• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, September 4, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Budaya

Legitnya Wajit Ketan Jadul dari Ciamis, UMKM Kareeut Rasa Bertahan 7 Tahun dan Tembus Pasar Jateng

bydejurnalcom
Rabu, 21 Januari 2026
Reading Time: 2 mins read
Legitnya Wajit Ketan Jadul dari Ciamis, UMKM Kareeut Rasa Bertahan 7 Tahun dan Tembus Pasar Jateng
ShareTweetSend

CIAMIS, Dejurnal,- Di tengah persaingan industri kuliner modern, makanan tradisional khas Sunda tetap memiliki penggemar setia.

Salah satunya adalah wajit ketan jadul “Kareeut Rasa”, produk UMKM binaan rumahan asal Desa Nasol, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, yang konsisten bertahan selama tujuh tahun dan kini berhasil menembus pasar Jawa Tengah dan DIY.

UMKM yang diproduksi oleh Kartikasari Snack ini dikelola langsung oleh Tati Sumiati, dengan mengedepankan cita rasa autentik berbahan alami.

BacaJuga :

Jajaran Polsek Leles Amankan 10 Knalpot Brong dari Pelajar di Kabupaten Garut

DPRD Kabupaten Bandung Soroti Tarif Blogger di Destinasi Wisata: Harus Ada Batas Atas dan Bawah

Dekatkan Layanan kepada Masyarakat, Imigrasi Garut Perkuat Inovasi Paspor Ekstra dan Ramah HAM

Wajit ketan Kareeut Rasa dibuat dari ketan pilihan, kelapa segar, dan gula, sehingga menghasilkan tekstur lengket khas (kareeut) dan rasa legit yang menjadi ciri makanan jadul.

Komitmen menjaga mutu dan keamanan pangan dibuktikan dengan diraihnya Sertifikat Pemenuhan Komitmen Produksi Pangan Olahan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) dari Pemerintah Republik Indonesia, yang berlaku hingga 8 Desember 2026.

Legalitas tersebut sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen dan membuka peluang pasar yang lebih luas.

“Alhamdulillah, dengan legalitas ini kami lebih percaya diri memasarkan produk, baik di Ciamis maupun ke luar daerah,” ujar Tati.

Dalam operasionalnya, produksi wajit ketan dilakukan secara fleksibel, menyesuaikan dengan permintaan pasar. Dalam kondisi normal, produksi dilakukan tiga hingga empat kali dalam seminggu.

Namun, saat pesanan dari luar daerah khususnya Magelang meningkat, proses produksi bisa dilakukan setiap hari.

Produk wajit ketan Kareeut Rasa dipasarkan dengan harga Rp40.000 per kilogram, serta tersedia dalam kemasan eceran seharga Rp15.000 per bungkus. Dari penjualan tersebut, UMKM ini mampu mencatatkan omzet rata-rata sekitar Rp12 juta per bulan.

Distribusi produk tidak hanya menyasar toko-toko oleh-oleh di Kabupaten Ciamis, tetapi juga telah menjangkau wilayah Magelang dan Yogyakarta, dengan target pengembangan pasar ke Semarang, Jogjakarta, dan sekitarnya. Pengiriman terjauh saat ini tercatat hingga Magelang dan Jogjakarta.

Selain menggerakkan ekonomi keluarga, UMKM Kareeut Rasa juga berperan dalam pemberdayaan masyarakat sekitar. Saat ini, usaha tersebut mempekerjakan empat karyawan perempuan dan satu karyawan laki-laki. Pada saat produksi padat, jumlah tenaga kerja laki-laki dapat bertambah untuk membantu proses pengolahan.

“Kalau pesanan banyak, Alhamdulillah bisa memberdayakan ibu-ibu dan saudara dekat rumah,” tutur Tati.

Meski demikian, pelaku UMKM ini tidak lepas dari tantangan. Ketersediaan bahan baku tertentu, terutama cangkang jagung, menjadi kendala tersendiri saat permintaan melonjak. Selain itu, keterbatasan modal usaha juga menjadi tantangan ketika volume pesanan meningkat tajam.

“Dukanya itu ketika pesanan banyak, bahan baku cangkang jagung sulit didapat, dan modal juga sering terbatas,” ungkapnya.

Ke depan, Tati berharap adanya dukungan kebijakan yang lebih berpihak kepada UMKM pangan tradisional, khususnya dalam hal kemudahan dan keberlanjutan legalitas usaha.

“Harapannya, legalitas bisa dibantu dan tidak terlalu memberatkan, sehingga kami bisa fokus menjaga kualitas produk dan memperluas pemasaran,” ujarnya.

UMKM Wajit Ketan Kareeut Rasa beralamat di Dusun Desa RT 17/RW 05, Desa Nasol, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis. Informasi dan pemesanan dapat dilakukan melalui WhatsApp 0852-8393-1956, serta media sosial Instagram @kartikasarisnack dan Facebook Kartikasari.

Keberadaan UMKM menjadi bukti bahwa makanan jadul yang legit dan berkualitas, jika dikelola secara konsisten dan didukung legalitas, mampu bertahan, berkembang, serta berkontribusi nyata dalam menggerakkan ekonomi lokal. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Turnamen Voli Ngabuburit Jadi Agenda Strategis, Bupati Garut Dorong Regenerasi Atlet dan Perputaran Ekonomi

Next Post

Terkait Pos PAUD di Margahayu yang Digembok, Begini Kata Ketua Komisi D DPRD Cecep Suhendar Pasca Musyawarah

Related Posts

BP2D Bidik Nyangku Panjalu 2026, Konsep Wisata Terintegrasi Ciamis
deNews

BP2D Bidik Nyangku Panjalu 2026, Konsep Wisata Terintegrasi Ciamis

Jumat, 4 September 2026
Bantuan Pangan Bantu Penuhi Kebutuhan Keluarga di Ciamis
deNews

Bantuan Pangan Bantu Penuhi Kebutuhan Keluarga di Ciamis

Jumat, 4 September 2026
Bantuan Beras Tiga Bulan Disalurkan, Warga Cigembor Terbantu
deNews

Bantuan Beras Tiga Bulan Disalurkan, Warga Cigembor Terbantu

Jumat, 4 September 2026
Jajaran Polsek Leles Amankan 10 Knalpot Brong dari Pelajar di Kabupaten Garut
deNews

Jajaran Polsek Leles Amankan 10 Knalpot Brong dari Pelajar di Kabupaten Garut

Jumat, 4 September 2026
DPRD Kabupaten Bandung Soroti Tarif Blogger di Destinasi Wisata: Harus Ada Batas Atas dan Bawah
deNews

DPRD Kabupaten Bandung Soroti Tarif Blogger di Destinasi Wisata: Harus Ada Batas Atas dan Bawah

Jumat, 4 September 2026
Dekatkan Layanan kepada Masyarakat, Imigrasi Garut Perkuat Inovasi Paspor Ekstra dan Ramah HAM
deNews

Dekatkan Layanan kepada Masyarakat, Imigrasi Garut Perkuat Inovasi Paspor Ekstra dan Ramah HAM

Jumat, 4 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

KabarDaerah

Pihak DPMD Garut Bersama Subkor Bankeudes Mengaku Sudah Penuhi Panggilan APH Terkait Polemik Bankeudes 2023 Perubahan

Jumat, 9 Agustus 2024

TNI–POLRI Laksanakan Pengamanan dan Penanganan Pasca Insiden Disposal Amunisi di Garut

Selasa, 13 Mei 2025

Longsor di Garut Akibatkan Satu Orang Meninggal, Gubernur Jabar Kirim Bantuan untuk Keluarga Korban

Rabu, 26 Februari 2025

Longsor di Pangalengan : Tiga Rumah Rusak, 20 Jiwa Terdampak

Kamis, 30 Oktober 2025
Foto : Bupati Ciamis yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Dr. H. Andang Firman Triadi mengikuti acara Panen raya serentak 14 provinsi dan 156 kabupaten/kota sentra utama padi di seluruh Indonesia yang dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto. Senin (07/04/2025)

Komitmen Ciamis Dukung Program Swasembada Pangan Nasional Dengan Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan

Selasa, 8 April 2025

Aksi Demo Ratusan Remaja Putra/i Digedung DPRD Subang Akhirnya Di amankan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste