• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Pemkab Garut Kerja Sama Dengan BNPB Pusat Bakal Relokasi 140 KK Penyintas Bencana Juli Lalu

bydejurnalcom
Minggu, 7 Agustus 2022
Reading Time: 2 mins read
Pemkab Garut Kerja Sama Dengan BNPB Pusat Bakal Relokasi 140 KK Penyintas Bencana Juli Lalu
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut akan merelokasi 140 kepala keluarga (KK) penyintas bencana banjir dan tanah longsong yang terjadi pada Jum’at 15 Juli 2022 lalu. Selain merelokasi, Pemkab Garut juga akan memperbaiki 72 rumah yang memang berada di tempat yang aman.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Garut, dr. Helmi Budiman, seusai memimpin Rapat Evaluasi Penanggulangan Bencana yang dilaksanakan di Aula Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut,

“Pertama kita menyelesaikan bantuan untuk rumah ya, yang rusak berat kita lakukan relokasi, relokasi itu ada 140 rumah, sedangkan yang dilakukan di tanah masyarakat dan di tempat yang aman itu 72 rumah jadi (totalnya) 212 rumah.

BacaJuga :

PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis, Kesepakatan 10 Partai Dinanti

Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

“Kemudian ada penggantian rumah yang rusak sedang dan rusak ringan dari provinsi, kemudian juga kita menyelesaikan termasuk di dalamnya ada jaduk, dan lain lain,” ujar Wabup Garut didampingi Unsur Pengarah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, Bambang Munadjat.

Ia mengungkapkan, pembangunan rumah penyintas bencana ini, akan dilaksanakan selama masa transisi yang berlangsung selama kurang lebih 6 bulan lamanya.

Setiap rumah yang mengalami rusak berat, imbuh Helmi, akan mendapatkan bantuan dana maksimal 50 juta rupiah untuk membangun kembali rumah yang terdampak bencana.

“Semua jadi berubah 50 juta, untuk relokasi 50 juta kemarin, kalo 50 juta kali 200 aja sudah 10 miliarkan gitu, kalau untuk rumahnya saja belumkan infrastrukturnya, jalanya, cut and fill nya dan sebagainya,” ungkap Wabup Garut.

Wabub Garut dr. Helmi berpesan kepada masyarakat untuk mendukung upaya-upaya mitigasi yang sudah diprogramkan oleh pemerintah. Ia menerangkan salah satu tujuan dari mitigasi adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk mengurangi risiko bencana.

“Kemarin Alhamdulillah begitu ada banjir semua kan keluar, lari gitu kan, yang penting jiwa dulu kan, (itu) salah satu bagian dari mitigasi, kemudian juga mohon dukungan juga karena bagian mitigasi juga yang terkait dengan sarana-prasarana, jangan membangun rumah di bantaran sungai, dan banyak lagi lah,” pesan Wabup Garut.

Sementara itu, Unsur Pengarah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, Bambang Munadjat, menilai Pemkab Garut sudah bertindak tanggap dan cepat dalam membantu penyintas bencana. Bahkan, lanjut Bambang, action plan yang dilakukan sudah terencana.

“Kelihatan sekali bahwa termasuk di dalamnya sudah ada rencana untuk relokasi, dan relokasi itu ternyata sudah disiapkan juga lahan-lahannya, memang sudah istilahnya dari lahan itu sudah clear and clean, dari sisi fisiknya dari kelayakan dan juga secara administratif,” tutur Bambang.

Ia berharap langkah dari Pemkab Garut ini bisa menjadi benchmarking atau menjadi contoh bahwa daerah juga bisa menyiapkan penanggulangan dengan cepat dan ini yang sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana.

“Karena kita kadang-kadang akan sulit pada waktu yang korban juga nggak mau dipindah, belum lagi yang tempat pindah nggak ada, nah ini memang permasalahannya sangat kompleks, tapi apa yang dilakukan Pemerintah Daerah Garut ini.

“Kami mengapresiasi sekali, artinya bagaimana pemerintah daerah sudah siap, dan barangkali ini contoh yang kita bisa kita gunakan untuk di daerah-daerah lain gitu, di Garut bisa kenapa di daerah lain tidak bisa,” kata Bambang.

Selain itu, ia juga mengapresiasi Pemkab Garut yamg bisa menyediakan dengan cepat data yang fix, bahkan lengkap dengan by name by address. Sehingga penyintas bencana sudah terdata dengan baik.

“Ini tidak mudah dan kunci yang harus kita lakukan itu memang kaitan ya data itu paling penting, karena pada saat kita memberikan bantuan juga supaya ada asas keadilan juga, karena jangan sampai yang korban yang mestinya harus segera mendapatkan bantuan tidak menerima itu,

“Jadi ini dengan data yang bagus, lokasi dan progresnya kelihatan, apa yang dilakukan bapak wakil Bupati barusan di rapat koordinasi ini adalah kita bisa melihat progresnya, programnya seperti apa jelas,” tandasnya.***Tono

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Pemda  Sumedang Ajak PT Sunsilon Tangani Masalah Sampah Pasar Cimanggung

Next Post

Anggota DPRD Tedi Supriadi Menjalin Silaturahmi Yang Sempat Terjegal Pandemi

Related Posts

Cegah Mafia Tanah, Kejari Purwakarta Jalin Kerja Sama dengan 29 Kepala Desa
GerbangDesa

Cegah Mafia Tanah, Kejari Purwakarta Jalin Kerja Sama dengan 29 Kepala Desa

Jumat, 9 Oktober 2026
Kapolres Purwakarta  Usai Salat Jumat,  Berbagi Kepedulian untuk Sesama
deHumaniti

Kapolres Purwakarta Usai Salat Jumat, Berbagi Kepedulian untuk Sesama

Jumat, 9 Oktober 2026
LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang
deNews

LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang

Jumat, 9 Oktober 2026
PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis,  Kesepakatan 10 Partai Dinanti
deNews

PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis, Kesepakatan 10 Partai Dinanti

Jumat, 9 Oktober 2026
Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah  Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh
dehukum

Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh

Jumat, 9 Oktober 2026
UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis
deNews

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

Jumat, 9 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Quo Vadis Bupati Garut, Kadisdikmu Bikin Para Guru Meringis

Minggu, 2 Mei 2021

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

KabarDaerah

Gegara Melaporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Tahun 2024, Empat Warga dan Satu Media Online Digugat

Rabu, 12 Maret 2025

H. Yanto : Pemimpin Masyarakat itu Beda dengan Pemimpin Agama

Kamis, 17 September 2020

Haru Biru! Demi Jalankan Wasiat Ibunda, Kedua Mempelai Ini Rela Menikah di Ruang ICU RSUD Ciereng

Jumat, 31 Maret 2023
Foto : ist/ Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Bersam sejumlah Instansi Terakit Melaksanakan Rakor Pengamanan Idul Fitri

Jelang Lebaran Pemkab Ciamis Gelar Rakor Pengamanan.

Selasa, 18 Maret 2025

Pemberlakuan PSBB, segala Bentuk Aktifitas Warga Purwakarta Akan Dibatasi

Minggu, 3 Mei 2020

Ketua PWI Kabupaten Bandung Enung D Susana Intruksikan Jajarannya Tidak Boleh “Main mata” Saat SPMB

Rabu, 18 Juni 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste