• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Agustus 31, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Legislator

Legislator H. Dadang Suryana Beberkan Hasil Kunker ke Batam : Tak Ada Kaitanya dengan Pelesir

bydejurnalcom
Jumat, 21 Februari 2025
Reading Time: 3 mins read
Legislator H. Dadang Suryana Beberkan Hasil Kunker ke Batam : Tak Ada Kaitanya dengan Pelesir
ShareTweetSend

Dejurnal com, Bandung- Anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadang Suryana, S.Ip menilai, kunjungan kerja (kunker) bagi anggota DPRD, merupakan salah satu pelaksanaan tugas dan fungsi anggota dewan yang memang sudah ditentukan berdasarkan musyawarah di badan musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Bandung.

Sebagai anggota baru DPRD Kabupaten Bandung, H.Dadang Suryana yang mantan Kepala Desa Rahayu Margaasih ini, mengaku kunker sangat terasa manfaatnya. Menambah pengalaman.

‘Jadi tidak ada kaitan sama sekali antara kunker dengan pelesiran. Kunker itu salah satu kewajiban anggota dewan untuk dilaksanakan karena itu merupakan hasil musyawarah di Bamus. Itu yang mesti jadi pedoman bagi semua. Baik pers maupun anggota dewan,” kata H. Dadang Suryana kepada Dejurnal.com di kediamannya di bilangan Desa Rahayu kecamatan Margaasih, Jum’at (21/2/2025).

BacaJuga :

Kemenag Ciamis Serahkan SK Kampung Zakat ke UPZ Pawindan

Pelatihan Protokol Berakhir, 20 Penegak Siap Jadi Wajah Pramuka Ciamis

Jalan Sehat Warnai Puncak HUT RI ke-81 Kelurahan Ciamis

Menurut H. Dadang Suryana fokus tujuan kunker disesuaikan dengan kebutuhan anggota dewan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya baik pengawasan maupun penyelenggaraan pemerintahan, karena anggota dewan pun punya kewajiban untuk sama-sama menyelenggarakan pemerintahan daerah sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

“Jadi, hasil dari kunjungan kerja itu bisa menjadi masukkan bagi pemerintah daerah dalam hal ini eksekutif untuk dilaksanakan, dieksekusi sesuai dengan hasil musyawarah kesepakatan antara dewan dan pemerintah daerah. Alhamdulillah hasilnya bak, menjadi wawasan dan ilmu pengetahuan bagi kami dalam rangka mendorong pemerinta Kabupaten Bandung baik dalam pelaksanaan -pelaksanaan program atau peningkatan PAD,” tetangnya.

H.Dadang mencontohkan, ia bersama anggota Komisi B lainnya melaksanakan kunker tanggal 17,18,19 Februari 2025 ke Batam. Menurtnya, Kota Batam ini satu kota yang pertumbuhan ekonominya paling tinggi di Indonesia.

” Menurit Kadis Budpar Batam, pertumbuhan ekonominya 7,7. Tingkat nasional juga belum sampai segitu, di kita baru 5, sekian. Jadi kami mencari bahan bagaimana agar pemerintah Kabupaten Bandung yang notabene baik jumlah penduduk maupun luas wilayahnya lebih besar dari Batam. Batam yang jumlah penduduknya hanya 1,2 juta jiwa, luas wilayahnya di bawah 1 km2 itu bisa menghasilkan PAD Rp 1,4 triliun. Sedangkan kita dengan jumlah penduduk 3,8 juta jiwa , luas wilayah begitu besar PAD-nya cuma Rp 1,8 triliun,” tutur H.Dadang Suryana

Dari sektor kebudayaan dan pariwisata saja, sebut H.Dadan, Kota Batam bisa menyumbangkan 25 persen untuk PAD. Menurutnya, mereka bisa seperti itu karena banyak aspek-aspek yang digali untuk mendapatkan PAD.

H. Dadang mencontohkan, di Batam ada momen-momen yang sengaja dibuat even-even kebudayaan dalam rangka meningkatkan PAD maupun meningkatka ekonomi masyarakat

“Kemudian masalah perizinan pariwisata itu memang sangat ketat. Tidak ada satupun objek pariwisata di Batam yang tidak punya izin.
Jadi kita dapat ilmu bagaimana Kabupaten Bandung bisa meningkatkan PAD dari sektor kebudayaan dan pariwisata, karena Kabupaten Bandung sangat kaya dengan objek wisata dan kebudayaan,” katanya.

H.Dadang menilai, penyebab PAD dari sektor pariwisata di Kabupaten Bandung kurang maksimal mungkin kurang tertib administrasi , dah kedisiplinan perizinan belum bisa dimaksimalkan.

‘”Jadi harapan kami mudah-mudahan dengan hasil kunjungan kemarin bisa memberi masukan kepada pemerintah Kabupaten Bandung dalam rangka meningkatkan PAD dari sektor kebudayaan dan Pariwisata,” katanya.

Menurut H. Dadang Suryana dengan dibentuk Satgas Penertiban dan Pengamanan Perizinan Bangunan Gedung (PBG) dan Izin Usaha di Kabupaten Bandung diharapkan PAD Kabupaten Bandung meningkat.

” Ini bagus tinggal betul-betul konsekwen dilaksanakan. Kalau program bupati itu saja terlaksana dengan baik, saya yakin PAD Kabupaten Bandung akaneningkat: Kota Batam sendiri untuk tahun 2025 ini menargetkan PAD Rp 2,1 dari tahun sebelumnya Rp 1,4,” katanya.

H.Dadang Suryana menyebut, orang Batam
heran mengapa Kabupaten Bandung kecil PAD-nya jika dibandingkan dengan Batam, padahal daerahnya luas dengan bervahain potensi

H. Dadang Suryana Salut dengan pemerintah Batam dalam penyediaan air, sama sekali melarang masyarakat membuat sumur, karena air disalurkan dari penyulingan sumber air sungai atau waduk yang dikelola oleh pemerintah.

“Di kita banyak sumber air di waduk-waduk atau situ tapi belum maksimal. Ada sedikit juga tapi dikelola swasta. Mudah-mudahan ke depan hasil-hasil kunjugan kerja ini bisa menjadi masukan buat pemerintah kabupaten Bandung dalam kaitan Peningkatan PAD untuk kesejahteraan masyarakat,” kata H. Dadang Suryana.* Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

PT Loring Margi Internasional Kembali Berangkatkan Pekerja Migran Indonesia ke Jepang

Next Post

KPU Kabupaten Subang Gelar FGD Evaluasi Pemilihan Tahun 2024

Related Posts

Polres Ciamis Sita 352 Botol Miras dan 36,57 Gram Sabu
deNews

Polres Ciamis Sita 352 Botol Miras dan 36,57 Gram Sabu

Senin, 31 Agustus 2026
Layanan Publik Bapperida Kabupaten Ciamis
deNews

Layanan Publik Bapperida Kabupaten Ciamis

Senin, 31 Agustus 2026
Kampung Zakat ke-15 Desa Pawindan Resmi Diluncurkan, Ini Harapan Bupati
deNews

Kampung Zakat ke-15 Desa Pawindan Resmi Diluncurkan, Ini Harapan Bupati

Senin, 31 Agustus 2026
Kemenag Ciamis Serahkan SK Kampung Zakat ke UPZ Pawindan
deNews

Kemenag Ciamis Serahkan SK Kampung Zakat ke UPZ Pawindan

Senin, 31 Agustus 2026
Pelatihan Protokol Berakhir, 20 Penegak Siap Jadi Wajah Pramuka Ciamis
deNews

Pelatihan Protokol Berakhir, 20 Penegak Siap Jadi Wajah Pramuka Ciamis

Minggu, 30 Agustus 2026
Jalan Sehat Warnai Puncak HUT RI ke-81 Kelurahan Ciamis
deNews

Jalan Sehat Warnai Puncak HUT RI ke-81 Kelurahan Ciamis

Minggu, 30 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

Peternakan Ayam Manggis Tepis Tudingan Perusahaan Tak Salurkan CSR

Senin, 4 November 2019

KabarDaerah

PABPDSI Tegaskan Komitmen Dalam Audensi Dengan Komisi A DPRD Kabupaten Ciamis

Rabu, 1 Oktober 2025

PDIP Garut Lakukan Baksos Santuni Puluhan Anak Yatim

Jumat, 7 Mei 2021

Hj. Nia Apresiasi Kicimpring Pakutandang Ciparay Tembus Jepang

Senin, 12 Oktober 2020

Menggali Potensi BUMDes Dari Sektor Pertanian di Cianjur dan Sukabumi

Senin, 20 Juli 2020

Terinspirasi Mendiang Kadisdik Asep, Program Pendampingan Mental Hypno Educare Masuk Nominasi LID Bapedda

Senin, 5 Mei 2025

Komisi IV DPRD Purwakarta Terima Naskah Usulan Guru MGMP Bahasa Sunda

Kamis, 10 Februari 2022

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste