• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, April 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Saling Hargai dalam Perbedaan Awal Ramadhan dan Lebaran Sebagai Ijtihad

bydejurnalcom
Sabtu, 14 Februari 2026
Reading Time: 3 mins read
Saling Hargai dalam Perbedaan Awal  Ramadhan dan Lebaran Sebagai Ijtihad
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Kemungkinan Masyarakat di Indonesia akan berbeda mulai melakukan ibadah saum dan lebaran tahun ini. Ada yang mulai saum hari Kamis, 18 Februari 2026 ada juga yang mulai hari Jum’at tanggal 19 Februari 2026. Begitu pun Lebaran, ada yang merayakan hari Jum’at tanggal 20 Maret 2026, ada juga yang merayakan hari Sabtu, 21 Maret 2026.

Pemerintan Indonesia dalam menentukan 1 Ramadhan atau dimulainya saum menggunakan metode hisab dan rukyatul hilal (pemantauan hilal langsung). Kemungkinan besar 1 Ramadhan 1447 H akan jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026.

Meski demikian, Pemerintah Indonesia melalui Kemenag belum menetapkan tanggal awal puasa secara resmi sebelum Sidang Isbat digelar. Sidang Isbat penetapan awal puasa Ramadhan 1447 H dijadwalkan digelar pada malam sebelum tanggal prediksi, yaitu 17 Februari 2026 atau bertepatan 29 Sya’ban 1447 H, sebelum matahari terbenam.

BacaJuga :

Dukung MBG, Disnakkan Ciamis Jamin Pasokan Telur, Ayam dan Daging Aman

Digelar 25 April 2026 Setelah Seleksi Tambahan, Pilkades PAW Desa Margahayu Selatan Diikuti 3 Kandidat

Hidroponik Budi Daya Melon Fujisawa BUMDes Marsela Mahardika Mulai Bahkan Hasil

Sidang Isbat akan mempertimbangkan data posisi hilal, hasil rukyatul hilal, serta laporan ahli falak sebelum menetapkan tanggal resmi Ramadhan. Perhitungan pemerintah umumnya mengikuti kriteria yang dipakai oleh kelompok negara anggota MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

Organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU) juga memprediksikan awal 1 Ramadhan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Meski sampai saat ini NU belum mengumumkan tanggal resmi awal puasa 2026 karena menunggu hasil pemantauan hilal di lapangan.

Metode yang digunakan NU yakni Hisab Imkanur Rukyah (IRNU), penggabungan hisab dengan rukyat atau pengamatan visual hilal, menurut kriteria syariat yang berlaku di lingkungan NU. Dengan cara ini, keputusan akhir tentang 1 Ramadhan akan bergantung pada apakah hilal terlihat atau tidak pada malam 29 Sya’ban.

Sedangkan Ormas Islam Persatuan Islam ( Persis)
resmi resmi menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan ini berdasarkan hasil hisab Dewan Hisab dan Rukyat PP PERSIS yang merujuk pada metodologi hisab imkan ru’yah dengan kriteria astronomi. Ijtima akhir Sya’ban 1447 H terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 19.01 WIB. Namun, pada saat maghrib di wilayah Indonesia, posisi bulan masih berada di bawah kriteria imkan ru’yah sehingga secara hisab hilal belum memungkinkan untuk terlihat. Karena itu, 1 Ramadhan ditetapkan dua hari setelahnya.

Pimpinan Pusat Persis juga menetapkan 1 Syawwal 1447 H atau Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Ijtima akhir Ramadhan terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 pagi, namun kondisi astronomis saat maghrib belum memenuhi kriteria terlihatnya hilal.

Sedangkan Muhammadiyah sudah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan ini diambil melalui metode hisab hakiki wujudul hilal yang memakai perhitungan astronomi untuk menentukan posisi hilal (bulan sabit) secara matematis, tanpa perlu menunggu pengamatan langsung di lapangan.

Muhammadiyah menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai acuan umum, yakni sistem kalender Islam yang berdasarkan hisab astronomi standar global.

Saling hargai

Perbedaan prediksi tanggal 1 Ramadhan 2026 antara pemerintah, NU, Persis dan Muhammadiyah bukan sekali ini saja. Hal ini karena karena masing-masing pihak memiliki metode yang berbeda dalam menentukan awal bulan Hijriah. Perbedaan ini merupakan bagian dari dinamika tradisi Islam dalam memahami penentuan kalender Hijriah.

Perbedaan ini tidak akan menimbulkan perpecahan atau pertentangan selama satu sama lain meski merasa yakin benar, tetapi tidak merasa paling benar dan menganggap yang lain salah.
Masyarakata pun tidak perlu bingung, bahkan perbedaan tersebut dijadikan momen untuk memperdalam ilmu tentang hal itu.

Ijtihad

Jika kita merasa bingung dengan perbedaan itu, maka ingatlah bahwa itu diantara keduanya itu hasil ijtihad. Hadits Sahih tentang Ijtihad (usaha sungguh-sungguh seorang alim dalam memutuskan hukum). Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim:

“Idzaa ijtahada-l haakimu fa-ashaaba fa-lahu ajraani, wa idzaa ijtahada fa-akhtha-a fa-lahu ajrun.”

“Apabila seorang hakim/mujtahid memutuskan hukum lalu ia berijtihad dan benar, maka baginya dua pahala. Apabila ia memutuskan hukum lalu berijtihad dan salah, maka baginya satu pahala.” (HR. Bukhari no. 7352 dan Muslim no. 1716).

Jika hasil ijtihad itu benar maka dapat dua pahala, tatapi jika salah satu pahala. Hadits ini menunjukkan penghargaan Islam terhadap keilmuan dan dorongan bagi ulama untuk melakukan ijtihad dalam masalah yang tidak diatur secara tegas dalam Al-Quran dan Sunnah, serta memberikan kelapangan jika terjadi kesalahan yang tidak disengaja. Wallahu a’lam bish-shawab.* Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Diskusi Kebangsaan Warnai Harlah Ke-4 Almagari, Perkuat Komitmen Anti Radikalisme di Garut

Next Post

‎Polres Subang Ungkap Kasus Miras Oplosan Tanpa ijin Berujung Sembilan orang Meninggal Dunia

Related Posts

Razia dan Tes Urine Lapas Ciamis, Semua Negatif Narkoba
deNews

Razia dan Tes Urine Lapas Ciamis, Semua Negatif Narkoba

Selasa, 7 April 2026
Halal Bihalal Pendidikan Ciamis, Bupati Herdiat Ajak Guru Tetap Semangat Dalam Keterbatasan 
deNews

Halal Bihalal Pendidikan Ciamis, Bupati Herdiat Ajak Guru Tetap Semangat Dalam Keterbatasan 

Selasa, 7 April 2026
Fokus Perbaiki Pengelolaan Sampah, DPRKPLH Ciamis Tertibkan TPS Bermasalah
deNews

Fokus Perbaiki Pengelolaan Sampah, DPRKPLH Ciamis Tertibkan TPS Bermasalah

Selasa, 7 April 2026
Dukung MBG, Disnakkan Ciamis Jamin Pasokan Telur, Ayam dan Daging Aman
deNews

Dukung MBG, Disnakkan Ciamis Jamin Pasokan Telur, Ayam dan Daging Aman

Selasa, 7 April 2026
Digelar 25 April 2026 Setelah Seleksi Tambahan, Pilkades PAW Desa Margahayu Selatan Diikuti 3 Kandidat
deNews

Digelar 25 April 2026 Setelah Seleksi Tambahan, Pilkades PAW Desa Margahayu Selatan Diikuti 3 Kandidat

Selasa, 7 April 2026
Hidroponik Budi Daya Melon Fujisawa BUMDes Marsela Mahardika Mulai Bahkan Hasil
deNews

Hidroponik Budi Daya Melon Fujisawa BUMDes Marsela Mahardika Mulai Bahkan Hasil

Selasa, 7 April 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

Survei Poldata Indonesia Consultan : Elektabilitas NU 48%, Dadang-Sahrul 32%, Yena-Atep 20%,

Minggu, 18 Oktober 2020

Darurat Bencana, Bupati Bandung Kerahkan Seluruh OPD untuk Percepatan Pencarian Korban Longsor

Sabtu, 6 Desember 2025

Dinilai APBD Perubahan 2020 Tidak Pro Rakyat, Fraksi Demokrat Walk Out Dari Sidang Paripurna DPRD Garut

Kamis, 1 Oktober 2020

LSI Nilai Pasangan Dadang Supriatna – Syahrul Gunawan Potensial Menangkan Pilkada Kabupaten Bandung

Jumat, 31 Juli 2020

Anggota DPRD Purwakarta Dan Setwan Ikuti Rapid Test

Rabu, 23 September 2020
Komplek TKI V perbatasan Desa Rahayu dengan Desa Mekarrahayu Kecamatan Margaasih. Pedagang kaki lima pertanyakan pungutan dikemanakan.

Puluhan PKL di TKI V Margaasih Minta Ketegasan Boleh Tidak Berdagang di Jalan Kompleks

Kamis, 1 Mei 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste