• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Mei 13, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Drone Semprot Sawah Organik Cigembor, Sekda Ciamis Tinjau Langsung Pengembangan

bydejurnalcom
Rabu, 13 Mei 2026
Reading Time: 2 mins read
Drone Semprot Sawah Organik Cigembor, Sekda Ciamis Tinjau Langsung Pengembangan
ShareTweetSend

Ciamis, deJurnal,- Kabupaten Ciamis mulai serius mendorong pertanian ramah lingkungan berbasis teknologi modern. Salah satu langkah nyatanya terlihat dalam kegiatan penyemprotan pupuk organik menggunakan drone pertanian di kawasan persawahan Kelurahan Cigembor, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengembangan pertanian organik yang kini mulai tumbuh di sejumlah wilayah di Ciamis. Teknologi drone dimanfaatkan untuk mempercepat penyemprotan pupuk cair organik berbahan mikroorganisme lokal (MOL) yang diracik langsung oleh masyarakat dan kelompok tani setempat.

BacaJuga :

LM Penuhi panggilan Kejaksaan Negeri Purwakarta Sebagai Saksi Terkait Dugaan Gratifikasi Mobil Mewah

Dinkes Garut : Belum Ada Laporan Warga Terkena Visur Hanta

Polres Purwakarta Tangani Dugaan Percabulan Terhadap Anak, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kepedulian dan Pengawasan

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi ikut turun langsung ke lokasi penyemprotan. Diketahui, Andang merupakan salah satu penggiat pertanian sistem ramah lingkungan yang selama ini aktif mendorong penggunaan pupuk organik dan pemanfaatan bahan alami di sektor pertanian.

Menurut Andang, lahan yang digunakan dalam praktik penyemprotan mencapai sekitar 1 hektare 8 bata tanah bengkok yang dikelola bersama masyarakat.

“Hari ini kita mencoba bagaimana teknologi drone bisa dimanfaatkan untuk pemupukan organik. Bahan yang digunakan berasal dari mikroorganisme lokal hasil racikan masyarakat sendiri, seperti bonggol pisang dan rebung. Harapannya dapat memperkuat batang dan akar tanaman,” ujarnya.

Ia menilai, gerakan pertanian ramah lingkungan di Ciamis terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga akhir tahun lalu, sekitar 70 hektare lahan pertanian di Kabupaten Ciamis telah menerapkan sistem pertanian organik, baik yang sudah bersertifikat maupun yang masih dalam tahap pengembangan.

“Alhamdulillah sekarang penggiat pertanian ramah lingkungan di Ciamis semakin banyak. Mudah-mudahan ke depan petani makin mandiri dan bisa memanfaatkan sumber daya lokal untuk membuat pupuk maupun kompos sendiri,” katanya.

Andang juga menyebut Pemerintah Kabupaten Ciamis telah mendeklarasikan arah pembangunan menuju kabupaten organik dengan memanfaatkan potensi hijauan serta limbah peternakan yang tersedia di berbagai daerah.

Selain mendukung pertanian sehat, penggunaan drone dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja petani. Penyemprotan lahan yang biasanya memerlukan waktu cukup lama secara manual kini dapat dilakukan jauh lebih cepat.

“Ini masih tahap uji coba, termasuk pengaturan pola pemanfaatannya. Nanti akan dikaji bagaimana sistem penggunaan, efektivitas, hingga regulasinya supaya benar-benar membantu petani,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Cigembor, Nandra Orlando menjelaskan seluruh pupuk yang digunakan dalam kegiatan tersebut merupakan hasil produksi mandiri kelompok tani organik di wilayahnya.

“Karena konsepnya pertanian organik, pupuknya dibuat sendiri. Untuk penyemprotan kali ini menggunakan campuran mikroorganisme lokal dari rebung, nasi, dan bahan organik lainnya,” jelas Nandra.

Ia mengatakan proses pembuatan pupuk organik membutuhkan waktu sekitar satu hingga tiga minggu sebelum siap digunakan di lahan pertanian.

Drone yang digunakan dalam kegiatan tersebut merupakan bantuan pinjaman dari Dinas Pertanian sebagai upaya mengenalkan teknologi modern kepada para petani di Cigembor.

“Tujuannya mengenalkan teknologi pertanian modern kepada petani. Dengan drone, penyemprotan jadi lebih cepat dan efisien. Untuk lahan lebih dari satu hektare ini bahkan tidak sampai satu jam,” ungkapnya.

Meski penerapan pertanian organik membutuhkan proses dan tenaga lebih karena seluruh kebutuhan pupuk hingga pengolahan lahan dilakukan secara mandiri, pihaknya optimistis pola pertanian sehat akan memberi dampak positif bagi petani dalam jangka panjang.

“Harapannya masyarakat bisa mulai beralih ke pertanian organik dan menyadari bahwa pupuk tidak harus selalu membeli, tetapi bisa dibuat sendiri dari bahan yang ada di sekitar,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Polres Purwakarta Tangani Dugaan Percabulan Terhadap Anak, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kepedulian dan Pengawasan

Next Post

Dinkes Garut : Belum Ada Laporan Warga Terkena Visur Hanta

Related Posts

Pastikan Situasi Tetap kondusif Sat Samapta Lakukan Penjagaan Ketat  Sidang Vonis Kasus  Pembunuhan di PN Purwakarta
Hukum dan Kriminal

Pastikan Situasi Tetap kondusif Sat Samapta Lakukan Penjagaan Ketat Sidang Vonis Kasus Pembunuhan di PN Purwakarta

Rabu, 13 Mei 2026
Kepala SMPN 1 Samarang Garut Memprioritaskan Kedisiplinan Di Lingkungan Sekolah
deNews

Kepala SMPN 1 Samarang Garut Memprioritaskan Kedisiplinan Di Lingkungan Sekolah

Rabu, 13 Mei 2026
Bupati Herdiat Bersama Program Ciamis Peduli BAZNAS Salurkan Bantuan Korban Bencana
deNews

Bupati Herdiat Bersama Program Ciamis Peduli BAZNAS Salurkan Bantuan Korban Bencana

Rabu, 13 Mei 2026
LM Penuhi panggilan  Kejaksaan Negeri Purwakarta  Sebagai Saksi Terkait Dugaan  Gratifikasi Mobil Mewah
Hukum dan Kriminal

LM Penuhi panggilan Kejaksaan Negeri Purwakarta Sebagai Saksi Terkait Dugaan Gratifikasi Mobil Mewah

Rabu, 13 Mei 2026
Dinkes Garut : Belum Ada Laporan Warga Terkena Visur Hanta
deNews

Dinkes Garut : Belum Ada Laporan Warga Terkena Visur Hanta

Rabu, 13 Mei 2026
Polres Purwakarta Tangani Dugaan Percabulan Terhadap Anak, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kepedulian dan Pengawasan
Hukum dan Kriminal

Polres Purwakarta Tangani Dugaan Percabulan Terhadap Anak, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kepedulian dan Pengawasan

Rabu, 13 Mei 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

Anggota DPR RI Teh Rieke Koordinasi dan Kunjungan Kerja di Purwakarta

Jumat, 16 Mei 2025

Desa Kalapanunggal Penetrasikan Anggaran BP Pada Perbaikan Ruas Jalan Lingkungan

Jumat, 20 Juni 2025

Konfirmasi Positif Terus Bertambah, Purwakarta Tembus 53 orang

Jumat, 25 September 2020

Seluruh Entitas di Kabupaten Garut Bersatu Padu Bersihkan Situ Bagendit

Kamis, 27 Juli 2023

Semangat Gelandang Persib Bandung Dalam Laga Perdana ACL 2

Rabu, 17 September 2025

Pihak DPMD Garut Bersama Subkor Bankeudes Mengaku Sudah Penuhi Panggilan APH Terkait Polemik Bankeudes 2023 Perubahan

Jumat, 9 Agustus 2024

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste