• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Tinjau Instalasi Penyulingan Air Sungai Citarum, Bupati Bandung Tertarik Mengembangkan

bydejurnalcom
Kamis, 2 September 2021
Reading Time: 2 mins read
Bupati Bandung Dadang Supriatna tinjau instalasi air bersih di Desa Sukamukti Katapang. (Sopandi/dejurnal.com)

Bupati Bandung Dadang Supriatna tinjau instalasi air bersih di Desa Sukamukti Katapang. (Sopandi/dejurnal.com)

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau instalasi air bersih di Desa Sukamukti, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Kamis (2/9/2021).

Instalansi air bersih tersebut dibangun Sektor 7 Citarum Harum, lokasinya di kawasan RT 03/03 desa setempat. Instalasi air ini dibangun tahun 2018. Sumber air pada instalasi tersebut berasal dari Sungai Citarum.

Dadang Supriatna menyatakan, dengan kondisi seperti ini tertarik untuk mengembangkan instalasi air tersebut sehingga bisa dinikmati masyarakat lebih luas.

BacaJuga :

Kapolres Purwakarta Bersama Pemuda Pancasila, Bersihkan Sungai dan Tebar Benih Ikan

Ketua Umum PMOC Cianjur Tegaskan Kesolidan dan Kekompakan Anggota

Hari Batik Nasional di Alfabeta Ciamis, Motif Tradisi Bertemu Eksperimen Sains

Namun, kata Dadang Supriatna perlu disosialisasikan kepada masyarakat, ternyata dari air Sungai Citarum yang kotor bisa menghasilkan air untuk mandi. “Untuk kesehatan juga karena sudah ada analisa, mutunya sudah dilihat sehingga dengan kondisi seperti ini kita tertarik untuk mengembangkan,” katanya.

Hanya saja, imbuh Dadang Supriatna perlu dipahamkan kepada masyarakat, karena masyarakat melihat kondisi awalnya. “Jadi masyarakat jarijipen lah kalau istilah Sundanya. Tapi pada dasarnya sudah sehat dari hasil labnya. Nanti bisa digunakan, kita diskusikan dengan Disperkimtan, nanti kita bahas, bagaimana dikolaborasikan, kira-kira seperti apa langkah-langkahnya sehingga bisa digunakan untuk masyarakat, ” terangnya.

Kepala Dinas Perumahan Pemukiman dan Tataruang (Disperkimtan) Kabupaten Bandung Erwin Rinaldi yang turut meninjau ke lokasi mengatakan, instansi air bersih layak minum yang bersumber dari air Sungai Citarum merupakan inovasi,

“Insyaalloh ini jadi bahan masukan, nanti kita konpers, biaya investasinya berapa, biaya operasionalnya berapa. Nanti kita hitung dulu. Saya berharap ini bisa dimanfaatkan masyarakat.

Di tempat yang sama, Komandan Sektor 7 Citarum Harum Kolonel Infanteri Jefson Marisano Simanjuntak mengatakan, kedatangan Bupati Bandung dengan Brigjen Purwadi (mantan Dan sektor 7 yang kini bertugas di Cisanti, intinya bupati melihat langsung sejauh mana operasional mesin penyulingan air ini.

Brigjen Purwadi yang pada masa ia menjabat sebagai Dan Sektor 7 Citarum Harum (kini bertugas di Cisanti) menerangkan alawal instansi ini dibangun, ” Saat ada mahasiswa UNUR, UGM dan UPI KKN di tempat saya, tahun 2018. Nginep di salah satu warga setempat. Karena tidak ada air kemarau, maka diperintahkan ngebor, ternyata juga airnya kurang, Saya inisiatif mengumpulkan pengusaha. saya menghubungi Irsad karena dia punya teknologi . Terus kita bangun ternyata bisa. Teris kita pake mahasiswa dan masyarakat bisa selama ini.

Camat Katapang, Yani Suharyadi menyebutkan, instansi air bersih ter sebut sekarang bisa dimanfaatkan warga sekitar, makanya ada kran bukan unukk dipasang ke masing rumah.

Kalau ada penyerahan dari Mentri Pertahanan atau Panglima, sehingga Pemerintah daerah bisa menganggarkan untuk bisa dimanfaatkan dengan saluran ke ruamah untuk 200 rumah. “Untuk saluran, meteran kan perlu anggaran, kalau ada penyerahan ke Pemda bisa menganggarkan, ” terangnya.

Camat mengusulkan Instalasi tersebut menjadi protitif, nanti dibuat di anak-anak sungai. Karena anak sungai bahan baku airnya lebih bersih.

Ditemui di tempat yang sama, Ketua RW 03 Desa Sukamukti, Kecamatan Katapang Yuni menyatakan kualitas air hasil olahan instalasi air ini menjadi jernih. Masyarakat menginginkan ada saluran pipa ke rumah-rumah, namun belum bisa terlaksana karena terbentur anggaran dan mekanisme lainnya. Dengan ada peninjauan bupati dan Sektor 7, diharapkan penggunaan air bersih tersebut bisa maksimal. Hampir 200 warga bisa menggunakan air bersih tersebut.*** Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Next Post

Menyoal Himbauan Perioritas Pembelian Penjualan dan Konsumsi Telur Ayam

Related Posts

Pelayanan Isbat Nikah Beri Kepastian Hukum bagi Keluarga
deNews

Pelayanan Isbat Nikah Beri Kepastian Hukum bagi Keluarga

Sabtu, 3 Oktober 2026
Sulit Air, Warga Pangrumasan Ciamis Gelar Salat Istisqa
deNews

Sulit Air, Warga Pangrumasan Ciamis Gelar Salat Istisqa

Sabtu, 3 Oktober 2026
Bantuan Pangan Beras, Kades Hegarmanah Turun Tangan Langsung Salurkan kepada KPM
deNews

Bantuan Pangan Beras, Kades Hegarmanah Turun Tangan Langsung Salurkan kepada KPM

Sabtu, 3 Oktober 2026
Kapolres Purwakarta Bersama Pemuda Pancasila, Bersihkan Sungai dan Tebar Benih Ikan
deHumaniti

Kapolres Purwakarta Bersama Pemuda Pancasila, Bersihkan Sungai dan Tebar Benih Ikan

Sabtu, 3 Oktober 2026
Ketua Umum PMOC Cianjur Tegaskan Kesolidan dan Kekompakan Anggota
Regional

Ketua Umum PMOC Cianjur Tegaskan Kesolidan dan Kekompakan Anggota

Jumat, 2 Oktober 2026
Hari Batik Nasional di Alfabeta Ciamis, Motif Tradisi Bertemu Eksperimen Sains
deNews

Hari Batik Nasional di Alfabeta Ciamis, Motif Tradisi Bertemu Eksperimen Sains

Jumat, 2 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

Pilkades Serentak 2023, Pemkab Garut Anggarkan Rp 5,2 Miliar

Senin, 9 Januari 2023

Waka Polres Garut Pimpin Apel Pelaksanaan Operasi Yustisia Serentak Hari Kedua

Rabu, 16 September 2020

Bupati Ciamis Akan Copot Jabatan Camat Jika Ada Warga Meninggal Kelaparan Selama PSBB

Selasa, 5 Mei 2020
Dra. Eryanti, M. Pd di galeri batik kina miliknya di kawasan Desa Sayati Margahayu Kabupaten Bandung. (Dejurnal.com/ Sopandi).

Motif Batik Kina Bandung Bedas dari Eryanti Glory Margahayu untuk Kabupaten Bandung

Rabu, 30 Agustus 2023

Anak Usia 5 Tahun Terseret Arus Sungai Cikaengan Garut

Jumat, 11 April 2025

Kesbangpol Garut Soroti Isu Kesetaraan Gender dalam Musda Pemudi Persis

Selasa, 6 Mei 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste