• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Beberapa Kepala Desa Mengaku Diwarisi Beragam Masalah Dari Kades Sebelumnya

bydejurnalcom
Senin, 10 Februari 2020
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Kab. Sukabumi – Beberapa kepala desa yang baru terpilih dan bukan dari petahana mengakui kondisional pemerintahan desa sebelumnya yang amburadul dan menyisakan beberapa persoalan krusial yang justru menjadi batu sandungan dalam menjalankan roda pemerintahan desa ke depan.

Keluhan beberapa kepala desa terhadap kinerja pemerintahan desa sebelumnya berbeda-beda dan beragam, dari persoalan pembangunan infrastruktur yang belum selesai, tunggakan pajak PPN dan PPh dari Dana Desa tahun sebelumnya, sampai kepada berkas LPJ yang tidak diberikan oleh kepala desa sebelumnya.

BacaJuga :

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

7 Pejabat Eselon II Dirotasi Ini Pesan Bupati Bandung

Rotasi dan Promosi 154 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bandung Momentum Satu Tahun Pemerintahan Dadang Supritana- Ali Syakieb

Salah satu kepala desa baru di Kecamatan Parakan Salak menyebutkan bahwa dirinya harus memikirkan dana talang untuk menutupi tunggakan PPn dan PPh yang belum dibayarkan oleh kepala desa sebelumnya.

“Persoalannya, jika hal itu tak segera diselesaikan akan mempengaruhi terhadap pencairan dana desa tahap pertama, yang rugi masyarakat desa saya sendiri,” ungkapnya kepada dejurnal.com saat bincang-bincang di kantornya, Sabtu (8/2/2020).

Namun demikian, untuk hal itu pihanya sudah memproteksi dengan berita acara agar ada sekat mana kewajiban yang sudah dan yang belum dikerjakan oleh kepala desa sebelumnya.

“Itu baru persoalan administrasi, belum menyentuh kepada infrastruktur,” ujarnya.

Kepala Desa yang meminta untuk tak disebutkan namanya tersebut menyatakan, untuk “lubang-lubang” kecil sisa pemerintahan desa sebelumnya, pihaknya mencoba untuk menutupi agar tidak mengganggu roda pemerintahan desa ke depan.

“Namun jika ada hal yang krusial dan prinsip, saya juga tak mau kalau harus katempuhan buntut maung,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan salah satu kepala desa di Kecamatan Cikidang yang menyebutkan dirinya sebagai kepala desa baru hanya diserahi jabatan tapi tidak terima apapun dari kepala desa sebelumnya.

“Stempel saja saya tidak terima,” cetusnya.

Namun demikian, kepala desa yang masih muda tak terlalu mempersoalkan hal itu selama tidak akan mempengaruhi terhadap kinerja pemerintahan desa ke depan.

“Yang terpenting bagaimana saya menjalankan tugas sebagai kepala desa ke depan dengan baik untuk kepentingan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu kepala desa di Kecamatan Kalapa Nunggal mengaku belum menginventarisir persoalan yang diwariskan kepala desa sebelumnya.

“Saya sedang fokus dulu membenahi dan mempelajari kondisional di desa saya,” ucapnya.

Berkaitan dengan hal itu, Ketua Apdesi Jawa Barat Dede Kusdinar pernah mengatakan kepada dejurnal.com bahwa apapun masalah dan persoalan yang diwariskan kepala desa sebelumnya kepada kepala desa baru, tentunya harus dimusyawarahkan agar tidak menjadi batu sandungan ke depan.

“Sesuai dengan Undang-Undang Desa, segala sesuatu yang berkaitan dengan desa musyawarah harus di kedepankan,” pungkasnya.***TimSbm/Red

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

PKB Purwakarta Rekrut Generasi Milenial

Next Post

Dinilai Program BPNT Carut Marut, DPRD Garut Pertanyakan Peran Pemkab

Related Posts

PT.Dahana Siap Produksi Bom BNT-250 Untuk TNI AU Siap Mengudara
Nasional

PT.Dahana Siap Produksi Bom BNT-250 Untuk TNI AU Siap Mengudara

Sabtu, 21 Februari 2026
Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan
deNews

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan

Sabtu, 21 Februari 2026
Puluhan Ribu Keluarga Potensi Rentan Rawan Pangan Dapat Bantuan Beras dan Minyak dari CPPD Kabupaten  Bandung
deNews

Puluhan Ribu Keluarga Potensi Rentan Rawan Pangan Dapat Bantuan Beras dan Minyak dari CPPD Kabupaten Bandung

Sabtu, 21 Februari 2026
Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan
deNews

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 21 Februari 2026
Rotasi dan Promosi 154 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bandung Momentum Satu Tahun Pemerintahan Dadang Supritana- Ali Syakieb
deNews

7 Pejabat Eselon II Dirotasi Ini Pesan Bupati Bandung

Jumat, 20 Februari 2026
Rotasi dan Promosi 154 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bandung Momentum Satu Tahun Pemerintahan Dadang Supritana- Ali Syakieb
deNews

Rotasi dan Promosi 154 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bandung Momentum Satu Tahun Pemerintahan Dadang Supritana- Ali Syakieb

Jumat, 20 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023

Quo Vadis Bupati Garut, Kadisdikmu Bikin Para Guru Meringis

Minggu, 2 Mei 2021

KabarDaerah

Litbang Keramik Plered Sarana Wisata dan Edukasi Produk Kriya Purwakarta

Kamis, 20 Februari 2020
Ketua DPC PDIP Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan.

Rakercab PDIP Garut Usung Tema : Desa Kuat Indonesia Maju dan Berdaulat

Sabtu, 29 Mei 2021

Klarifikasi dan Permohonan Maaf Aiptu Hendra Gunawan Terkait Video Viral Diduga Menghina Seniman

Minggu, 20 April 2025

SMSI Indramayu Gelar Lokakarya “Kebijakan Pemerintah Terhadap Media Siber”

Minggu, 12 Februari 2023

YLBH-LSI Dukung Langkah APH Tuntaskan Perkara Dugaan Korupsi Para Pejabat Pemkab Garut

Minggu, 6 September 2020
Kolase : Tangkapan layar video, seorang PMI asal Pameungpeuk Garut, tertahan di Saudi Arabia, tak mampu bekerja dan jalan pun ngesot karena disiksa majikan.

Disnakertrans Garut : Pekerja Saudi Asal Pameungpeuk Harus Diupayakan Pulang

Kamis, 25 Maret 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste