• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Oktober 30, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Pertanyakan Izin dan Dugaan Manipulasi Tanda Tangan Ratusan Warga Mekarrahayu Protes Pembangunan Rumah Ibadah di TKI V Mekarrahayu Margaasih

bydejurnalcom
Jumat, 30 Oktober 2026
Reading Time: 2 mins read
Pertanyakan Izin dan Dugaan Manipulasi Tanda Tangan Ratusan Warga Mekarrahayu Protes Pembangunan Rumah Ibadah di TKI V Mekarrahayu Margaasih

Ratusan warga Desa Mekarrahayu protes perizinan bangunan rumah ibadah. (Foto Sopandi).

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Ratusan warga Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, mendatangi lokasi pembangunan rumah ibadah di Kompleks Taman Kopo Indah (TKI) V, Jumat (30/10/2026). Kedatangan warga tersebut untuk mempertanyakan perizinan pembangunan rumah ibadah yang berlokasi di RT 001/RW 022 Desa Mekarrahayu.

Kuasa hukum warga, Faisal Wahid, SH, mengatakan, kedatangan warga bertujuan meminta kejelasan terkait proses perizinan pembangunan. Pasalnya, menurut dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan mendapat informasi bahwa proses perizinan masih dalam tahap kajian. Namun, aktivitas pembangunan justru sudah berjalan.

“Apakah informasi dari Pemda tidak sampai kepada mereka, atau memang mereka membangun tanpa izin?” kata Faisal di lokasi.

BacaJuga :

Melalui Jumat Keliling, Polres Garut Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Waspada Bencana

Silaturahmi PAN-Demokrat Bahas Dinamika Pengisian Kursi Wabup Ciamis

Ciamis Bidik Tuan Rumah Porsadin Jabar 2028, Sekda Siap Sampaikan Aspirasi ke Bupati

Faisal juga mengungkapkan adanya dugaan manipulasi tanda tangan warga dalam proses pengurusan perizinan rumah ibadah tersebut.

Menurutnya, berdasarkan investigasi Satpol PP Kecamatan Margaasih, terdapat dugaan warga diminta membubuhkan tanda tangan pada dokumen dengan iming-iming pemberian sembako. Warga diduga tidak mengetahui bahwa tanda tangan tersebut berkaitan dengan persetujuan atau pernyataan tidak keberatan terhadap pembangunan rumah ibadah.

“Ini juga menjadi pertanyaan kami. Kami punya video-videonya. Hasil investigasi itu kenapa tidak ditindaklanjuti, sehingga proses pembangunan terus berjalan?” ujarnya.

Situasi di lokasi sempat menjadi perhatian aparat keamanan. Kapolsek Margaasih Kompol K. Gumilar bersama Danramil 2415/Margahayu Kapten Inf M. Raidin dan sejumlah personel turun langsung untuk menengahi warga dengan pihak pengembang.

Dalam pertemuan tersebut, pihak pengembang memperlihatkan sejumlah dokumen berupa rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bandung, Kementerian Agama Kabupaten Bandung, Kesbangpol Kabupaten Bandung, serta Pemerintah Desa Mekarrahayu.

Pihak pengembang juga mengaku telah memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Namun, dokumen PBG tersebut belum dapat diperlihatkan kepada warga saat diminta.

Kondisi itu kembali dipertanyakan kuasa hukum warga. Mereka meminta agar aktivitas pembangunan dihentikan sementara sampai persoalan perizinan dan keberatan warga menemukan titik temu.

Kuasa hukum warga lainnya, Hendi Noviandi, menegaskan bahwa dokumen yang diperlihatkan pihak pengembang sejauh ini merupakan surat rekomendasi, bukan dokumen izin pembangunan.

Ia mengatakan, apabila pihak pengembang dapat menunjukkan PBG sekalipun, pihaknya tetap membuka kemungkinan menempuh jalur hukum melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), terutama apabila dugaan manipulasi dalam proses perizinan terbukti.

Warga Geruduk Kantor Desa

Usai mendatangi lokasi pembangunan, warga meminta Kepala Desa Mekarrahayu, H. Iip Saripulloh, datang untuk memberikan penjelasan secara langsung.

Karena kepala desa tidak kunjung hadir, warga kemudian bergerak secara konvoi menuju kantor Desa Mekarrahayu yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi pembangunan.

Namun, setibanya di kantor desa, H. Iip Saripullah tidak berada di tempat. Warga pun berteriak meminta kepala desa menemui mereka dan memberikan penjelasan terkait persoalan tersebut.

Bahkan, suasana sempat memanas ketika warga menurunkan sebuah keranda ke tepi jalan di depan kantor desa sebagai bentuk kekecewaan.

Hingga pukul 16.44 WIB, kepala desa belum juga menemui warga. Berdasarkan informasi yang disampaikan dari salah satu bagian kantor desa, H. Iip sedang mengikuti rapat di luar kantor.

Warga kemudian mulai meninggalkan kantor desa. Meski demikian, beberapa orang masih bertahan untuk menunggu kehadiran kepala desa dan mendapatkan penjelasan.

Persoalan pembangunan rumah ibadah tersebut kini menjadi perhatian warga yang meminta adanya keterbukaan terkait proses perizinan serta kejelasan atas dugaan penyimpangan yang mereka persoalkan.***Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Melalui Jumat Keliling, Polres Garut Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Waspada Bencana

Next Post

Dias Rukmana Praja Resmi Maju sebagai Calon Ketua Golkar Purwakarta

Related Posts

DPRD Jabar Komitmen Mendukung PWI Di Porwanas 2027  Mendatang
deSport

DPRD Jabar Komitmen Mendukung PWI Di Porwanas 2027 Mendatang

Jumat, 30 Oktober 2026
Antisipasi Perubahan Cuaca, Satpolair  Sambangi Masyarakat Perairan Waduk Jatiluhur
deEdukasi

Antisipasi Perubahan Cuaca, Satpolair Sambangi Masyarakat Perairan Waduk Jatiluhur

Jumat, 30 Oktober 2026
Dias Rukmana Praja Resmi Maju sebagai Calon Ketua Golkar Purwakarta
dePolitik

Dias Rukmana Praja Resmi Maju sebagai Calon Ketua Golkar Purwakarta

Jumat, 30 Oktober 2026
Melalui Jumat Keliling, Polres Garut Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Waspada Bencana
deNews

Melalui Jumat Keliling, Polres Garut Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Waspada Bencana

Jumat, 30 Oktober 2026
Silaturahmi PAN-Demokrat Bahas Dinamika Pengisian Kursi Wabup Ciamis
deNews

Silaturahmi PAN-Demokrat Bahas Dinamika Pengisian Kursi Wabup Ciamis

Jumat, 30 Oktober 2026
Ciamis Bidik Tuan Rumah Porsadin Jabar 2028, Sekda Siap Sampaikan Aspirasi ke Bupati
deNews

Ciamis Bidik Tuan Rumah Porsadin Jabar 2028, Sekda Siap Sampaikan Aspirasi ke Bupati

Jumat, 30 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

FPPG Tuding Potongan Massal Zakat TPG 2,5% Tanpa Persetujuan Muzaki, Sekda Garut : Saya Akan Tanya Kadisdik

Kamis, 29 April 2021

CSR Manggis, Masyarakat Jamali Kademangan Akan Audiensikan ke DPRD Cianjur

Jumat, 13 Desember 2019

KabarDaerah

Pekerja Migran Asal Garut Berjumlah 1.700 Orang, Tahun 2024 Diusulkan Kirim 420 PMI

Selasa, 28 Februari 2023

Gaji PNS dan PPPK Ciamis Awal 2026 Sempat Terlambat, BPKD Jelaskan Penyebabnya

Rabu, 7 Januari 2026

Wabup Putri Sebut Akan Ada Kejutan Dalam Perhelatan Gebyar Pesona Budaya Garut 2026

Rabu, 12 November 2025

Pembangunan 14 Kios Pasar Wisata Samarang Tak Berijin, Camat : Ya.. Kita Kecolongan

Kamis, 27 Mei 2021

Gardu Prabowo Garut : Hargai Putusan Rapim DPRD, Jangan Menambah Berpolemik

Sabtu, 16 Mei 2020

Konfercab GMNI Garut : Fokus Pada Penguatan Sebagai Motor Penggerak Perubahan

Selasa, 4 Maret 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste