• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Sekdisdik: FTBI Kabupaten Bandung Jadi Ajang Ngamumule Bahasa Ibu dan Jati Diri

bydejurnalcom
Rabu, 23 September 2026
Reading Time: 2 mins read
Sekdisdik: FTBI Kabupaten Bandung Jadi Ajang Ngamumule Bahasa Ibu dan Jati Diri

Sekdisdik Kabupaten Bandung, Yusup Salim (kedua dari kiri) saat membuka FTBI jenjang SD tingkat Kabupaten Bandung di Transmart Bojongsoang (SD Copagalo 1,2,3, tuan rumah), Rabu, 23 September 2026 (Foto Sopandi).

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung — Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun 2026 tingkat Kabupaten Bandung digelar di SD Copagalo, Kecamatan Bojongsoang, Rabu, 23 September 2026. Kegiatan tersebut diikuti peserta jenjang sekolah dasar (SD) dari 30 kecamatan se-Kabupaten Bandung.

FTBI tingkat kabupaten ini menjadi bagian dari rangkaian seleksi menuju FTBI tingkat Provinsi Jawa Barat. Sebelumnya, pada Senin, telah dilaksanakan FTBI jenjang SMP antarsubrayon yang digelar di SMPN 1 Margahayu.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Yusup Salim menjelaskan, FTBI tidak hanya diarahkan sebagai ajang perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan dan upaya ngamumule atau melestarikan bahasa ibu.

BacaJuga :

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

SELAMAT JALAN BANG RACHMAN S. HAKIM, NAMAMU MUNGKIN TELAH TIADA DI RUANG REDAKSI, TETAPI JEJAK PERJUANGANMU AKAN ABADI

Yudha Soroti 132 Ribu Peserta BPJS Garut Dinonaktifkan, Desak Perbaikan Data Sebelum Warga Miskin Jadi Korban

Ada tujuh mata lomba yang diperlombakan dalam FTBI ini, yakni: Ngadongeng (Mendongeng) Biantara (Berpidato), Maca Sajak (Membaca puisi), Nembang Pupuh (Melantunkan pupuh/lagu tradisional), Maca jeung Nulis Aksara Sunda (Membaca dan menulis aksara Sunda), Ngarang Carita Pondok / Carpon (Menulis cerita pendek), dan Borangan atau Ngabodor Sorangan (Stand up comedy bahasa Sunda).

Menurut Yusup Salim, target yang paling utama dalam FTBI ini bukan hanya sekadar perlombaan. “Di dalamnya ada pendidikan, ada unsur ngamumule bahasa. Bahasa itu ciciren bangsa,” ujarnya Yusup di sela pembukaan kegiatan.

Menurutnya, kemampuan anak menggunakan bahasa Sunda bukan sekadar persoalan komunikasi. Lebih dari itu, bahasa menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengenal identitas dan asal-usulnya.

“Ketika anak mampu mengungkapkan kalimat dengan bahasa Sunda, dengan bahasa ibunya, bukan sekadar dia sedang berkomunikasi, tetapi dia mengenal dirinya, mengenal siapa dia, dari mana dia asalnya,” katanya.

Ia berharap para peserta dapat mengikuti FTBI dengan semangat sekaligus memahami nilai yang terkandung dalam pelestarian bahasa ibu.

Ia juga mengaitkan pendidikan karakter tersebut dengan prinsip SAGER, BAGER, BENER, PINTER, dan SINGER. Menurutnya, anak tidak hanya dituntut sehat secara fisik dan baik akhlaknya, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir serta keterampilan.

FTBI tingkat Kabupaten Bandung juga menjadi ajang untuk menjaring peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Kabupaten Bandung pada tingkat Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, Kabupaten Bandung memiliki banyak potensi peserta yang mampu berprestasi hingga tingkat Jawa Barat. Karena itu, dukungan terhadap para peserta perlu terus diberikan, termasuk ketika mereka melanjutkan perjuangan ke tingkat provinsi.

“Mudah-mudahan karena bagian dari proses pendidikan, Dinas Pendidikan bisa mendorong peserta, bahkan dalam pelaksanaan tingkat kabupaten ini juga sampai tingkat provinsi untuk FTBI ini,” ujarnya.

Yusup Salim menyampaikan selamat kepada patandang, menurutnya semua peserta hakikatnya juara, dan yang dalam kesempatan tersebut tidak mendapatkan piala bukan berarti tidak juara, tetapi harus terus semangat

Dengan demikian, FTBI diharapkan tidak berhenti pada kompetisi, tetapi menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, menggunakan, dan melestarikan bahasa Sunda sebagai bagian dari jati diri budaya daerah.***Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Khaiza Ikuti FTBI Kabupaten Bandung, Siswa SDN Rancakole 02 Bawakan Cerita Aktual “Borangan”

Next Post

Gerai Koperasi Desa Merah Putih Sukapura Dayeuhkolot Belum Dibangun, Lahan 1.000 Meter Sudah Disiapkan

Related Posts

LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang
deNews

LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang

Jumat, 9 Oktober 2026
PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis,  Kesepakatan 10 Partai Dinanti
deNews

PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis, Kesepakatan 10 Partai Dinanti

Jumat, 9 Oktober 2026
Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah  Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh
dehukum

Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh

Jumat, 9 Oktober 2026
UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis
deNews

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

Jumat, 9 Oktober 2026
SELAMAT JALAN BANG RACHMAN S. HAKIM, NAMAMU MUNGKIN TELAH TIADA DI RUANG REDAKSI, TETAPI JEJAK PERJUANGANMU AKAN ABADI
deNews

SELAMAT JALAN BANG RACHMAN S. HAKIM, NAMAMU MUNGKIN TELAH TIADA DI RUANG REDAKSI, TETAPI JEJAK PERJUANGANMU AKAN ABADI

Jumat, 9 Oktober 2026
Yudha Soroti 132 Ribu Peserta BPJS Garut Dinonaktifkan, Desak Perbaikan Data Sebelum Warga Miskin Jadi Korban
deNews

Yudha Soroti 132 Ribu Peserta BPJS Garut Dinonaktifkan, Desak Perbaikan Data Sebelum Warga Miskin Jadi Korban

Jumat, 9 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

KabarDaerah

Diduga Marak Pungli dan Penyalahgunaan BOS serta PIP, Unjuk Rasa Mahasiswa HMI Minta Kadisdik Garut Mundur

Selasa, 11 Oktober 2022

Tasyakur Binni’mah SDN Magung 01 Ciparay. Lepas Siswa Kelas VI dan Kenaikan Kelas Digelar Sederhana Namun Penuh Makna

Kamis, 26 Juni 2025
Garis Polirsi. Ilustrasi

Belasan Orang di Garut Dikabarkan Jadi Korban Ledakan Amunisi Kadaluwarsa

Senin, 12 Mei 2025

Bupati Hadiri Pelantikan Dan Pengukuhan Apdesi Ciamis

Senin, 26 Oktober 2020

Polsek Cibalong Garut Adakan Giat Operasi Disiplin Protokol Kesehatan

Sabtu, 31 Oktober 2020
Bupati Bandung terpilih HM Dadang Supriatna mengunjungi Padepokan Giri Harja 3, di Kampung Giri Harja, Kel Jelekong, Kec Baleendah, Kab Bandung, Rabu (21/4/21) petang.

Bupati Kang DS Kunjungi Padepokan Giri Harja 3 Bahas Program Mulok Seni dan Budaya Sunda

Kamis, 22 April 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste