• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, September 28, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Bau Busuk Akibat Tumpukan Sampah Yang Menggunung Hampir Disekitaran Wilayah Kecamatan Cileunyi

bydejurnalcom
Jumat, 15 Mei 2026
Reading Time: 2 mins read
Bau Busuk Akibat Tumpukan Sampah Yang Menggunung Hampir Disekitaran Wilayah Kecamatan Cileunyi

Tumpukan Sampah yang Menumpuk dan Menggunung di Wilayah Kecamatan Cileunyi yang Beraroma Baunya sangat menyengat

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Kab.Bandung – Sampah menumpuk dan menggunung di sejumlah titik di Kabupaten Bandung, termasuk di Kecamatan Cileunyi, warga pun meluapkan kekesalannya dan tebar ancaman.

Mereka mengancam tak akan membayar retribusi sampah yang tiap bulan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sesuai MoU jika sampah menumpuk karena tak ditarik.

“Jujur saja, setiap bulan kami tak pernah telat membayar retribusi sampah ke DLH Kabupaten Bandung. Jika ditariknya tertunda terus, kami tak akan membayar retribusi sampah,” kata pengurus RW yang enggan disebut namanya di salah satu komplek perumahan di Cileunyi, Kamis (14/5/2026).

BacaJuga :

Bupati Purwakarta Hadiri Milangkala Satu Tahun Pasar Sasagara Dangdeur

Malam Akhir Pekan Jadi Perhatian, Polsek Tarogong Kidul Gaspol KRYD Antisipasi Geng Motor hingga Miras

Bukan Sekadar Adu Strategi, Tim Dogar Siap Bawa Semangat Persaudaraan di Open Tournament Domino 101 Piala Panglima TNI

Menurutnya, ancaman ini dilontarkan karena pihak DLH Kabupaten Bandung hingga saat ini belum melakukan langkah efektif untuk penanganan sampah menyusul dibatasinya kuota ritase sampah ke TPAS Sarimukti.

“Meski ancaman dilontarkan ke DLH Kabupaten Bandung, masih kata pengurus RW perumahan setempat, namun ini pun masukan untuk Pemprov Jabar, bagaimana penanganan sampah di wilayah Bandung Raya, termasuk di Kabupaten Bandung terkait TPAS Sarimukti yang sudah over kapasitas,”ungkapnya.

Lebih lanjut pengurus RW menyampaikan,“Bahkan saya menanyakan bagaimana keberadaan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) regional di Legoknangka Nagreg, Kabupaten Bandung yang sudah dibangun lama dengan biaya besar, kapan difungsikan ( beroperasi)?,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, retribusi sampah dari tiap RW di Kecamatan Cileunyi bervariasi mulai Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta lebih per bulan dihitung dari jumlah KK di masing-masing RW baik di perkampungan ataupun komplek-komplek perumahan.

Sementara berdasarkan pantauan, tumpukan dan gunungan sampah hingga saat ini di Kecamatan Cileunyi terlihat di pinggir-pinggir jalan desa, kabupaten, jalan nasional dan di komplek-komplek perumahan. Termasuk di Pasar Sehat Cileunyi (PSC).

Kepala UPTD Kebersihan wilayah 5, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung, Arif ketika dikonfirmasi membenarkan jika tertundanya penarikan sampah ada sejumlah warga di Cileunyi katanya akan menyetop retribusi sampah ke DLH Kabupaten Bandung

“Jika ada warga mau menyetop retribusi sampah kami tak bisa melarang, silahkan bikin surat. Hanya tertunda atau terhambatnya penarikan sampah terkait dibatasinya kuota ritase sampah ke TPAS Sarimukti,” ucap Arif.

Arif mengakui bahwa saat ini di wilayah Cileunyi masih terdapat tumpukan dan gunungan sampah di sejumlah titik. Salah satunya di Pasar Sehat Cileunyi (PSC) yang baru 1 truk ditarik terkendala terbatasnya kuota ritase ke TPSA Sarimukti.

“Bahkan Rabu (13/6/2026) kemarin kuota ritase sudah habis. Kami masih menunggu kuota tambahan lagi baru bisa narik,” kata Arif.

Sebelumnya Arif mengatakan, tumpukan dan gunungan sampah bukan hanya di wilayah 5, namun nyaris menyeluruh di wilayah Kabupaten Bandung, termasuk di garasi DLH Jalan Citaliktik Soreang yang belum sempat di tarik.

“Kendala utama tertundanya penarikan sampah karena terkait terbatasnya kuota ritase ke TPAS Sarimukti,”ungkap Arif.

Arif menegaskan saat ini, kuota ritase sampah dari Kabupaten Bandung ke TPAS Sarimukti hanya 280 ton sampah per hari, sementara normalnya harus 1.000 ton sampah per hari.***Deri Acong

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Ade Sofyan Harapkan PAKSI Garut Jadi Wadah Advokat Sunda yang Solid dan Profesional

Next Post

Ditjen Dukcapil Tegaskan Fotokopi KTP-el Masih Boleh, Kadisdukcapil Ciamis Minta Warga Tak Salah Paham

Related Posts

Jajaran Polsek Tarogong Kaler Lakukan Evakuasi Kendaraan Laka Lantas Tunggal
deNews

Jajaran Polsek Tarogong Kaler Lakukan Evakuasi Kendaraan Laka Lantas Tunggal

Senin, 28 September 2026
LSI Denny JA Soroti Jumsih Bupati Herdiat: Kebersihan Jadi Gerakan Bersama di Ciamis
deNews

LSI Denny JA Soroti Jumsih Bupati Herdiat: Kebersihan Jadi Gerakan Bersama di Ciamis

Minggu, 27 September 2026
Youth Challenge BMX Ciamis Jadi Panggung Rider Muda Jelang Porprov
deNews

Youth Challenge BMX Ciamis Jadi Panggung Rider Muda Jelang Porprov

Minggu, 27 September 2026
Bupati Purwakarta Hadiri Milangkala Satu Tahun Pasar Sasagara Dangdeur
BumDesa

Bupati Purwakarta Hadiri Milangkala Satu Tahun Pasar Sasagara Dangdeur

Minggu, 27 September 2026
Malam Akhir Pekan Jadi Perhatian, Polsek Tarogong Kidul Gaspol KRYD Antisipasi Geng Motor hingga Miras
deNews

Malam Akhir Pekan Jadi Perhatian, Polsek Tarogong Kidul Gaspol KRYD Antisipasi Geng Motor hingga Miras

Sabtu, 26 September 2026
Bukan Sekadar Adu Strategi, Tim Dogar Siap Bawa Semangat Persaudaraan di Open Tournament Domino 101 Piala Panglima TNI
deNews

Bukan Sekadar Adu Strategi, Tim Dogar Siap Bawa Semangat Persaudaraan di Open Tournament Domino 101 Piala Panglima TNI

Sabtu, 26 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

KabarDaerah

SDN 3 Pakuwon Pasca Libur Idul Fitri 1446 H, Dikunjungi Wabup Garut

Rabu, 9 April 2025
Foto : BKPSDM Ciamis terus percepat pengisian kekosongan jabatan struktural

Upaya Pemkab Ciamis Tuntaskan Kekosongan 124 Jabatan Struktural

Kamis, 17 April 2025

Petisi Mosi Tidak Percaya, Warga Desa Sindangraja Tuntut Kepala Desa Mundur

Minggu, 2 Mei 2021

Kades Margaluyu Sampaikan Permintaan Maaf Dalam Audiensi Bersama Komisi A DPRD Ciamis dan Mahasiswa

Selasa, 29 April 2025

Pantai Sayang Heulang Garut Telan Korban, Satu Pengunjung Hilang Ditelan Ombak

Minggu, 16 Mei 2021

Warga Bojonggaling Merasa Heran Adanya Pemasangan Kilometer Air, Sumber Airnya? Belum Ada?

Rabu, 27 Desember 2023

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste