• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Kamis, November 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

PGN Siapkan Program Pemberdayaan Ekonomi, H. Uya Mulyana Tak Ingin Asatid Hanya Bergantung pada Insentif

bydejurnalcom
Kamis, 5 November 2026
Reading Time: 3 mins read
PGN Siapkan Program Pemberdayaan Ekonomi, H. Uya Mulyana Tak Ingin Asatid Hanya Bergantung pada Insentif

Ketua PGN Kabupaten Bandung, H. Uya Mulyana .( Foto Sopandi).

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Persatuan Guru Ngaji (PGN) Kabupaten Bandung tidak hanya berupaya memperjuangkan kesejahteraan para asatid dan asatidah melalui insentif maupun layanan kesehatan. Organisasi ini juga mulai menyiapkan sejumlah program pemberdayaan ekonomi agar para guru ngaji memiliki sumber penghasilan tambahan.

Ketua PGN Kabupaten Bandung, H. Uya Mulyana mengatakan, salah satu fokus utama kepengurusan adalah membangkitkan semangat para asatid dan asatidah agar tidak hanya menjalankan aktivitas mengajar, tetapi juga mampu mengembangkan usaha di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Upaya tersebut, menurut H. Uya sangat penting mengingat tidak sedikit guru ngaji yang selama ini masih mengandalkan insentif sebagai sumber penghasilan.

BacaJuga :

68 Dapur MBG Priangan Timur Bersuara, Minta BGN Evaluasi Kebijakan

Kapolres Cianjur AKBP Beddy Suwendi Rangkul PWI,Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

Comeback Dramatis! Persib Bandung Taklukkan Melbourne Victory 2-1, Maung Bandung Lolos ke 16 Besar ACL Two

Untuk merealisasikan program tersebut, kata H.Uya berencana membentuk kelompok usaha di setiap desa. Melal koordinator desa (kordes), para guru ngaji akan didorong mengembangkan usaha bersama, salah satunya dengan mendirikan warung di masing-masing wilayah.

Dari sisi permodalan, sebut H. Uya, pihaknya berencana memanfaatkan program Dana Bergulir yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Bandung. Program tersebut menyediakan akses permodalan sebesar Rp2 juta bagi setiap penerima.

“Harapan kami, selain mengajar, guru ngaji juga bisa memiliki usaha sehingga secara ekonomi lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada insentif,” Kata H..Uya belum lama ini.

Tidak berhenti pada pengembangan warung, Persatuan Guru Ngaji juga memiliki gagasan membangun pusat kuliner atau food court yang dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Sebagai tahap awal, kawasan daerah pemilihan (dapil) 2 menjadi salah satu wilayah yang dibidik. Salah satu lokasi yang dipertimbangkan adalah lahan bekas puskesmas yang saat ini dimanfaatkan sebagai area parkir.

Namun, rencana pemanfaatan lahan tersebut masih sebatas gagasan dan belum dikoordinasikan dengan Bupati Bandung maupun dinas terkait.

Jika memungkinkan, keberadaan pusat kuliner itu diharapkan mampu menampung produk-produk usaha para guru ngaji. Setelah berjalan di dapil 2, program serupa direncanakan dikembangkan ke dapil lainnya.

Selain kuliner, sektor konveksi juga menjadi perhatian. Di wilayah Kota Waringin, misalnya, terdapat sejumlah guru ngaji yang menjalankan pekerjaan konveksi dari rumah masing-masing.

Selama ini, sebagian dari mereka bekerja sebagai maklun dengan menerima bahan atau pesanan dari pengusaha besar untuk kemudian dikerjakan di rumah.

PGN ingin mengembangkan potensi tersebut melalui penyediaan wadah usaha yang lebih terorganisasi. Produk yang bisa dikembangkan antara lain gamis, kerudung, kaus, dan berbagai kebutuhan pakaian lainnya.

Menurutnya, kendala utama yang dihadapi para pelaku usaha tersebut adalah keterbatasan modal dan belum adanya wadah pengembangan usaha yang memadai.

Di luar pemberdayaan ekonomi, Persatuan Guru Ngaji juga berkomitmen mengayomi berbagai keluhan anggotanya, terutama berkaitan dengan kesehatan dan kepesertaan BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan.

Ketika ada guru ngaji yang sakit, pengurus berupaya membantu agar mereka mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Selama ini, sejumlah rumah sakit pemerintah daerah maupun rumah sakit provinsi dinilai telah memberikan pelayanan yang baik kepada para guru ngaji.

Apresiasi Kebijakan Bupati

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat yang berdampak pada berkurangnya transfer ke daerah hingga hampir Rp1 triliun, Persatuan Guru Ngaji menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bandung.

Pasalnya, di tengah keterbatasan anggaran dan banyaknya kebutuhan organisasi perangkat daerah (OPD), insentif guru ngaji di Kabupaten Bandung tetap dipertahankan tanpa pengurangan.

“Kami sangat bersyukur dan bangga kepada Pak Bupati. Meskipun anggaran dari pusat berkurang, insentif guru ngaji sampai saat ini tidak dikurangi. Tetap dibayarkan penuh,” tuturnya.

Ia mengakui terdapat sejumlah kendala teknis terkait pembayaran BPJS Kesehatan. Namun, menurutnya, hal tersebut tidak sampai membuat guru ngaji kehilangan akses pelayanan kesehatan.

Bahkan, ketika kepesertaan BPJS Kesehatan sempat tidak aktif, pengurus berupaya membantu mengaktifkannya kembali ketika anggota membutuhkan pelayanan medis.

Bagi Persatuan Guru Ngaji, perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para asatid dan asatidah menjadi modal penting untuk menjaga keberlangsungan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

Ke depan, organisasi ini berharap guru ngaji tidak hanya kuat dalam menjalankan tugas pendidikan keagamaan, tetapi juga semakin berdaya secara ekonomi.

Sebab, kesejahteraan guru ngaji bukan hanya menyangkut besaran insentif, melainkan juga bagaimana mereka memiliki kesempatan untuk tumbuh, mandiri, dan meningkatkan taraf hidup bersama keluarga.***Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Janji Bangkit Belum Terwujud, PSGC Ciamis Dihantam PSS Sleman 0-6

Next Post

Desa Salakuray Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2026

Related Posts

Diskominfo Garut Terima Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Belitung, Bahas Penguatan Komunikasi Publik dan SPBE
deNews

Diskominfo Garut Terima Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Belitung, Bahas Penguatan Komunikasi Publik dan SPBE

Kamis, 5 November 2026
Desa Salakuray Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2026
deNews

Desa Salakuray Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2026

Kamis, 5 November 2026
Janji Bangkit Belum Terwujud, PSGC Ciamis Dihantam PSS Sleman 0-6
deNews

Janji Bangkit Belum Terwujud, PSGC Ciamis Dihantam PSS Sleman 0-6

Rabu, 4 November 2026
68 Dapur MBG Priangan Timur Bersuara, Minta BGN Evaluasi Kebijakan
deNews

68 Dapur MBG Priangan Timur Bersuara, Minta BGN Evaluasi Kebijakan

Rabu, 4 November 2026
Kapolres Cianjur AKBP Beddy Suwendi Rangkul PWI,Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi
deNews

Kapolres Cianjur AKBP Beddy Suwendi Rangkul PWI,Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

Rabu, 4 November 2026
Comeback Dramatis! Persib Bandung Taklukkan Melbourne Victory 2-1, Maung Bandung Lolos ke 16 Besar ACL Two
deNews

Comeback Dramatis! Persib Bandung Taklukkan Melbourne Victory 2-1, Maung Bandung Lolos ke 16 Besar ACL Two

Rabu, 4 November 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

KabarDaerah

Warga Selamanik Geram, Kades Tahan Ratusan Sertifikat Tanah

Senin, 20 Agustus 2018

Ortu Siswa SMKN 1 Cugenang Gelisah, Diminta Infaq Rp 500 Ribu Untuk Renovasi Ruangan Kelas

Senin, 20 Desember 2021
Foto : Bupati Ciamis yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Dr. H. Andang Firman Triadi mengikuti acara Panen raya serentak 14 provinsi dan 156 kabupaten/kota sentra utama padi di seluruh Indonesia yang dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto. Senin (07/04/2025)

Komitmen Ciamis Dukung Program Swasembada Pangan Nasional Dengan Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan

Selasa, 8 April 2025
Foto : Kepala UPTD Parkir Dishub Ciamis, Desi Iswandi bersama petugas di pintu parkir elektronik Foodcourt alun alun

RTP Alun-Alun Ciamis Resmi Dibuka, Sistem Parkir Elektronik Langsung Jadi Sorotan

Rabu, 16 April 2025
Anggota DPRD dari Fraksi PKB, Krisna Alamsah reses di Aula Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu.

Masih Banyak Bansos Tidak Tepat Sasaran, Anggota DPRD Krisna Alamsah Usulkan Pasang Stiker “Keluarga Miskin” di Rumah Penerima

Kamis, 6 November 2025

Spirit Kemandirian Kartini Untuk Melanjutkan Purwakarta Istimewa

Rabu, 21 April 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste