• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Agustus 28, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Pemuda Tani Indonesia Garut Siapkan Program “Back To Nature”, Dorong Petani Mandiri dengan Pupuk Organik Hayati

bydejurnalcom
Kamis, 28 Mei 2026
Reading Time: 2 mins read
Pemuda Tani Indonesia Garut Siapkan Program “Back To Nature”, Dorong Petani Mandiri dengan Pupuk Organik Hayati
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Pemuda Tani Indonesia (PTI) Kabupaten Garut menggelar rapat koordinasi untuk mengusung masa depan pertanian di Kabupaten Garut. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PTI Kabupaten Garut, H. Muhammad Rian, dan dilaksanakan di kantor PT Mandraguna Pusaka Indonesia, Jalan Gatot Subroto No.68, Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Kamis (28/5/2026).

Dalam rapat kerja tersebut, PTI Kabupaten Garut membahas berbagai program strategis jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang yang difokuskan pada penguatan sektor pertanian, peningkatan kesejahteraan petani, serta pengembangan pertanian organik ramah lingkungan.

Ketua PTI Kabupaten Garut H. Muhammad Rian, saat ditemui dejurnal.com menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah fokus mengembangkan pupuk organik asam amino hewani yang diproduksi langsung oleh PT Mandraguna Pusaka Indonesia Kabupaten Garut.

BacaJuga :

Maulid Nabi di SMK IPP Ciamis, Pendidikan Karakter Jadi Bekal Siswa Hadapi Dunia Kerja

Dinsos Ciamis Tegas: Bansos Dipakai Judol, Siap-Siap Diblokir

Akasah Menang Pemilihan di Musda LLI 2026, Bawa Mimpi Serta Semangat Tanpa Batas Usia

Menurutnya, keberadaan pupuk organik asam amino hewani menjadi salah satu solusi nyata atas berbagai persoalan yang selama ini dihadapi para petani, terutama tingginya biaya produksi pertanian akibat mahal dan langkanya pupuk kimia di pasaran.

Ia mengatakan bahwa PTI Kabupaten Garut memiliki komitmen untuk membantu meringankan beban para petani melalui program subsidi pupuk organik. Langkah tersebut dilakukan agar para petani tidak lagi terbebani oleh besarnya pengeluaran untuk perawatan tanaman yang selama ini dinilai sangat memberatkan.

“Petani saat ini sering merasa tercekik dengan mahalnya harga pupuk dan sulitnya mendapatkan pupuk. Karena itu kami hadir untuk membantu memberikan solusi melalui pupuk organik asam amino hewani agar biaya perawatan tanaman bisa lebih ringan dan hasil panen lebih maksimal,” ujarnya.

H. Muhammad Rian menjelaskan bahwa pupuk organik asam amino hewani Pemuda Tani tidak hanya berfungsi meningkatkan hasil panen, tetapi juga mampu meregenerasi atau memperbaiki kondisi tanah yang rusak akibat penggunaan bahan kimia secara terus-menerus dalam jangka panjang.

Menurutnya, penggunaan pupuk organik merupakan langkah penting dalam menciptakan sistem pertanian berkelanjutan yang lebih sehat, ramah lingkungan, dan menguntungkan bagi petani.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa Pemuda Tani Indonesia Kabupaten Garut ingin membawa perubahan besar bagi para petani yang selama ini kerap termarginalkan dan kurang mendapatkan perhatian.

“Petani adalah raja yang sejati. Kami ingin mengembalikan mahkota yang hilang dari para petani. Selama ini petani sering dianggap sebelah mata, padahal mereka adalah tulang punggung ketahanan pangan bangsa,” katanya.

Melalui gerakan Pemuda Tani Indonesia, pihaknya ingin mengangkat kembali derajat petani agar menjadi kelompok yang mandiri, modern, berkelas, serta memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Ia juga menambahkan bahwa tujuan utama PTI Kabupaten Garut adalah mengembalikan kedaulatan petani dengan mengubah pola pikir atau mindset masyarakat tentang bertani melalui konsep “Back To Nature”, yakni kembali menggunakan pupuk organik dan metode pertanian alami.

Konsep tersebut dinilai menjadi solusi terbaik untuk menjaga kesuburan tanah, meningkatkan kualitas hasil pertanian, sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan hidup.

Tidak hanya fokus pada sektor pertanian, pupuk organik asam amino hewani juga disebut mampu menjadi solusi terhadap persoalan limbah yang selama ini menjadi polemik di Kabupaten Garut, khususnya limbah kulit dari kawasan industri Sukaregang.

Menurut H. Muhammad Rian, limbah kulit yang selama ini menjadi masalah lingkungan dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi bahan yang lebih bermanfaat melalui inovasi pupuk organik yang dikembangkan oleh pihaknya.

Dengan adanya program tersebut, PTI Kabupaten Garut berharap dapat menciptakan ekosistem pertanian yang lebih sehat, mandiri, dan berkelanjutan, sekaligus membuka harapan baru bagi para petani di Kabupaten Garut agar mampu meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup mereka di masa mendatang.***Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Sapi Qurban 1,3 Ton Bantuan dari Presiden Dipotong di Kampung Lamajang Citeureup Dayeuhkolot Bandung

Next Post

Kurban Presiden RI “Si Bison” Disalurkan ke Perbatasan Ciamis, DKM Al-Fatah Kembali Rasakan Kurban Sapi

Related Posts

Kabupaten Ciamis Raih Terbaik 3 Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri Regional Jawa-Bali
deNews

Kabupaten Ciamis Raih Terbaik 3 Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri Regional Jawa-Bali

Jumat, 28 Agustus 2026
Diresmikan! Jembatan Perintis Garuda Pangkas Akses Warga Sidaharja-Kutawaringin
deNews

Diresmikan! Jembatan Perintis Garuda Pangkas Akses Warga Sidaharja-Kutawaringin

Jumat, 28 Agustus 2026
Ratusan Warga Jatinagara Serbu Layanan Disdukcapil, Pelayanan Berlanjut hingga Malam
deNews

Ratusan Warga Jatinagara Serbu Layanan Disdukcapil, Pelayanan Berlanjut hingga Malam

Jumat, 28 Agustus 2026
Maulid Nabi di SMK IPP Ciamis, Pendidikan Karakter Jadi Bekal Siswa Hadapi Dunia Kerja
deNews

Maulid Nabi di SMK IPP Ciamis, Pendidikan Karakter Jadi Bekal Siswa Hadapi Dunia Kerja

Jumat, 28 Agustus 2026
Dinsos Ciamis Tegas: Bansos Dipakai Judol, Siap-Siap Diblokir
deNews

Dinsos Ciamis Tegas: Bansos Dipakai Judol, Siap-Siap Diblokir

Jumat, 28 Agustus 2026
Akasah Menang Pemilihan di Musda LLI 2026, Bawa Mimpi Serta Semangat Tanpa Batas Usia
deNews

Akasah Menang Pemilihan di Musda LLI 2026, Bawa Mimpi Serta Semangat Tanpa Batas Usia

Kamis, 27 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019

FPPG Kecewa, Audiensi DPRD Terkait Zakat TPG Tak Dihadiri Disdik, Baznas dan BJB

Jumat, 21 Mei 2021

KabarDaerah

Tragis! Rumah di Cijeungjing Terbakar, Dibakar Pemilik yang Alami Gangguan Jiwa

Rabu, 14 Mei 2025

Warga Nilai Kunjungan Gubernur Dedi Mulyadi ke Jembatan Cirahong, Minim Dialog dan Belum Sentuh Akar Masalah

Kamis, 9 April 2026

Buka Konferensi PGRI Kabupaten Bandung, Bupati Dadang Supriatna : PGRI Harus Kuat

Minggu, 22 Juni 2025

Polres Purwakarta Meringkus 11 Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Selasa, 5 Mei 2020

Warga Selamanik Geram, Kades Tahan Ratusan Sertifikat Tanah

Senin, 20 Agustus 2018

27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis

Minggu, 4 Januari 2026

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste