• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juli 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in dePolitik

Pembekalan Saksi NU Pasti Jalankan Protokol Kesehatan

bydejurnalcom
Sabtu, 21 November 2020
Reading Time: 3 mins read
Cecep Suhendar (tengah).

Cecep Suhendar (tengah).

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Sekitar 13.000 orang saksi yang akan ditempatkan di 6872 TPS di Kabupaten Bandung sudah direkrut tim Pasangan Calon Bupati Bandung Hj. Kurnia Agustina (Teh Nia) – Usman Sayogi (NU Pasti Sabilulungan) yang diusung oleh Partai Golkar dan Gerindra serta sejumlah partai nonparlemen lainnya.

Ketua Tim Pemenangan NU Pasti Sabilulungan Cecep Suhendar menyatakan dari sejumlah itu akan ditempatkan 2 orang saksi di masing-masing TPS, juga nantinya akan ada saksi cadangan sebagai antisipasi jika ada saksi yang tidak bisa bertugas pada hari H. Disamping itu ada juga pemantau di tingkat desa dan kecamatan yang akan mengontrol kinerja para saksi tersebut.

Dalam perekrutan para saksi, kata Cecep ada kriteria yang diberlakukan, di antaranya batas antara 18-35 tahun, harus paham IT, karena pelaporan hasil penghitungan suara menggunakan aplikasi saksi pada HP Android.

BacaJuga :

DPRD Garut Gelar Paripurna Kata Akhir Fraksi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

“Kriteria tersebut mutlak, menerapkan standar saksi sesuai Badan Saksi Nasional (BSN) yang sudah disahkan dan dibentuk sehingga saksi ini merupakan lembaga yang permanen. Setiap perhelatan pesta demokrasi saksi ini akan terus menjadi orang di TPS tersebut, tidak bongkar pasang,” kata Cecep di sela pembekalan saksi untuk paslon Kurnia Agustina-Usman Sayogi di GOR Nen’sy Lembur Tegal, Desa Soreang, Sabtu (21/11/2020),

Cecep menjelaskan, sebelum para saksi tersebut diterjunkan ke lapangan, mereka diberi pembekalan. Kegiatan pembekalan berlangsung selama sepekan terakhir serempak di semua daerah pemilihan di Kabupaten Bandung dengan menjaankan Protokol Kesehatan covid 19.

Penyelenggaraan Pembekalan Calon saksi di Kecamatan Rancaekek Kab. Bandung diselenggarakan secara Termin, yang dibagi menjadi 2 Termin Peserta.

Untuk pelaksanaan kegiatan pembekalan saksi, kata Cecep di setiap kecamatan dilaksanakan dengan dua sesi, pagi dan siang, dan per sesi tidak lebih dari 50-70 orang untuk langkah pencegahan kerumunan di masa pandemi covid-19.

Materi yang diberikan untuk para saksi diantaranya penggalangan, dimana setiap saksi harus bisa menggalang massa untuk raihan suara NU Pasti Sabilulungan di tiap TPS tempat dia ditugaskan.

“Target minimal peraihan suaranya 51%, dan saksi merupakan bagian dari jaringan mereka yang nanti akan digunakan,” kata Cecep.

Materi kedua, sesuai dengan PKPU, saksi harus menguasai apa yang harus dilakukannya dari mulai sejak masuk jam tujuh pagi pembukaan di TPS, pemungutan suara, dan penghitungan suara.

“Mereka harus menyaksikan dan dibekali ilmu-ilmunya bagaimana pemungutan suara yang benar dan sesuai dengan aturan, sampai mengetahui suara sah dan tidak sahnya,” tambah Cecep.

Materi ketiga pelaporan, hasil dari pemungutan suara, tercatat dan dikirim melalui aplikasi saksi. “Itulah yang saya sebut tadi mereka harus menguasai IT dan sebagai bagian dari cost politik, seluruh biaya transportasi dan operasional selama mereka bertugas itu akan kami tanggung,” katanya.

Selain di Kecamatan Rancaekek, pembekalan saksi juga dilaksanakan di GOR Nency Soreang, sedangkan di Kecamatan Rancaekek jumlah keseluruhan peserta sebanyak 344 orang yang berasal dari 13 Desa dan 1,” tandas Cecep.
.
Perekrutan saksi dilakukannya melalui undangan kepada para kader Partai Golkar di tingkat desa, kemudian diseleksi, hanya kaum milenialnya yang direkrut. Baginya, saksi di TPS itu sangat penting demi kelancaran pelaksanaan Pilkada dan meminimalisir terjadinya kecurangan pada proses pemungutan suara dan penghitungan suara.

“Penting sekali ya, buat kelancaran Pilkada, buat kelancaran paslon kita, ya harus ada saksi,” ungkapnya.

Pria yang mengaku sudah tiga kali ikut terjun langsung pada proses Pilkada Kabupaten Bandung itu merasa sangat bersemangat pada Pilkada Kabupaten Bandung tahun ini. Pasalnya calon Bupati yang diusung partainya tahun ini adalah perempuan.

“Inilah bagian dari sejarah perubahan di Kabupaten Bandung, dari dulu kan bupatinya laki-laki, nah sekarang ada perempuan yang maju jadi calon bupati,” katanya.

Ia mengatakan isu-isu negatif yang menerpa pasangan NU seperti persoalan dinasti dan gender itu tidak terlalu berarti karena semua proses Pilkada itu nantinya dikembalikan lagi kepada masyarakat.

“Perempuan juga nggak apa-apa memimpin, kalau dia mampu, apalagi calon bupati kami itu sudah berpengalaman, kelak kalau beliau terpilih, kalau ada program yang kurang bagus ya diperbaiki, kalau program yang sudah bagus itu dipelihara,” tambahnya.

Sementara itu, Politisi Partai Golkar yang juga hadir sebagai pemateri dalam pembekalan saksi, Totong Syamsudin memaparkan, untuk di Kecamatan Soreang, ada sekitar 200 saksi yang direkrut. Nantinya mereka akan diberikan bekal pemahaman bahwa saksi itu adalah satu garda paling depan dalam tim sukses untuk memenangkan pasangan Kurnia Agustina-Usman Sayogi.

“Jadi tetap saksi harus dibekali bagaimana dia itu mempunyai inovasi bahwa mampu juga meraih suara dilingkungannya itu sendiri, di TPS mereka sendiri, bahwa dengan adanya saksi tersebut itu mudah-mudahan saksi itu sendiri mampu meraup suara untuk pasangan Nu Pasti Sabilulungan,” paparnya.

Totong melanjutkan, saksi itu tidak hanya menjaga suara di TPS saja, saksi juga diberikan pembekalan tekhnis-tekhnis seerti cara pembuatan berita acara dan menjaga konstituen di lapangan agar tetap memilih paslon yang diusungnya.

“Mereka harus mampu mengajak dan meyakinkan konstituen yang akan memilih, diantaranya hal-hal itu dan masih banyak sekali tekhnisnya yang nanti akan diarahkan,” lanjutnya.

Untuk proses perekrutan saksi sendiri, ia menyebutkan semuanya di proses di tingkat pengurus desa (PD) dan pengurus kecamatan (PK) sebab merekalah yang paling mengetahui situasi di wilayah lingkungannya dan siapa saja yang layak untuk dijadikan saksi.***Sopandi

.

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Bupati Subang Keluarkan Surat Edaran Demi Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Next Post

Teten Sutendi : Saya Belum Menarik Surat Pernyataan Mengundurkan Diri, Tetap Mundur Dari Anggota BPD Cihuni

Related Posts

Dr. Tita Rohita Resmi Pimpin Universitas Galuh, Siap Tancap Gas Wujudkan Kampus Unggul Berdaya Saing Global
deNews

Dr. Tita Rohita Resmi Pimpin Universitas Galuh, Siap Tancap Gas Wujudkan Kampus Unggul Berdaya Saing Global

Selasa, 7 Juli 2026
Kontingen O2SN SMP Kabupaten Garut Resmi Diberangkatkan, Disdik Targetkan Prestasi Sekaligus Bangun Karakter Atlet Pelajar
deNews

Kontingen O2SN SMP Kabupaten Garut Resmi Diberangkatkan, Disdik Targetkan Prestasi Sekaligus Bangun Karakter Atlet Pelajar

Selasa, 7 Juli 2026
Tak Hanya Tambah Titik, Perumdam Tirta Galuh Ubah Desain Kran Air Siap Minum di Alun-alun Lebih Ramah Anak
deNews

Tak Hanya Tambah Titik, Perumdam Tirta Galuh Ubah Desain Kran Air Siap Minum di Alun-alun Lebih Ramah Anak

Selasa, 7 Juli 2026
DPRD Garut Gelar Paripurna Kata Akhir Fraksi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
deNews

DPRD Garut Gelar Paripurna Kata Akhir Fraksi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

Selasa, 7 Juli 2026
Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut  kepada Bupati
deNews

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

Senin, 6 Juli 2026
Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan
deNews

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Senin, 6 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

Diduga Kena Hipnotis Kendaran Roda Dua Lenyap

Jumat, 1 Mei 2020

Polsek Sukasari Gelar Operasi Yustisi Disiplinkan Masyarakat Pakai Masker

Jumat, 9 Oktober 2020

Borong 5 Penghargaan dan Dana Rp24 Miliar, Ciamis Tutup 2025 Dengan Gemilang

Rabu, 31 Desember 2025
Ketua GOW Kab. Garut Tini Martini memberikan Santunan

Hari Kartini, Semoga Peran Perempuan Garut Dalam Bidang Kesehatan dan Peduli Sosial Meningkat

Kamis, 22 April 2021
Sidang putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia (Foto: Youtobe DKPP RI)

DKPP Jatuhkan Sanksi Pemberhentian Tetap Ketua KPU Garut, Empat Komisioner Peringatan Keras Terakhir

Senin, 14 April 2025

Geger ! Tokoh Masyarakat Kabandungan Dibuat Tak Nyaman dengan Beredarnya Voice Note Diduga Oknum Wartawan.

Selasa, 23 Desember 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste