasi tetap berjalan. Jumlah anggota Koperasi Desa Merah Putih Sukapura disebut telah mencapai sekitar 100 orang. Untuk sementara, kegiatan koperasi masih memanfaatkan fasilitas desa, termasuk aula.

Ganjar berharap pembangunan gerai segera direalisasikan karena keberadaan tempat usaha yang representatif dinilai dapat meningkatkan semangat pengurus dan anggota dalam mengembangkan koperasi.

“Harapan kita selaku pemerintah Desa Sukapura sama dengan kepengurusan koperasi Desa Merah Putih. Kita ingin segera dibangunkan gerai dan kelengkapan lainnya. Inginnya sebelum 2027 ini gerai sudah mulai dibangun dan bisa beraktivitas,” ujarnya.

Potensi Ekonomi Terbuka

Ganjar menilai Desa Sukapura memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan melalui Koperasi Desa Merah Putih. Selain kawasan industri, wilayah Sukapura juga memiliki kawasan pendidikan dengan aktivitas masyarakat yang berlangsung hampir sepanjang hari.

Keberadaan perguruan tinggi menjadi salah satu potensi pasar yang dapat dikembangkan koperasi, terutama untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa dan masyarakat di sekitarnya.

“Potensinya sangat terbuka untuk Desa Sukapura. Di sini ada kawasan pendidikan, ada universitas, yang secara pergerakan 24 jam tidak berhenti. Itu bisa kita manfaatkan untuk men-support kebutuhan mahasiswa dan mahasiswi yang berada khususnya di wilayah Desa Sukapura,” katanya.

Dengan lokasi gerai yang berada di jalur utama serta berdekatan dengan kawasan industri dan pendidikan, pemerintah desa berharap KDMP dapat menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat.

Ganjar juga menyampaikan apresiasi terhadap semangat para pengurus koperasi, termasuk tokoh koperasi di Kabupaten Bandung yang terus mendorong pengembangan koperasi di daerah.

“Beliau cukup semangat. Tinggal kita menunggu realisasi pembangunan KDMP yang ada di wilayah ini,” ujarnya.

Dari sisi kelembagaan, Koperasi Desa Merah Putih Sukapura juga telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Pemerintah desa berharap seluruh persiapan yang telah dilakukan dapat segera diikuti dengan pembangunan sarana fisik koperasi.

“Harapannya pembangunan koperasi tersebut segera terealisasi agar anggota koperasi semakin semangat dan kegiatan koperasi bisa berjalan. Kami ingin Desa Sukapura lebih maju dan pertumbuhan ekonominya semakin berkembang,” pungkas Ganjar.***Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Sekdisdik: FTBI Kabupaten Bandung Jadi Ajang Ngamumule Bahasa Ibu dan Jati Diri

Related Posts

Sekdisdik: FTBI Kabupaten Bandung Jadi Ajang Ngamumule Bahasa Ibu dan Jati Diri
deNews

Sekdisdik: FTBI Kabupaten Bandung Jadi Ajang Ngamumule Bahasa Ibu dan Jati Diri

Rabu, 23 September 2026
Khaiza Ikuti FTBI Kabupaten Bandung, Siswa SDN Rancakole 02  Bawakan Cerita Aktual  “Borangan”
deNews

Khaiza Ikuti FTBI Kabupaten Bandung, Siswa SDN Rancakole 02 Bawakan Cerita Aktual “Borangan”

Rabu, 23 September 2026
Pasien IGD RSUD Ciamis Melonjak Saat Pancaroba, Ruang Anak Mulai Penuh
deNews

Pasien IGD RSUD Ciamis Melonjak Saat Pancaroba, Ruang Anak Mulai Penuh

Rabu, 23 September 2026
YKI Salurkan Santunan, Bupati Herdiat Minta Bantuan Pasien Kanker Diberikan Rutin Setiap Bulan
deNews

YKI Salurkan Santunan, Bupati Herdiat Minta Bantuan Pasien Kanker Diberikan Rutin Setiap Bulan

Rabu, 23 September 2026
Pekerja Tak Pakai APD, PUPR Garut Sebut Kewenangan Sanksi Ada di Pengelola Proyek
deNews

Pekerja Tak Pakai APD, PUPR Garut Sebut Kewenangan Sanksi Ada di Pengelola Proyek

Rabu, 23 September 2026
Usia 89 Tahun, Abah Anur Masih Menanti Negara Hadir di Masa Senjanya
deNews

Usia 89 Tahun, Abah Anur Masih Menanti Negara Hadir di Masa Senjanya

Rabu, 23 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Quo Vadis Bupati Garut, Kadisdikmu Bikin Para Guru Meringis

Minggu, 2 Mei 2021

FPPG Tuding Potongan Massal Zakat TPG 2,5% Tanpa Persetujuan Muzaki, Sekda Garut : Saya Akan Tanya Kadisdik

Kamis, 29 April 2021

KabarDaerah

Hari Libur, Kepala Kelurahan Solok Pandan Pilih Olah Raga Sepeda Sambil Pantau Warga

Minggu, 6 September 2020

Pengawasan PSAT, DKP Garut Luncurkan Terobosan Baru Darling Waspadalah

Rabu, 28 April 2021

Pertandingan Pencak Silat Bebas dan Mixed Martial Arts MMA Piala Dankopasgat di GOR Padjajaran Bandung

Selasa, 5 Desember 2023

Infrastruktur Desa Margahayu Selatan Terganggu, Karena Tidak Disyahkan Anggaran Perubahan

Sabtu, 3 Oktober 2020

Yayasan Elfatih Garut Gelar Seminar Wawasan Kebangsaan : Ingatkan Pentingnya Penerapan Pancasila dalam Kehidupan

Senin, 8 Desember 2025

Wakil Ketua AMMNI, Soroti Kebijakan Bupati Dan Korkab PKH Garut,Tidak Punya Hati Nurani Warga Dipaksa Makan Beras BSB 2020

Sabtu, 3 Oktober 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste