• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juli 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deHumaniti

Bupati Bandung Terpilih : Memenuhi Kebutuhan Disabilitas Kewajiban Pemerintah

bydejurnalcom
Selasa, 23 Februari 2021
Reading Time: 3 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Bupati Bandung terpilih HM Dadang Supriatna meresmikan Lembaga Sosial dan Kesehatan “Rumah Alifa”, di Jalan Raya Pacet, Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Senin (22/2/2021).

Rumah Alifa yang berada di bawah Yayasan Manggala Putera ini merupakan lembaga yang bergerak di bidang sosial khususnya yang melayani anak penyandang disabilitas di Kecamatan Pacet.

Bupati Bandung terpilih menyatakan mendukung penuh keberadaan Rumah Alifa ini yang tekah menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan bagi anak disabilitas.

BacaJuga :

Tim BAZNAS Kabupaten Bandung Evakuasi Seorang Penderita TBC dari Ruang Sempit

Sekolah Inklusi di Kabupaten Bandung Sudah Mendesak, Kata Ketua Komisi D DPRD Cecep Suhendar

Komitmen Kelurahan Sukamentri Wujudkan Zero Stunting, Penguatan Kader Posyandu dan PHBS Jadi Prioritas

“Saya ucapkan selamat atas diresmikannya Rumah Alifa ini yang sudah menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan bagi anak penyandang disabilitas. Saya siap men-support keberlangsungan dari Rumah Alifa,” kata Dadang Supriatna dalam sambutannya.

Ia meminta Rumah Alifa mencatat data berapa jumlah anak disabilitas yang perlu mendapatkan perhatian khusus, untuk bisa memenuhi hak anak disabilitas secara maksimal.

Dadang mengaku terinsipirasi oleh Rumah Alifa ini agar ke depan Pemkab Bandung lebih serius memperhatikan keberadaan anak disabilitas ini dan melayani kebutuhan mereka secara maksimal. Sebab menurutnya merupakan kewajiban dan tanggungjawab pemerintah daerah, bahkan sampai ke tingkat RT, untuk bisa memenuhi hak anak disabilitas.

“Undang-undang Nomor 18 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas mengamanatkan bahwa anak disabilitas ini punya hak yang sama dalam mendapatkan pendidikan, keagamaan, hak sosial dan kesehatan, aksesibilitas, dan hak-hak lainnya, yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah secara maksimal,” tandas Kang DS, sapaan Dadang Supriatna.

Kang DS berharap Rumah Alifa jadi tempat pendidikan formal, non formal maupun vokasional terutama pendidikan keagamaan yang mampu melahirkan anak-anak disabilitas yang bermanfaat bagi umat.

Pendiri Rumah Alifa, Emma Imron sangat berterima kasih kepada Bupati Bandung terpilih yang telah memberikan perhatian kepada anak disabilitas khususnya yang ada di Kecamatan Pacet. Ia pun berterima kasih kepada Yayasan Manggala Putera yang telah memberikan kepercayan kepada dirinya bersama tim untuk mendirikan Rumah Alifa.

Emma berharap ke depan Rumah Alifa bisa lebih bersinergi dengan Bupati Bandung ke depan, Pemkab Bandung hingga Muspika Pacet untuk lebih peduli kepada anak-anak disabilitas.

“Kami berharap Rumah Alifa bisa menjadi jembatan bagi masyarakat, pemerintah dan stakeholder untuk lebih peduli dan membantu para anak disabilitas khususnya yang berada di Kecamatan Pacet,” ucap Emma.

Ia menuturkan Rumah Alifa yang didirikan tanggal 18 Februari 2021. Berangkat dari kenyataan di lapangan akan masih banyaknya bullying, body shaming atau pelecehan fisik terhadap anak disabilitas di tengah masyarakat. Hal itu menurutnya bisa menurunkan semangat juang bahkan sampai merusak mental orangtua dari anak penyandang disabilitas. Sehingga tidak sedikit anak disabilitas yang terlantarkan orangtuanya.

Oleh karena itu, imbuh Emma, dengan adanya Rumah Alifa ini dengan salah satu program unggulannya adalah pengajian bulanan yang akan diisi oleh motivator yang ahli di bidangnya, diharapkan dapat lebih meningkatkan semangat juang para orangtua dari anak penyandang disabilitas dan memotivasi orangtua untuk lebih memperhatikan serta memberi pelayanan yang lebih maksimal kepada anak disabilitas.

“Sebab kami yakin, jika orangtua anak penyandang disabilitas itu kuat, maka anaknya pun akan kuat,” tandas Emma.

Emma mengungkapkan beberapa hari sebelumnya, Rumah Alifa alkukan kegiatan home visit secara door to door ke enam desa di Kecamatan Pacet melakukan survei anak penyandang disabilitas. Hasilnya, data yang masuk ke Rumah Alifa sudah tercatat adda 86 anak disabilitas di Kecamatan Pacet.

“Untuk itu kami berharap doa dan dukungan dari semua pihak, juga dari Bapak Bupati Bandung terpilih, agar tim Rumah Alifa ini bisa lebih semangat dalam berjuang malayani anak penyandang disabilitas ini,” ucap Emma.***di

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Camat Kutawaringin Tunggu Legal Formal Pilkades

Next Post

Korban Banjir Kedungwaringin Luput Pengawasan dan Bantuan Logistik

Related Posts

Ketua DPW PAN Jawa Barat Optimistis Target “Jabar 100 Persen” Dapat Tercapai
deNews

Ketua DPW PAN Jawa Barat Optimistis Target “Jabar 100 Persen” Dapat Tercapai

Selasa, 7 Juli 2026
Tanggapi Provinsi Jabar Ganti Nama, Ketua DPW PAN Jawa Barat Ahmad Najib Qodratullah : Sunda Tak Lagi Hanya Dipahami Sebagai Identitas Etnis
deNews

Tanggapi Provinsi Jabar Ganti Nama, Ketua DPW PAN Jawa Barat Ahmad Najib Qodratullah : Sunda Tak Lagi Hanya Dipahami Sebagai Identitas Etnis

Selasa, 7 Juli 2026
Hadiri Rakerda DPD PAN Se Kabupaten Bandung Bupati Sampaikan Ini
deNews

Hadiri Rakerda DPD PAN Se Kabupaten Bandung Bupati Sampaikan Ini

Selasa, 7 Juli 2026
Tim BAZNAS Kabupaten Bandung  Evakuasi Seorang Penderita TBC dari Ruang Sempit
deNews

Tim BAZNAS Kabupaten Bandung Evakuasi Seorang Penderita TBC dari Ruang Sempit

Selasa, 7 Juli 2026
Sekolah Inklusi di Kabupaten Bandung Sudah Mendesak, Kata Ketua Komisi D DPRD Cecep Suhendar
deNews

Sekolah Inklusi di Kabupaten Bandung Sudah Mendesak, Kata Ketua Komisi D DPRD Cecep Suhendar

Selasa, 7 Juli 2026
Komitmen Kelurahan Sukamentri Wujudkan Zero Stunting, Penguatan Kader Posyandu dan PHBS Jadi Prioritas
deNews

Komitmen Kelurahan Sukamentri Wujudkan Zero Stunting, Penguatan Kader Posyandu dan PHBS Jadi Prioritas

Selasa, 7 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

KabarDaerah

Seluruh Entitas di Kabupaten Garut Bersatu Padu Bersihkan Situ Bagendit

Kamis, 27 Juli 2023

Pastikan Pungutan dan Penyetoran PPJ Lancar, PLN UP3 Purwakarta Ikat Kerjasama Dengan Pemkab

Jumat, 21 Februari 2020

Pemdes Suci Penetrasikan Anggaran IP untuk Rehabilitasi Jalan Desa

Sabtu, 1 November 2025

KCD Pendidikan Jabar Wil XI Dukung Persoalan Lahan Garut Dikelola “Orang Provinsi” Dituntaskan

Rabu, 2 Oktober 2019

Bupati Sukabumi Tegaskan Kesehatan adalah Pondasi Utama Membangun SDM Unggul

Sabtu, 22 November 2025
Kolase : Pertemuan Pengurus Segi dengan Wakil Bupati Garut dr. Helmi Budiman saat menyampaikan pernyataan sikap terkait putusan Ombudsman RI. (Foto : Istimewa)

Ombudsman Temukan Maladministrasi Dalam Seleksi Cakep Cawas 2020, SEGI Desak Kadisdik Garut Minta Maaf Serta Dicopot

Rabu, 22 September 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste