• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deHumaniti

Bupati Bandung Terpilih : Memenuhi Kebutuhan Disabilitas Kewajiban Pemerintah

bydejurnalcom
Selasa, 23 Februari 2021
Reading Time: 3 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Bupati Bandung terpilih HM Dadang Supriatna meresmikan Lembaga Sosial dan Kesehatan “Rumah Alifa”, di Jalan Raya Pacet, Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Senin (22/2/2021).

Rumah Alifa yang berada di bawah Yayasan Manggala Putera ini merupakan lembaga yang bergerak di bidang sosial khususnya yang melayani anak penyandang disabilitas di Kecamatan Pacet.

Bupati Bandung terpilih menyatakan mendukung penuh keberadaan Rumah Alifa ini yang tekah menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan bagi anak disabilitas.

BacaJuga :

64 SD di Ciamis Masuk Program Revitalisasi, Progres Beragam

DPRD Purwakarta Siap Fasilitasi Muscab Pertuni, Digelar 14 November 2026

Lomba Batik Mia-Prameswari di SMAN 1 Panawangan Lahirkan Tiga Motif Juara

“Saya ucapkan selamat atas diresmikannya Rumah Alifa ini yang sudah menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan bagi anak penyandang disabilitas. Saya siap men-support keberlangsungan dari Rumah Alifa,” kata Dadang Supriatna dalam sambutannya.

Ia meminta Rumah Alifa mencatat data berapa jumlah anak disabilitas yang perlu mendapatkan perhatian khusus, untuk bisa memenuhi hak anak disabilitas secara maksimal.

Dadang mengaku terinsipirasi oleh Rumah Alifa ini agar ke depan Pemkab Bandung lebih serius memperhatikan keberadaan anak disabilitas ini dan melayani kebutuhan mereka secara maksimal. Sebab menurutnya merupakan kewajiban dan tanggungjawab pemerintah daerah, bahkan sampai ke tingkat RT, untuk bisa memenuhi hak anak disabilitas.

“Undang-undang Nomor 18 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas mengamanatkan bahwa anak disabilitas ini punya hak yang sama dalam mendapatkan pendidikan, keagamaan, hak sosial dan kesehatan, aksesibilitas, dan hak-hak lainnya, yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah secara maksimal,” tandas Kang DS, sapaan Dadang Supriatna.

Kang DS berharap Rumah Alifa jadi tempat pendidikan formal, non formal maupun vokasional terutama pendidikan keagamaan yang mampu melahirkan anak-anak disabilitas yang bermanfaat bagi umat.

Pendiri Rumah Alifa, Emma Imron sangat berterima kasih kepada Bupati Bandung terpilih yang telah memberikan perhatian kepada anak disabilitas khususnya yang ada di Kecamatan Pacet. Ia pun berterima kasih kepada Yayasan Manggala Putera yang telah memberikan kepercayan kepada dirinya bersama tim untuk mendirikan Rumah Alifa.

Emma berharap ke depan Rumah Alifa bisa lebih bersinergi dengan Bupati Bandung ke depan, Pemkab Bandung hingga Muspika Pacet untuk lebih peduli kepada anak-anak disabilitas.

“Kami berharap Rumah Alifa bisa menjadi jembatan bagi masyarakat, pemerintah dan stakeholder untuk lebih peduli dan membantu para anak disabilitas khususnya yang berada di Kecamatan Pacet,” ucap Emma.

Ia menuturkan Rumah Alifa yang didirikan tanggal 18 Februari 2021. Berangkat dari kenyataan di lapangan akan masih banyaknya bullying, body shaming atau pelecehan fisik terhadap anak disabilitas di tengah masyarakat. Hal itu menurutnya bisa menurunkan semangat juang bahkan sampai merusak mental orangtua dari anak penyandang disabilitas. Sehingga tidak sedikit anak disabilitas yang terlantarkan orangtuanya.

Oleh karena itu, imbuh Emma, dengan adanya Rumah Alifa ini dengan salah satu program unggulannya adalah pengajian bulanan yang akan diisi oleh motivator yang ahli di bidangnya, diharapkan dapat lebih meningkatkan semangat juang para orangtua dari anak penyandang disabilitas dan memotivasi orangtua untuk lebih memperhatikan serta memberi pelayanan yang lebih maksimal kepada anak disabilitas.

“Sebab kami yakin, jika orangtua anak penyandang disabilitas itu kuat, maka anaknya pun akan kuat,” tandas Emma.

Emma mengungkapkan beberapa hari sebelumnya, Rumah Alifa alkukan kegiatan home visit secara door to door ke enam desa di Kecamatan Pacet melakukan survei anak penyandang disabilitas. Hasilnya, data yang masuk ke Rumah Alifa sudah tercatat adda 86 anak disabilitas di Kecamatan Pacet.

“Untuk itu kami berharap doa dan dukungan dari semua pihak, juga dari Bapak Bupati Bandung terpilih, agar tim Rumah Alifa ini bisa lebih semangat dalam berjuang malayani anak penyandang disabilitas ini,” ucap Emma.***di

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Camat Kutawaringin Tunggu Legal Formal Pilkades

Next Post

Korban Banjir Kedungwaringin Luput Pengawasan dan Bantuan Logistik

Related Posts

Polisi  Edukasi Pelajar SMKN 1 Bojong  Jauhi Narkoba
Hukum dan Kriminal

Polisi Edukasi Pelajar SMKN 1 Bojong Jauhi Narkoba

Selasa, 6 Oktober 2026
7 Destinasi Wisata Subang dengan Pemandangan Menakjubkan
deWisata

7 Destinasi Wisata Subang dengan Pemandangan Menakjubkan

Selasa, 6 Oktober 2026
Polisi Cek Kondisi Sungai Cilamaya, Antisipasi Dampak Air Berwarna Hitam dan Berbusa
deEdukasi

Polisi Cek Kondisi Sungai Cilamaya, Antisipasi Dampak Air Berwarna Hitam dan Berbusa

Selasa, 6 Oktober 2026
64 SD di Ciamis Masuk Program Revitalisasi, Progres Beragam
deNews

64 SD di Ciamis Masuk Program Revitalisasi, Progres Beragam

Selasa, 6 Oktober 2026
DPRD Purwakarta Siap Fasilitasi Muscab Pertuni, Digelar 14 November 2026
Parlementaria

DPRD Purwakarta Siap Fasilitasi Muscab Pertuni, Digelar 14 November 2026

Selasa, 6 Oktober 2026
Lomba Batik Mia-Prameswari di SMAN 1 Panawangan Lahirkan Tiga Motif Juara
deNews

Lomba Batik Mia-Prameswari di SMAN 1 Panawangan Lahirkan Tiga Motif Juara

Selasa, 6 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

KabarDaerah

Bupati Garut Akan Segera Perbaiki Fassum dan Rumah Penduduk Rusak Akibat Banjir Bandang

Jumat, 25 Februari 2022

Saat Pandemi Covid-19 Perolehan Zakat Baznas Garut Meningkat Signifikan, Ini Besarannya

Kamis, 29 April 2021

SMPN 1 Purwakarta Dapat Bantuan Wastafel Dari DPC Projo

Selasa, 2 Juni 2020

Sekda Ciamis Buka O2SN Tingkat SD di Stadion Linggabuana

Selasa, 11 Februari 2025

Berikan Ketenangan Beribadah Ramdhan, Polres Purwakarta Lakukan Hal Ini

Jumat, 7 Maret 2025

Bupati Herman Minta Pejabat Pemkab Cianjur Berlebaran di Wilayah Terdampak Gempa

Kamis, 6 April 2023

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste