• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Agustus 11, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Drone Semprot Sawah Organik Cigembor, Sekda Ciamis Tinjau Langsung Pengembangan

bydejurnalcom
Rabu, 13 Mei 2026
Reading Time: 2 mins read
Drone Semprot Sawah Organik Cigembor, Sekda Ciamis Tinjau Langsung Pengembangan
ShareTweetSend

Ciamis, deJurnal,- Kabupaten Ciamis mulai serius mendorong pertanian ramah lingkungan berbasis teknologi modern. Salah satu langkah nyatanya terlihat dalam kegiatan penyemprotan pupuk organik menggunakan drone pertanian di kawasan persawahan Kelurahan Cigembor, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengembangan pertanian organik yang kini mulai tumbuh di sejumlah wilayah di Ciamis. Teknologi drone dimanfaatkan untuk mempercepat penyemprotan pupuk cair organik berbahan mikroorganisme lokal (MOL) yang diracik langsung oleh masyarakat dan kelompok tani setempat.

BacaJuga :

Unigal Perkuat Kepemimpinan, 11 Pimpinan Periode 2026–2030 Dilantik, Gedung Teater Juga Diresmikan

BAZNAS Ciamis Salurkan Bantuan untuk 4 Keluarga Korban Kebakaran di Margaharja

Dodol Bojong Tenggerraharja, Legitnya Jajanan Tradisional yang Terus Bertahan

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi ikut turun langsung ke lokasi penyemprotan. Diketahui, Andang merupakan salah satu penggiat pertanian sistem ramah lingkungan yang selama ini aktif mendorong penggunaan pupuk organik dan pemanfaatan bahan alami di sektor pertanian.

Menurut Andang, lahan yang digunakan dalam praktik penyemprotan mencapai sekitar 1 hektare 8 bata tanah bengkok yang dikelola bersama masyarakat.

“Hari ini kita mencoba bagaimana teknologi drone bisa dimanfaatkan untuk pemupukan organik. Bahan yang digunakan berasal dari mikroorganisme lokal hasil racikan masyarakat sendiri, seperti bonggol pisang dan rebung. Harapannya dapat memperkuat batang dan akar tanaman,” ujarnya.

Ia menilai, gerakan pertanian ramah lingkungan di Ciamis terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga akhir tahun lalu, sekitar 70 hektare lahan pertanian di Kabupaten Ciamis telah menerapkan sistem pertanian organik, baik yang sudah bersertifikat maupun yang masih dalam tahap pengembangan.

“Alhamdulillah sekarang penggiat pertanian ramah lingkungan di Ciamis semakin banyak. Mudah-mudahan ke depan petani makin mandiri dan bisa memanfaatkan sumber daya lokal untuk membuat pupuk maupun kompos sendiri,” katanya.

Andang juga menyebut Pemerintah Kabupaten Ciamis telah mendeklarasikan arah pembangunan menuju kabupaten organik dengan memanfaatkan potensi hijauan serta limbah peternakan yang tersedia di berbagai daerah.

Selain mendukung pertanian sehat, penggunaan drone dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja petani. Penyemprotan lahan yang biasanya memerlukan waktu cukup lama secara manual kini dapat dilakukan jauh lebih cepat.

“Ini masih tahap uji coba, termasuk pengaturan pola pemanfaatannya. Nanti akan dikaji bagaimana sistem penggunaan, efektivitas, hingga regulasinya supaya benar-benar membantu petani,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Cigembor, Nandra Orlando menjelaskan seluruh pupuk yang digunakan dalam kegiatan tersebut merupakan hasil produksi mandiri kelompok tani organik di wilayahnya.

“Karena konsepnya pertanian organik, pupuknya dibuat sendiri. Untuk penyemprotan kali ini menggunakan campuran mikroorganisme lokal dari rebung, nasi, dan bahan organik lainnya,” jelas Nandra.

Ia mengatakan proses pembuatan pupuk organik membutuhkan waktu sekitar satu hingga tiga minggu sebelum siap digunakan di lahan pertanian.

Drone yang digunakan dalam kegiatan tersebut merupakan bantuan pinjaman dari Dinas Pertanian sebagai upaya mengenalkan teknologi modern kepada para petani di Cigembor.

“Tujuannya mengenalkan teknologi pertanian modern kepada petani. Dengan drone, penyemprotan jadi lebih cepat dan efisien. Untuk lahan lebih dari satu hektare ini bahkan tidak sampai satu jam,” ungkapnya.

Meski penerapan pertanian organik membutuhkan proses dan tenaga lebih karena seluruh kebutuhan pupuk hingga pengolahan lahan dilakukan secara mandiri, pihaknya optimistis pola pertanian sehat akan memberi dampak positif bagi petani dalam jangka panjang.

“Harapannya masyarakat bisa mulai beralih ke pertanian organik dan menyadari bahwa pupuk tidak harus selalu membeli, tetapi bisa dibuat sendiri dari bahan yang ada di sekitar,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Polres Purwakarta Tangani Dugaan Percabulan Terhadap Anak, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kepedulian dan Pengawasan

Next Post

Dinkes Garut : Belum Ada Laporan Warga Terkena Visur Hanta

Related Posts

Soroti DSP, Pengelolaan BOS dan Tabungan Siswa, KRAK Desak DPRD dan Disdik Garut Turun ke Sekolah
deNews

Soroti DSP, Pengelolaan BOS dan Tabungan Siswa, KRAK Desak DPRD dan Disdik Garut Turun ke Sekolah

Selasa, 11 Agustus 2026
Tiga Kades PAW Dilantik Bupati Garut, Lima Desa Masih Berproses Isi Kekosongan Kepemimpinan
deNews

Tiga Kades PAW Dilantik Bupati Garut, Lima Desa Masih Berproses Isi Kekosongan Kepemimpinan

Selasa, 11 Agustus 2026
20 Kasus Narkotika, Psikotropika dan Obat Tertentu, 28 Tersangka Berhasil Diamankan Polres Garut
deNews

20 Kasus Narkotika, Psikotropika dan Obat Tertentu, 28 Tersangka Berhasil Diamankan Polres Garut

Selasa, 11 Agustus 2026
Unigal Perkuat Kepemimpinan, 11 Pimpinan Periode 2026–2030 Dilantik, Gedung Teater Juga Diresmikan
deNews

Unigal Perkuat Kepemimpinan, 11 Pimpinan Periode 2026–2030 Dilantik, Gedung Teater Juga Diresmikan

Selasa, 11 Agustus 2026
BAZNAS Ciamis Salurkan Bantuan untuk 4 Keluarga  Korban Kebakaran di Margaharja
deNews

BAZNAS Ciamis Salurkan Bantuan untuk 4 Keluarga Korban Kebakaran di Margaharja

Selasa, 11 Agustus 2026
Dodol Bojong Tenggerraharja, Legitnya Jajanan Tradisional yang Terus Bertahan
deNews

Dodol Bojong Tenggerraharja, Legitnya Jajanan Tradisional yang Terus Bertahan

Selasa, 11 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021
Kolase : Pekerjaan Proyek Irigasi Cipalasari.

Hasil Uji Lab Pasir Merah Tak Bagus, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Patut Evaluasi Proyek Irigasi Cipalasari

Rabu, 1 September 2021

KabarDaerah

Tangkapan Layar Youtube : Video tiga pria di Garut, ajak negara-negara di dunia bergabung dengan Negara Islam Indonesia (NII) dan sempat viral pada bulan Oktober 2021. (Foto : Tangkapan Layar Youtube)

Paham NII Di Garut Berkembang Pesat, Diduga Dipelihara Elit Politik

Jumat, 14 Januari 2022

Dinsos Garut Salurkan Bantuan Pada Keluarga Terpapar Covid-19, Pemda Pun Harus Pulihkan Nama Baik

Minggu, 13 September 2020

Darurat Covid-19, Bupati Garut Intruksikan Camat, Ada Petugas Kantor Kecamatan Standby 24 Jam

Senin, 21 Juni 2021

Forkopimcam Ciparay Gelar Simulasi Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana

Sabtu, 26 April 2025

Jalin Silaturahmi, Gasak vs Perkesa Bertanding di Stadion Sepak Bola Sidajaya

Sabtu, 3 April 2021

48 Desa Tercepat Pelunasan PBB Mendapatkan Kado Dari Pemkab dan Bapenda di Hari Jadi Ciamis Ke-383

Rabu, 11 Juni 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste